Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Keinginan


__ADS_3

Sementara di Rumahnya, Lisa membanting semua barang barangnya yang ada di dalam kamarnya setelah mendengar kabar Edward telah menikah dengan Alana. Dia masih tidak terima jika Edward memilih wanita itu dari pada dirinya.


"Jika Aku tidak bisa memiliki Edward lebih baik wanita lain juga tidak bisa termasuk Alana," gumam Lisa sambil mengepalkan kedua tangannya.


Lisa langsung duduk diatas ranjang membiarkan kamarnya seperti kapal pecah. Kini dia tengah menyuruh orang untuk mengawasi kediaman keluarga Rajendra dan juga Luther.


"Aku tidak akan membiarkan kalian bahagia sialan, " ucap Lisa dengan penuh amarah.


Sementara Di mansion, Alana dan Edward kini tengah bersantai di teras samping.Keduanya kini tengah mengobrol sekaligus membahas honeymoon mereka besok.Alana kini tengah menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami dengan manjanya dan Edward merangkul pinggang ramping istrinya dari samping.


"Sayang berapa lama honeymoon kita disana?" tanya Alana penasaran.


"Dua minggu sayang dan selama kita di Maldives kupastikan kamu tidak akan pernah keluar dari kamar, " jawab Edward sambil tersenyum mesum.


"Ish Dasar pria mesum, " cibir Alana sambil berdecak kesal mendengar ucapan sang suami.


Edward terkekeh melihat istrinya kini tengah mencibirnya.Dia mendekap tubuh wanita dengan sedikit erat dan sesekali mencium puncak kepala Alana dengan lembut. Sementara Alana merasa sangat nyaman berada dipelukan suaminya apalagi perlakuan Edward padanya.


"Hubby, Kamu ingin punya anak berapa? " tanya Alana dengan lembut.


"Lima Sayang bagaimana kamu sanggup 'kan? " tanya Edward menggoda istrinya.


"Terlalu banyak Hubby, " protes Alana.


"Baiklah Honey cukup 3 anak saja bagaimana? " tanya Edward.


Alana mengangguk setuju dengan apa yang diucapkan oleh suaminya.Edward tersenyum lebar melihat istrinya setuju dengan permintaannya hal itu tentu saja membuat dirinya sangat senang.


Kini dia melirik arlojinya menunjukkan angka 16.00 sore setelah itu kembali memeluk istrinya.Beberapa menit kemudian Edward melepaskan pelukannya kemudian mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi orang kepercayaannya.

__ADS_1


"Halo, siapkan jet pribadiku besok untuk honeymoon ke Maldives aku dan istriku, " ucap Edward.


Tut Edward mematikan langsung sambungan nya setelah itu dia memasukkan kembali ponselnya dalam saku.Setelah itu dia kembali memperhatikan istrinya yang kini tengah menatapnya dengan penuh cinta.


"Kenapa sayang wajahku memang tampan makanya kamu terpesona sampai tidak berkedip melihatku, " goda Edward sambil tersenyum kearah istrinya Alana.


"Hubby kamu sangat percaya diri sekali ya haha untung aku cinta, " celetuk Alana sambil tertawa kecil.


Edward tersenyum melihat raut wajah bahagia istrinya dan dia sangat menyukai ketika Alana tersenyum dan tertawa.


Edward PoV


Alana sekarang kamu istriku, belahan jiwaku dan juga hidupku.Aku janji akan selalu membuat kamu bahagia dan melindungi kamu dari hal buruk.Aku berharap senyum kamu akan selalu terbit di bibir kamu dan juga hanya akan ada kebahagiaan dalam rumah tangga kita dan kita bisa membesarkan anak anak kita kelak.


"Hubby, Kita masuk kedalam yuk, " ajak Alana pada sang suami.


"Eh iya sayang ayo, " balas Edward sambil tersenyum.


"Sayang, Buatin aku kopi dong, " ucap Edward.


"Iya Hubby tunggu ya, " balas Alana tersenyum tipis.


Alana langsung berbalik dan bergegas menuju ke dapur.Sementara Edward memainkan ponselnya dan kini dia tengah menerima videocall dari calon adik iparnya, Davin.


"Ada apa Vin? " tanya Edward


"Bro, Aku mau tanya bagaimana cara romantis menyenangkan seorang gadis? " tanya Davin.


Edward tertawa memdengar pertanyaan Davin barusan.Sontak hal itu membuat Davin merasa kesal dengan sikap calon kakak iparnya yang rese itu.

__ADS_1


Tak lama kemudian Alana kembali dan dia langsung menaruh kopinya diatas meja setelah itu duduk kembali disebelah suaminya.Alana mengerutkan dahinya melihat suaminya tertawa lepas.


"Ada apa sih sayang kok kamu tertawa begitu? " tanya Alana penasaran.


"Ini lho si Davin bertanya bagaimana cara romantis menyenangkan seorang gadis, " ungkap Edward berbicara pada Alana.


Alana langsung terbahak memdengar pernyataan suaminya mengenai Davin.Hal itu membuat Davin diujung sana mendengus keras melihat calon kakak iparnya menertawakan dirinya.Alana ikut melihat Davin lewat video Call dan dia terkekeh melihat raut kesal di wajah Davin.


"Ayolah kakak ipar berhenti menertawakanku," sungut Davin dengan raut jengkelnya.


"Ajak aja dia dinner romantis atau nonton ke bioskop, " jawab Edward sambil menghentikan tawanya.


"Oke thanks brother bye, " ujar Davin.


Tut Davin mengakhiri video callnya dengan Edward.Edward berdecak sebal dengan tingkah Davin barusan sedangkan Alana hanya bisa terkikik geli melihatnya.Edward memasukkan ponselnya kembali kedalam saku.


"Ya sudah sayang sana minum kopi kamu dulu, " titah Alana.


"Iya Sayang dan ingat nanti malam kita akan bekerja keras di atas ranjang, " seringai Edward sambil menyeruput kopinya.


Alana memutar bola matanya mendengar ucapan sang suami yang menagih jatah malam pertamanya.Sementara Edward tersenyum penuh kemenangan melihat raut wajah istrinya dan dia segera menaruh kembali kopinya di meja.


"Iya Hubby Nanti malam kamu dapat jatah malam pertama, " balas Alana dengan malu malu.


"Pfft akhirnya sebentar lagi gajahku masuk ke rumahnya hehe sudah lama nunggu dan nanti malam berpesta diatas ranjang, " batin Edward mesum.


TBC


JANGAN LUPA SETELAH LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


BERI JUGA VOTE YA PAKAI POIN OKE BIAR AUTHOR SEMANGAT 💕🙏💞


__ADS_2