
Di rumah sakit,Alana kini tengah diperiksa oleh dokter kandungan.Edward menatap istrinya dengan raut cemas sekaligus takut terjadi sesuatu pada sang istri.Selesai memeriksa, Dokter menatap kearah Edward sambil tersenyum.
"Bagaimana keadaan istriku dokter dan kenapa istriku mengalami mual mual dan pusing?" tanya Edward penasaran.
"Selamat ya Tuan, istri anda tengah hamil san usianya 4 minggu, "ujar Dokter sambil tersenyum.
Edward terkejut mendengar pernyataan dokter dan dia beralih menatap kearah istrinya yang kini menatapnya sambil berkaca kaca sambil memegang perut ratanya.Setelah itu dia kembali menatap sang dokter dengan raut bahagia.
"Terimakasih dokter, " jawab Edward sambil tersenyum.
"Iya sama sama Tuan dan ini vitamin pereda mual untuk istri anda, " ujar Dokter sambil memberikan vitamin obat pada Edward.
Edward menerimanya lalu dia memasukkan nya kedalam saku setelah itu dia membantu istrinya bangun dari ranjang pasien.Edward menuntun Alana keluar dari runagan dokter kandungan dan bergegas menuju ke parkiran.
Sampai di parkiran mereka langsung masuk kedalam dan sopir langsung melajukannya dengan kecepatan sedang.DiKursi belakang Alana menyandarkan tubuhnya ditubub sang suami dan Edward tak henti hentinya mengecup tangan sang istri tercinta, wanitanya sekaligus calon ibu dari anak anak mereka kelak.
"Thanks honey atas kejutan terindah ini dan kita berdua akan besarkan calon anak kita
ini," ujar Edward tersenyum manis sambil mengusap pelan perut rata istrinya.
"Sama sama sayang aku bahagia sekali karena akhirnya aku bisa mengandung calon buah cinta kita di rahimku, " ungkap Alana dengan senyum terukir dibibirnya.
Edward tersenyum mendengar ucapan istrinya lalu dia mendaratkan ciuman dikening Alana dengan lembut setelah itu keduanya kembali berbincang dengan posisi Alana menyandar dibahu Edward.
__ADS_1
Satu jam kemudian mereka sampai di halaman mansion Edward.Sang sopir memarkirkan mobilnya setelah itu turun dan mengeluarkan koper dari bagasi.
Sementara Edward dan Alana juga keluar dari mobil dan keduanyapun disambut oleh orang tua mereks masing masing.Mommy Keyla langsung mendekati puterinya kemudian langsung memeluknya dan dibalas Alana.
"Akhirnya nak kalian berdua pulang juga mommy kangen sama kalian, " ucap Mommy Keyla pada puteri dan menantunya.
"Mom, Ada kabar bahagia yang ingin kami sampaikan tapi sebaiknya kita masuk dulu kedalam, " ucap Edward.
Mereka semua langsung masuk kedalam dan Davin mengambil koper milik calon kakak iparnya lalu membawanya masuk kedalam. Kini mereka tengah berkumpul di ruang tamu dan Alana duduk diantara kedua mommynya.
"Sayang kabar apa yang dimaksud oleh suami kamu Edward? " tanya Mommy Raissa.
"Aku hamil Mommy, " jawab Alana sambil tersenyum lebar.
"Akhirnya nak bibit kamu tumbuh juga dalam rahim istrimu berarti bibitmu memang
tokcer," celetuk Daddy Arka sambil meledek putranya.
Hahaha
Suara tawa semua orang menggema di seluruh ruangan.
Edward mendengus mendengar ucapan Daddynya yang sungguh membuatnya sangat malu.Alana yang mendengar ucapan sang mertua hanya bisa terkikik geli.
__ADS_1
Sementara Daddy Arka tersenyum puas melihat puteranya merasa kesal.Mommy Raissa hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah jahil suaminya terhadap putera mereka satu satunya.
"Alana sayang kemarilah, " panggil Edward pada sang istri.
Alana melirik kearah kedua mommynya yang mengangguk lalu dia bangkit dan berjalan mendekati suaminya kemudian duduk disebelah Edward.Edward langsung saja merangkulnya dari samping dengan posesif.
Terkadang dia mencium bibir Alana dihadapan orang tua mereka hal itu tentu saja membuat Daddy Arka mendengus keras. Sementara Edward tersenyum menyeringai kearah sang daddy.
"Enggak usah pamer pada Daddy dan semua orang disini, " sindir Daddy Arka.
"Kalau Daddy iri lebih baik ajak saja mommy ke kamar dan buatkan adik untukku, " celetuk Edward dengan santainya.
Mommy Raissa langsung melotot kearah Edward sementara Daddy melempar bantal kearah puteranya namun Edward dengan gesit menangkapnya lalu menaruhnya disebelahnya.Alana mencubit pada suaminya hingga membuat Edward meringis kemudian dia melepaskan cubitannya.
"Auw sakit honey, " protes Edward pada istrinya.
"Makanya berhenti mengganggu mommy dan Daddy mertuaku, " ujar Alana dengan sinis.
Edward berdecih dan melirik sekilas kearah Daddynya yang kini menertawakannya lalu dia membuang muka setelah itu kembali mendekap istrinya dari samping.Nayla dan Davin tertawa terbahak bahak melihat tingkah kakak iparnya itu dan menurut keduanya Edward sangatlah konyol.
TBC
Jangan lupa BERI VOTE OKE BOSS
__ADS_1