
Di mansion, Mommy Velly memegangi perutnya yang terasa kram lalu memilih duduk di sofa.Dia menghela nafas pelan dengan apa yang di lakukan suaminya barusan.
"Apakah kehadiran aku dan anak anak tidak berarti apa apa Dad bagi Daddy. " gumam Mommy Velly dengan lirih.
Grep sepasang tangan memeluknya dari belakang dan Mommy hanya diam di peluk Daddy Nathan.
"Mom maafin Daddy ya bukan niat Daddy membela Rissa tapi hanya saja di tempat umum banyak orang melihat kearah mommy. Selain itu mommy juga tengah hamil sekarang. " bisik Daddy dengan lembut.
"Lepaskan tanganmu Dad. " seru Mommy memasang wajah datarnya.
Daddy Nathan melepaskan pelukannya dari tubuh sang istri.Dia mendesah kecewa melihat mommy yang masih marah padanya.
Tap tap tap suara langkah kaki memdekat kearah mereka. Selena mengerutkan dahinya melihat kedua orang tuanya yang tengah bertengkar.
"Mom, Dad ada apa ini kenapa mommy terlihat emosi? " tanya Selena.
"Selena daddy kamu memilih membela Larissa anaknya tante Nayla.Padahal daddymu jelas jelas tahu bahwa Rissa berniat merebut Jackson darimu. " ungkap Mommy dengan wajah kecewanya.
Selena tertegun mendengar pernyataan mommynya mengenai Rissa.Diapun kini mengepalkan tangannya dan beralih menatap sang Daddy dengan sorot kecewa namun memilih diam.
"Dasar gadis sialan itu. " geramnya penuh emosi.
Selena berbalik dan bergegas pergi dari ruang tamu mengabaikan Jackson.Jackson langsung mengejarnya yang lebih dulu ke luar dari mansion.
Selena mengemudikan mobilnya keluar dari mansion keluarganya dengan kecepatan penuh menuju kediaman Rissa.
Tin tin tin suara bunyi klakson yang dilakukan Jackson tak mampu membuatnya berhenti.Di lain sisi Jackson merasa cemas dengan gadisnya yang terbawa emosi.
__ADS_1
"Astaga Selena harusnya kamu tenang dulu jangan gegabah. " gumam Jackson sambil fokus menyetir.
Hingga mereka sampai di kediaman keluarganya Larissa.Selena keluar dari mobilnya kemudian bergegas mengetuk pintu dengan keras disusul Jackson.
Cklek pintu di buka oleh pelayan kemudian mempersilakan Selena dan Jackson masuk ke dalam.Selena bergegas menuju ke ruang tamu dimana keluarga Rissa berada.
"Rissa aku ingin berbicara padamu. " ucap Selena memasang wajah datarnya.
"Iya. " Rissa beranjak dari duduknya lalu menghampiri sahabatnya tersebut.
Plak suara tamparan menggema dalam ruangan. Semua orang terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Selena termasuk Rissa. Rissa masih syok karena pipinya telah ditampar oleh Selena barusan.
"Itu tamparan untuk kamu yang merayu orang tuaku agar aku menjauhi om Jackson. " sembur Selena dengan wajah emosinya.
"Menjijikkan sekali kamu Rissa aku enggak nyangka saja dibalik topeng baikmu ternyata ingin menusuk temannya dari belakang cih. "
"Apa kamu tahu orang tuaku berantem hanya karena daddyku membela kamu. Membela anak dari wanita yang dulu dicintainya.Selain itu Mommyku tengah hamil dan akan stress gara gara kamu. " bentak Selena.
Rissa tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh Selena.Dia melayangkan tangannya namun dicegah oleh Jackson yang menatapnya datar lalu menghempaskan tangan Rissa.
Mami Nayla membeku mendengar ucapan Selena barusan lalu berjalan menghampiri keduanya disusul Papi Davin.
Selena kini menatap Rissa dengan menitikkan air matanya karena baru pertama kali melihat pertengkaran kedua orang tuan6a hanya karena Rissa.Sontak hal itu tentu saja membuatnya sangat membenci dengan Rissa.
"Selena sayang maafin tante ya nak dan Rissa ya jika membuat orang tuamu bertengkar. " sesal Mami Nayla.
Selena mengabaikan ucapan wanita paruh baya disebelahnya dan kini kembali menatap Rissa dengan sorot mata tajam.
__ADS_1
"Aku membencimu gadis munafik dan aku menyesal memiliki sahabat sepertimu yang suka merebut milik orang lain. " Selena langsung pergi dari keluarga Rissa yang membuatnya muak tersebut.
Rissa diam mematung melihat kepergian Selena yang dipenuhi emosi dan kebencian dalam hatinya.Setelah itu Dia beralih menatap Jackson dengan tatapan sendunya.
"Om Jackson. " panggilnya dengan lirih.
"Jika kamu tidak memprovokasi orang tua Selena maka Selena tidak akan marah besar seperti ini. " tegur Jackson dengan tegasnya.
Rissa mengenggam tangan Jackson dengan erat dan menatapnya sedih.
"Tapi Om Jack aku menyukaimu sejak pertama kali bertemu denganmu. " ungkap Rissa.
"Maaf tapi hanya Selena yang aku cintai sejak dia masih bayi dan kamu harus terima kenyataan ini. " Jackson berbalik dan berjalan meninggalkan Rissa dan orang tuanya.
Tubuh Rissa langsung merosot ke lantai dan terdengar isak tangis dari bibir Rissa.Mami Nayla ikut menangis dan langsung memeluk puterinya dari belakang.
"Sayang ayo berdiri dan duduk di sofa. " bisik Mami Nayla menghentikan tangisnya.
Rissa mengangguk lalu mereka berdua berdiri dan duduk di sofa ruang tamu disusul Papi Davin.Papi Davin hanya diam sambil membuang nafasnya berat melihat kedua perempuan kesayangannya yang tengah menangis.
Mami Nayla menghapus air mata puterinya kemudian mengusap punggung Rissa dengan lembut.Sebagai ibunya kini dia masih bingung untuk melakukan sesuatu agar Rissa kembali ceria.
"Mami janji akan melakukan sesuatu agar kamu kembali senang dan bahagia lagi
Rissa. " bisiknya dengan pelan.
TBC
__ADS_1