
Seperti biasa jangan lupa like , beri Vote dan juga komentarnya oke 👌👌
Selamat Membaca.. 💕
Pagi harinya Alana terbangun dari tidurnya dan kini dia tengah meregangkan otot ototnya yang pegal.Setelah itu dia bangkit dari ranjang dan langsung pergi ke kamar mandi. Beberapa menit kemudian Alana keluar dengan jubah mandinya dan kini dia berjalan menuju ke lemari dan mengambil salah satu dress motif bunga kemudian memakainya.
Setelah itu dia menguncir rambutnya menyisakan bagian bawahnya kemudian keluar dari kamar dan menuruni tangga.Dia berjalan menuju ke meja makan dan bergabung bersama orang tua dan juga Nayla.
"Selamat pagi semuanya, " sapa Alana dengan senyum penuh keceriaan.
"Pagi juga Kak Alana, " balas Nayla sambil tersenyum tipis.
Seperti biasa mereka sarapan dengan tenang di meja makan.Tak ada yang mengeluarkan suara karena mereka sibuk mengunyah makanan masing masing.Setengah jam kemudian mereka semua selesai sarapan.
"Mommy, Kita berangkat sekarang saja ya, " ucap Alana tersenyum tipis.
"Iya Sayang, " jawab Mommy dengan singkat.
Alana bangkit dari duduknya dan langsung pergi menuju ke kamarnya.Beberapa menit Diapun kembali memghampiri sang mommy yang sudah selesai bersiap.
"Daddy, Nayla kami berdua pergi dulu ya, " pamit Alana.
"Mommy dan kak Alana kalian hati hati ya, " tegur Nayla.
__ADS_1
Alana mengangguk mengiyakan ucapan adiknya lalu dia dan mommy pergi meninggalkan ruang tamu dan keluar dari Mansion.Alana tersenyum lebar melihat calon suami dan calon mertuanya sudah sampai dihalaman mansion.
Kedua wanita paruh baya saling berpelukan dan juga saling mencium pipi satu sama lain.Sementara Edward dan Alana kini tengah menyudahi ciuman mereka karena kini keduanya tengah diperhatikan Mommy mereka.
"Raisa, sepertinya kita dianggap nyamuk sama putera puteri kita, " ucap mommy keyla sambil tersenyum.
"Ayolah Mommy kayak enggak pernah muda saja, " gerutu Alana.
Kedua Mommy langsung tertawa kecil mendengar ucapan Alana kemudian mereka semua langsung masuk ke mobil.Setelah itu Edward melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Beberapa menit kemudian mereka tiba di sebuah Butik ternama milik Mommy Raissa. Edward langsung memarkirkan mobilnya setelah mereka semua keluar dari mobil dan berjalan memasuki butik.Para pelayan menyambut kedatangan mereka dengan sopan dan ramah.
"Tunjukkan dimana gaun pernikahan yang cocok untuk calon menantuku ini, " ucap Mommy Raissa dengan lembut.
"Baiklah Nyonya Raissa mari saya tunjukkan, " balas pelayan dengan ramah.
"Sayang, Kamu mau pilih gaun yang mana? " tanya Mommy Raisa
"Bagaimana kalau yang ini tante, " balas Alana sambil memegang gaunnya.
"Ya sudah sayang kamu coba saja dulu gaunnya, " sahut Mommy Keyla.
Alana mengangguk lalu dia membawa gaunnya keruang ganti dibantu oleh pelayan. Tak lama kemudian dia keluar dari ruang ganti dan langsung menghampiri Mommynya. Mommy dan calon mertuanya terpesona melihat Alana yang terlihat cantik dan anggun memakai gaunnya.Mommy Raissa beralih menatap puteranya yang tengah memainkan ponselnya.
__ADS_1
"Edward, kemarilah nak coba lihat penampilan calon istrimu, " ucap Mommy Raisa.
"Iya mommy, " jawab Edward sambil memasukkan ponselnya kedalam sakunya.
Edward segera menghampiri sang mommy dan kedua matanya tak berkedip melihat Alana tampil sempurna dalam balutan gaun berwarna putih tersebut namun tatapannya beralih kearah bagian Dada dari gaun yang dipakai Alana sangat rendah membuatnya berdecak kesal.
"Alana sayang ganti gaunmu dengan yang lain aku enggak suka kalau kamu memakai gaun itu, " ujar Edward.
"Memangnya kenapa sayang padahal gaunnya bagus lho? " tanya Alana dengan raut bingungnya.
"Aku enggak suka jika orang lain memandang bagian tubuhmu sayang karena kamu hanya milikku, " ucap Edward dengan nada posesifnya.
"Iya honey iya, " jawab Alana dengan pasrah karena dia tidak ingin berdebat dengan Edward.
Kedua wanita paruh baya terkikik geli melihat raut posesif yang terlihat dari nada bicara Edward.Sementara Alana kembali memilih gaun setelah itu diapun mencobanya di ruang ganti.Tak butuh lama Alana kembali menunjukkan gaunnya pada calon suaminya Edward.Edward memperhatikan calon istrinya sambil tersenyum puas.
"Gaun ini lebih cocok untukmu sayang dan kamu terlihat sangat cantik, " ucap Edward sambil tersenyum.
"Baiklah jadi pilih gaun yang ini saja, " ucap Alana sambil tersenyum.
Alana kembali ke ruang ganti dan berganti pakaian.Setelah selesai Dia kembali menghampiri mommynya diikuti pelayan. Setelah itu mereka pergi menuju ke tempat pakaian pria untuk memilihkan tuxedo untuk Edward.
Satu jam kemudian mereka telah selesai berbelanja dan keluar dari Mall kemudian masuk kedalam mobil.Edward langsung menyalakan mobil dan melaju dengan kecepatan sedang.Tujuan mereka saat ini adalah pergi ke toko perhiasan untuk membeli cincin.
__ADS_1
TBC
JANGAN LUPA BERI LIKE VOTE DAN KOMEN OKE 👌👌👌