Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Menyerah berjuang


__ADS_3

Keesokan harinya Alana bangun dari tidurnya dan turun dari ranjangnya.Dia segera pergi ke kamar mandi dan 30 menit kemudian dia keluar dari kamar mandi.Alana segera memakai pakaian kerjanya lalu dia merapihkan rambutnya dan juga sedikit mengoles bibirnya.


Setelah selesai Alana meraih tasnya dan keluar dari kamar lalu menuruni tangga.Dia terkejut melihat kehadiran Jonathan diruang tamu dan Alana berjalan ke meja makan.


"Untuk apa kamu kesini lagi apa kamu belum puas menyakiti hati Nayla?" ucap Alana dengan sarkas


"Maafkan aku Alana, izinkan aku berbicara dengannya dan meminta maaf?" ujar Nathan dengan raut wajah bersalahnya


Alana hanya diam dan dia langsung duduk dikursi dan langsung sarapan bersama mengabaikan keberadaan Jonathan yang berdiri disampingnya.Selesai sarapan Nayla lamgsung berdiri dan menghampiri Nathan lalu mereka berbicara diruang tamu.Alana menghela nafas kasar lalu menatap orang tuanya secara bergantian.


"Mommy, Daddy aku pergi ke kantor dulu," pamit Alana


"Hati hati sayang," ujar Mommy


Alana tersenyum tipis lalu mengangguk kemudian dia pergi meninggalkan meja makan.Dia keluar dari mansion lalu masuk ke mobilnya setelah itu melajukannya dengan kencang.

__ADS_1


Sementara diruang tamu Nayla dan Nathan masih terdiam satu sama lain hanya saling melirik.10 menit kemudian Nayla merasa jengah dan dia kembali menatap Nathan dengan tatapan sedikit biasa tanpa ada cinta didalamnya.


"Apa yang ingin kak Nathan bicarakan padaku?" tanya Nayla


"Nayla aku minta maaf padamu karena aku berulang kali menolak perasaanmu hingga membuatmu terluka dan tersakiti," ujar Nathan dengan tatapan bersalahnya


"Aku sudah memaafkanmu kak dan mulai sekarang aku menyerah membuktikan cintaku padamu.Mulai sekarang kamu bisa kembali mengejar cinta kak Alana tanpa merasa bersalah padaku," ucap Nayla sambil tersenyum tipis


Nathan terkejut mendengar ucapan dari Nayla.Sementara Nayla menahan sesak dan air mata yang hendak meluncur ke pipinya.Dia berusaha tegar dihadapan pria yang dia cintai tersebut.


Nayla langsung bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan Nathan diruang tamu.Dia langsung duduk diteras dan menghapus air mata yang mengalir tanpa bisa dia tahan.


Nayla POV


Kenapa aku merasakan jatuh cinta pada pertama kali namun berakhir dengan penuh luka seperti ini.Rasanya dada ini sesak ketika mengucapkan padanya jika diri ini menyerah dengan cinta yang lama aku perjuangkan. Untuk apa bertahan pada cinta yang hanya memberikan banyak luka dan air mata. Mungkin hanya sebatas ini diriku mampu bertahan pada cinta yang bertepuk sebelah tangan dan tidak akan pernah terbalas olehnya.

__ADS_1


"Aku akan melupakan cinta yang penuh luka ini," ucap Nayla dengan lirih


Kini Nathan masih duduk diruang tamu dan dia bertatap muka dengan paman dan juga bibimya.Orang tua Nayla merasa kecewa dengan Jonathan yang mereka anggap seperti keponakan mereka sendiri.


"Maafkan aku paman, bibi," ujar Jonathan lirih


"Bibi kecewa denganmu Nathan tapi ini semua tidak sepenuhnya salah kamu.Bibi tahu jika cinta memang tidak bisa dipaksakan namun apakah kamu tidak bisa melihat ketulusan cinta dari Nayla, " tegur Mommy Kayla dengan tatapan sendunya


"Sebaiknya kamu lupakan Alana nak karena dia sudah memiliki kekasih.Selain itu anggap saja Nayla tidak pernah mencintai kamu," sahut Daddy Arsa dengan bijak


Deg.. Jonathan terdiam mendengar ucapan dari pamannya tersebut.Dia sempat mengepalkan kedua tangannya namun dia menahannya.Nathan kembali menatap paman dan bibinya secara bergantian.


"Sekali lagi aku minta maaf paman, bibi karena aku menyakiti hati Nayla putri kalian," ucap Nathan dengan sungguh sungguh


Nathan langsung berdiri dan pergi meninggalkan paman dan bibinya.Dia segera keluar dari mansion dan masuk kedalam mobilnya.Nathan melajukan mobilnya dengan kencang meninggalkan area mansion keluarga Rajendra.

__ADS_1


TBC


__ADS_2