Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Menjenguk


__ADS_3

Malam harinya setelah resepsi, Davin dan Nayla kini sudah berada dalam kamar mereka.Nayla memandang takjub kamar mereka yang kini telah terhiasi dengan banyak kelopak bunga yang ada di ranjang juga lantai.Sementara Davin tersenyum puas melihat istrinya yang sangat menyukai kejutannya dimalam pertama mereka.


"Cantik sekali. "


Grep tangan kekar melingkar di pinggangnya. Nayla membalikkan tubuhnya menghadap suaminya hingga tatapan mereka berdua bertemu dan saling mengunci satu sama lain.


"Sayang bisakah kita melakukannya malam ini? " Davin meminta izin pada Nayla istrinya.


Nayla tersenyum manis lalu mengangguk mencoba menghilangkan kegugupan dan ketakutannya pada malam pertama mereka.


Davin begitu semangat membopong Nayla setelah mendapat lampu hijau dari istrinya lalu merebahkannya di atas ranjang.


Davin melepaskan pakaian mereka hingga keduanya polos dan kini dia telah berada di atas tubuh Nayla.Dia pun mulai memberi ciuman dititik sensitif istrinya.Setelah itu memainkan dua gundukan padat berisi milik Nayla dengan lincahnya.


Davin menjamah dan menyentuh setiap lekukan tubuh Nayla hinggs meninggalkan tanda kemerahan di leher, dada dan juga perut.


Pada puncaknya Davin menyatukkan tubuh mereka setelah berkali kali berusaha dan akhirnya dia berhasil.


"Aaaah sakit Vin. " rintih Nayla.


"Sabar sayang sakitnya cuma sebentar. "


Setelah dirasa sudah masuk sepenuhnya dan Nayla merasa nyaman.Davin mulai memajumundurkan pinggulnya dengan tempo lambat namun namun kini berganti dengan tempo cepat.


Malam itu keduanya bergumul berdua diatas ranjang mengabaikan ranjang yang terlihat kacau akibat percintaan panas mereka yang liar dan buas hingga berjam jam dengan gaya berbeda.


Hingga beberapa jam kemudian Davin mengakhiri pergulatan cinta mereka.Dia melihat jam menunjukkan angka 02.00.


Segera saja dia menyingkir dari atas tubuh istrinya dan mengeluarkan miliknya lalu menutupi tubuh mereka dengan selimut.Dia langsung memejamkan keduanya matanya menyusul istrinya yang sudah tertidur terlebih  dahulu.


💞🍂🌷


Mentari pagi menyinarkan sinarnya pertanda hari telah terang.Nayla membuka matanya dan menoleh ke samping dan tersenyum menatap wajah damai suaminya yang masih tidur.


Mengingat pergulatan mereka semalam membuatnya kembali merona karena sekarang dia benar benar menjadi istri yang seutuhnya untuk Davin.

__ADS_1


Cup Nayla mendaratkan ciuman di bibir sang suami lalu dia kembali mendusel di dada bidang Davin yang polos hal itu membuat Davin membuka matanya cepat karena gairahnya kembali bangkit.


"Sayang kita lakukan lagi seperti semalam. " bisiknya dengan suara serak.


Nayla mengangguk pelan hal itu membuat Davin tersenyum senang dan mereka kembali bergulat diatas ranjang hingga satu jam kemudian mereka baru menyudahinya.


Davin segera berbaring disebelah istrinya setelah mereka mendapatkan pelepasannya. Setelah itu Dia mengambil boxernya kemudian membopong istrinya pergi ke kamar mandi.


Skip


Setelah mereka berganti pakaian, Davin langsung menggulung seprei dan selimutnya lalu menaruhnya di kamar mandi.Kemudian dia menggantinya dengan yang baru di bantu Nayla.


"Kita keluar yuk sayang mommy dan Daddy pasti sudah menunggu. " ajak Nayla.


"Iya Ayo. "


Pasangan pengantin baru tersebut keluar dari kamar dan menuruni tangga.


Tap tap tap suara langkah kaki Nayla dan Davin menuju ke meja makan.Sampai disana mereka langsung duduk di kursi.


"Pagi semuanya. "


Blush kedua pipi Nayla langsung merona mendengar pertanyaan dari sang mommy. Davin dan yang lain tertawa melihat wajah malu Nayla.


"Mom berhenti menggodaku. " sungut Nayla.


"Iya Sayang maafkan mommy. "


Mereka sarapan bersama di meja makan sembari menggoda pengantin baru yang masih hangat hangatnya.


Beberapa saat kemudian


Mereka selesai sarapan dan mommy Keyla di bantu mama Riana membawa piring Kotornya ke dapur. Sementara Nayla dan Davin duduk di ruang tamu bersama Daddy Arsa.


"Kalian kapan berangkat honeymoon? " tanya Daddy

__ADS_1


"Aku mau menyelesaikan pekerjaanku di kantor dulu Dad setelah itu kami akan pergi honeymoon. " balas Davin sambil tersenyum kearah mertuanya.


Daddy manggut manggut mendengar pernyataan menantunya.Mommy Keyla dan Mama Riana datang dan bergabung bersama mereka.


Mommy Riana merasa bahagia melihat putera satu satunya sudah menikah dan mendiang suaminya pasti bahagia melihat putera mereka sudah tumbuh dewasa dan menemukan kebahagiaannya.


"Mommy aku dan Nayla akan pergi ke makam Daddy Leo. " ucap Davin pada sang mommy.


"Iya Nak kalian pergilah ke sana. " balas Mommy Riana tersenyum tipis pada putera dan menantunya.


Nayla segera mengelus pelan lengan tangan suaminya dan dia mengerti dengan perasaan Davin yang kini merindukan sang papa yang sudah tiada.


" Ya sudah kami berangkat sekarang Mom, Dad semuanya. " pamit Nayla.


"Kalian hati hati ya sayang. " tegur Mama Riana.


"Iya Ma. "


Nayla dan Davin pergi dari ruang tamu dan keluar dari mansion.Di luar mansion, Nayla mengenggam tangan sang suami lalu menatapnya sambil tersenyum sontak membuat Davin berbalik menatap istrinya.


"Mulai sekarang kamu dan Mama tidak akan kesepian lagi sayang karena ada aku, mommy dan Daddy juga calon anak anak kita kelak. " ucap Nayla dengan senyum manisnya.


Davin tersenyum bahagia mendengarnya lalu dia memegang pipi istrinya lalu mengecupnya sekilas.Setelah itu mereka masuk ke mobil dan melajukannya dengan kencang menuju ke pemakaman.


Tak lama kemudian mereka tiba di pemakaman.Keduanya langsung masuk ke dalam dan berjalan menuju ke makam Papa Leo sambil membawa bunga.


Kini mereka jongkok di depan makam bertuliskan Leonardo Arkansas.Nayla meletakkan bunganya di atas makam setelah itu dia melirik suaminya.


"Selamat pagi Pa, Davin sekarang sudah menikah dengan Nayla, menantu papa.Jadi papa bisa tenang di sana dan Aku juga Mama tidak akan kesepian lagi. "


"Halo Papa aku Nayla istri Davin doakan Nayla ya Pa agar Nayla menjadi istri yang terbaik buat Davin dan ibu yang baik bagi anak anak kami kelak. "


"Davin rindu sama Papa begitu juga dengan Mama yang sangat merindukan Papa. "


Davin menjeda kalimatnya karena dia menahan air mata yang akan keluar dari kedua matanya.Nayla dengan sigap langsung mengelus lengan suaminya lagi.

__ADS_1


"Davin benar benar rindu Papa. "


TBC


__ADS_2