
keesokkan harinya Alana kini sudah memakai pakaian formalnya.Dia meraih tasnya setelah dia selesai merias diri. Alana keluar dari kamar dan menuruni tangga disusul oleh Nayla.Mereka berdua berjalan menuju ke meja makan dan bergabung bersama kedua orang tua mereka.
"Pagi Mommy, Pagi Daddy?" sapa Nayla
"Pagi juga sayang," balas Mommy sambil tersenyum
Mereka sarapan bersama dengan tenang tanpa ada obrolan.Nayla melirik kakaknya yang hanya diam dan fokus pada makananya. Tok.. tok.. tok.. pelayan langsung bergegas membukakan pintu dan cklek..
"Tuan siapa ya?" tanya Pelayan
"Aku Edward kekasih dari Alana," ujar Edward
"Silahkan masuk tuan," ujar pelayan
Edward mengangguk lalu dia berjalan masuk kedalam.Dia berjalan menghampiri Alana dimeja makan.Mommy dan Daddy langsung mengerutkan dahinya melihat kedatangan seorang pria tampan.
"Edward ada apa kamu kesini?" tanya Alana
"Aku ingin menjemputmu Alana," ujar Edward tersenyum tipis
"Halo nak kamu siapa?" tanya Mommy
"Aku Edward tante kekasih dari Alana puteri tante," ungkap Edward
"Ayo silahkan duduk disebelah Alana nak," tawar Daddy
Edward mengangguk lalu dia duduk disebelah Alana dan mereka melanjutkan sarapannya masing masing.Selesai sarapan Alana berpamitan pada orang tuanya.
"Mom, Dad aku berangkat dulu," pamit Alana
"Iya hati hati sayang," balas Mommy
__ADS_1
"Saya permisi dulu tante,Om," ucap Edward
Mommy dan Daddy mengangguk memgiyakan ucapan Edward.Edward dan Alana meninggalkan meja makan dan keluar dari mansion.Nayla menghela nafas melihat sikap kakaknya yang kini berubah dingin padanya hal itu membuatnya sedih. Mommy mengerutkan dahinya melihat puteri keduanya bersedih.
"Nayla kamu kenapa nak?" tanya Mommy
"Mommy sepertinya kak Alana menjaga jarak dariku dan juga dia bersikap dingin padaku," ungkap Nayla sendu
"Kamu sabar ya sayang mungkin kakakmu ada masalah," bujuk Mommy
Sementara Alana hendak masuk kedalam mobilnya namun ditahan oleh Edward.Dia menoleh dan menatap Edward dengan raut datar.
"Ada apa kamu menahanku?" tanya Alana datar
"Aku akan mengantarmu Al," jawab Edward
Alana menepis tangan Edward dan dia langsung masuk kedalam mobilnya setelah itu melajukannya kencang.Edward hanya bisa menghela nafas kasar melihap sikap dingin Alana pada dirinya.
"Sepertinya Alana masih marah padaku," batin Edward
"Selamat pagi bu Direktur?" sapa salah satu karyawan
"Pagi, " jawab Alana tersenyum tipis
Alana berjalan melewati karyawannya dan menuju keruangannya.Cklek dia membuka pintu dan langsung masuk kedalam.Dia meletakkan tasnya dimeja kemudian duduk dikursi.Cklek Kinanti membuka pintu dan langsung masuk kedalam.
"Permisi Ibu Alana," panggil Kinanti
"Ck, ayolah kinan panggil aku nona saja daripada ibu," protes Alana
"Iya nona jadi begini 30 menit lagi ada meeting nona dan nona harus hadir dan satu lagi nona presdir dari ALJ group menawarkan kerjasama pada perusahaan kita ini," ujar Kinanti
__ADS_1
"Baiklah jangan lupa kamu siapkan berkasnya untuk kita meeting nanti," ucap Alana
"Siap nona Alana, kalau begitu saya permisi, " jawab Kinanti
Kinanti berbalik dan berjalan keluar dari ruangan Alana dan tidak lupa menutup pintunya dengan pelan.Sementara Alana kembali menghela nafas kasar dan dia memyandarkan tubuhnya dikursi.Drt..drt ponsel Alana bebunyi dan dia langsung mengambilnya dari dalam tasnya.
"Jonathan," ucap Alana lirih
Alana mematikan telepon dari Jonathan dan dia mengsilent ponselnya.Setelah itu dia memasukkan ponselnya kembali kedalam tasnya.30 menit kemudian Alana bangkit dari duduknya dan keluar dari ruangannya.Kinanti menghampirinya dan berjalan dibelakang Alana dan melangkahkan kaki mereka menuju keruang meeting.Cklek Alana membuka pintu dan masuk kedalam diikuti Kinanti.Alana terbelalak melihat Edward duduk ditengah dan kini dia tengah menyeringai kearahnya hal itu membuatnya sebal.
"Silahkan perkenalkan dirimu Nona," ucap Kinanti
"Saya Alana Natania Rosella, puteri sulung dari Alvaro Arsa Rajendra.Mulai sekarang saya yang akan menggantikan daddy saya sebagai direktur diperusahaan ini.Mohon kerjasamanya ya terimakasih," ujar Alana panjang lebar
"Saya mau bertanya Nona Alana?" ujar Edward sambil menyeringai
"Silahkan tuan," balas Alana datar
"Apakah nona sudah memiliki seorang kekasih?" tanya Edward
"Saya masih lajang tuan," ucap Alana sambil tersenyum mengejek Edward
Edward merasa geram mendengar jawaban dari Alana.Setelah itu meeting berlangsung dan kinanti menyampaikan apa yang ada dalam berkas didepan para klient.45 menit kemudian Kinanti telah selesai berbicara.
"Nona Alana saya menawarkan krjasama dengan perusahaan anda ini," sahut Edward
"Baiklah saya terima kerjsama ini dengan nda tuan Edward dan semoga kerjasama ini berjalan lancar," ujar Alana
"Tentu saja Nona," jawab Edward tersenyum tipis
"Kalau begitu meeting kali ini aku akhiri," ucap Alana tegas
__ADS_1
semua klien keluar dari ruangan meetig dan kini hanya menyisakan Alana dan Edward.
tbc