Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Extra Part 3 Memberi pengertian


__ADS_3

Maaf ya Author telat up soalnya masuk shift siang....


Happy Reading!


"Tante enggak papa sayang jadi jangan benci mama kamu ya Kayla. " rayu Selena dengan sisi keibuannya yang lembut.


Kayla mengangguk kecil lalu berhambur dalam pelukan Selena.Selena tersenyum dan membalas pelukan gadis kecil tersebut.Kayla merasakan nyaman dan hangat dalam pelukan Selena membuatnya menahan tangis.


"Tante, Kenapa Mama tidak pernah memelukku apa Mama Aline tidak sayang sama Kayla! cecar Kayla.


Selena melepaskan pelukannya mendengar pertanyaan polos dari Kayla.Dia membuang nafas pelan setelah itu mengelus pipi Kayla lembut.


"Tidak sayang! Mama Aline sangat sayang sama kamu dan mungkin saja saat ini mama kamu itu sedang sibuk. " ucap Selena memberi pengertian pada Kayla.


Xander yang sejak tadi hanya diam dan memperhatikan keduanya ikut mengulum senyumnya.Dia sangat beruntung memiliki istri seperti Selena yang lembut dan keibuan.


Satu jam kemudian Jackson baru kembali dan duduk di sofa.Kayla langsung menghampiri papanya tersebut setelah itu memeluknya. Jackson mengusap lembut kepala puteri tercintanya yang sangat dia sayangi.


Mengingat pertengkarannya dengan Aline membuatnya sedikit terusik dengan ucapan Aline yang menohok hatinya.


Flashback Satu jam sebelumnya


Setelah Aline menghina Selena dan bertengkar dengannya.Jackson menyeret istrinya itu ke luar dari mansion Xander dan sedikit menjauh. Aline menghempaskan tangan suaminya dan menatap tajam pria tersebut.


"Apa kamu mau membela wanita yang masih kamu cintai itu hah. " teriak Aline penuh emosi.


"Tujuh tahun selama tujuh tahun aku berusaha keras membuatmu mencintaiku nyatanya usahaku sia sia meskipun sudah hadir Kayla di tengah tengah kita Jack. " ucap Aline dengan lirih.


Jackson mencoba meraih tangan Aline namun lagi lagi Aline menepisnya.Aline membuang nafas berat setelah itu kembali menatap sendu kearah sang suami.


"Memang aku akui kalau aku bukan wanita yang baik untukmu seperti Selena.Tapi aku sudah berusaha semampuku untuk kamu sedikit saja mencoba mencintaiku namun lagi lagi gagal. "


"Mungkin lebih baik kita bercerai saja Jackson dengan begini tidak akan ada hati yang tersiksa. Soal puteri kita kayla kita bisa merawatnya meskipun kita bukan pasangan lagi. " jelas Aline dengan tegas.


Setelah mengatakan hal itu Aline berlalu pergi meninggalkan Jackson. Jackson diam mematung mendengar pernyataan istrinya barusan.

__ADS_1


Flashback Off.


"Papa. " panggil Kayla.


Jackson tersentak dari lamunannya dan segera menatap puterinya yang kini tengah memperhatikan dirinya.


"Mama ke mana Pa.Apa mama marah sama Kayla karena Kayla datang ke rumah tante Selena. " cecar Kayla.


"Mama tidak marah sama kamu sayang yuk kita pulang namun pamit dulu sama tante Selena dan Om Xander. " ujar Jackson.


"Om, Tante Kayla pulang dulu ya. " pamit Kayla pada Selena dan Xander.


"Iya Sayang kamu hati hati. "


Jackson dan Kayla langsung pergi setelah berpamitan pada Selena dan Xander.Kini Xander dan Selena saling melirik satu sama lain dengan raut bingungnya.


"Sepertinya Aline dan Jackson bertengkar


Dad. " tebak Selena menerka nerka.


"Iya iya suamiku sayang. " balas Selena dengan pipi meronanya.


"Sini Qiana mommy peluk. " panggil Selena pada puterinya.


Qiana menghapus air matanya lalu berhambur ke dalam pelukan sang mommy sedangkan Willy berada dipelukan Xander daddynya.


Beberapa saat kemudian mereka melepaskan diri. Willy mengajak Qiana bermain dan langsung pergi meninggalkan kedua orang tua mereka.Selena tersenyum manis melihat kedua putera puterinya yang saling mengasihi satu sama lain.


Xander langsung berdiri lalu tanpa aba aba menggendong istrinya kemudian membawanya menuju ke kamar mereka.


Skip di Kamar


Tak terasa mereka sudah polos tanpa sehelai benang. Xander memacu pinggulnya dengan cepat membuat Selena yang dibawahnya mendesah menyebutkan namanya.


AC dalam kamar tak mampu mendinginkan gairah panas mereka saat ini malahan semakin membara.

__ADS_1


Selena meremas rambut sang suami kala pelepasan menghampirinya.Xander terus menghentakkan pinggulnya hingga dalam dan terus berpacu hingga satu setengah jam kemudian berakhir setelah keduanya mencapai pelepasan kesekian kalinya.


Xander menarik selimut setelah dirinya berguling ke samping.Selena mengatur nafasnya lalu mengusap peluh di dahi suaminya dengan lembut sedangkan Xander meletakkan tangannya di perut sang istri.


"Aku harap kamu segera hamil lagi Mommy. " ucap Xander penuh harap.


"Iya Daddy, Mommy juga berharap demikian. " jawab Selena mengulum senyumnya.


Xander meraih tangan sang istri lalu mengecupnya setelah itu membawanya ke dalam pelukan.Selena mendusel manja di dada bidang sang suami yang sangat disukainya.


Drt drt drt suara bunyi ponsel memecah kemesraan mereka.Xander bersandar dan membiarkan Selena meraih ponselnya.


"Halo Via ada apa? " tanya Selena.


"Kak aku datang ke mansion kakak menjemput Willy dan Qiana untuk menginap bersama aku dan mommy daddy. "


"Ya sudah kalian hati hati ya. " Selena menutup percakapannya lalu meletakkkan ponselnya di atas laci meja.


"Silvia datang menjemput Willy dan Qiana katanya. " seru Selena.


"Bagus dong Mom tidak akan ada yang menganggu kegiatan kita membuat adik untuk Willy dan Qiana. " ujar Xander mengerlingkan matanya.


Selena berdecak namun ikut menyunggingkan senyumnya.Tak lama kemudian dia terkejut melihat seringai suaminya.Selena pasrah dan mereka kembali menuntaskan gairah mereka. Suara desahan kembali menggema dalam kamar yang untungnya kedap suara.


Satu jam kemudian


Mereka selesai bercinta dan membersihkan tubuh mereka berdua.Xander memperhatikan istrinya yang tengah menggunakan kimononya.


Merasa di perhatikan Selena menoleh ke samping dan memgerutkan kening menatap Xander.


"Kenapa Daddy menatap Mommy apakah mommy sangat cantik. " goda Selena pada sang suami dengan percaya diri.


Xander tertawa mendengar ucapan istrinya yang sangat percaya diri namun benar adanya.


TBc

__ADS_1


__ADS_2