
Pagi harinya Alana telah selesai bersiap dan dia meraih tasnya dan keluar dari kamarnya kemudian menuruni tangga.Dia langsung melangkahkan kakinya menuju ke meja makan.
"Selamat pagi semuanya," Sapa Alana sambil tersenyum tipis
"Pagi juga sayang, " jawab Tante Nathalie sambil tersenyum tipis
Sementara Edward menuruni tangga dan menghampiri keluarganya di meja makan.Dia berjalan mendekati kekasihnya dan cup Edward menciumnya sekilas setelah itu duduk di sebelahnya.Mereka sarapan bersama dengan tenang namun tidak dengan Alana.
"Aku merindukan keluargaku, " batin Alana sendu
Edward melirik kekasihnya yang terdiam tanpa menyentuh makanannya.Dia meletakkan sendoknya dan mengenggam tangan Alana hingga membuatnya menoleh.
"Ed, Aku merindukan keluargaku, " ucap Alana dengan lirih
"Sebaiknya kita sarapan dulu oke," bujuk Edward mengalihkan pembicaraan
Alana menghela nafas kasar kemudian mengangguk kecil.Mereka melanjutkan sarapan bersama dengan tenang.Setelah selesai Edward dan Alana segera berpamitan pada orang tua Edward.
Mereka berdua keluar dari Mansion dan masuk ke dalam mobil. Edward langsung melajukan mobilnya menuju ke perusahaan Alana dan dari belakang mobil Jonathan mengikuti mereka.Tak butuh lama mereka sampai di depan kantor Alana dan Alana langsung keluar.
"Kamu hati hati ya jangan ngebut, " ucapnya pada Edward
"Iya Sayang," jawab Edward tersenyum tipis
Edward melajukan mobilnya keluar dari area kantor kekasihnya.Setelah mobil Edward pergi kini mobil milik Jonathan memasuki parkiran Kantor dan dia segera keluar lalu menghampiri Alana.
__ADS_1
"Alana, " panggil Nathan dengan lembut
Alana berbalik dan terkejut melihat kehadiran Jonathan.Nathan tersenyum tipis dan berjalan menghampiri wanita yang dicintainya tersebut.
Visual Jonathan
"Ada perlu apa Nathan kamu datang kesini? " tanya Alana dengan nada datarnya
Nathan berjalan mendekat kearah Alana setelah itu dia mengenggam tangan kirinya. Setelah itu Dia kembali menatap Alana sambil tersenyum tipis.
"Al, Kumohon beri aku kesempatan untuk membuatmu jatuh cinta lagi padaku, " ujar Nathan dengan tatapan penuh harap
"Maaf aku enggak bisa Nathan karena aku sudah punya Edward.Lebih baik kamu menjaga jarak dariku jika tidak Nayla akan semakin membenciku hanya karena kamu, " ujar Alana penuh penekanan
Alana berbalik dan berjalan menjauhi Nathan dan Dia langsung masuk ke kantor.Sementara Nathan masih terdiam mencerna ucapan Alana yang membuatnya bingung.
"Apakah aku sudah tidak nemiliki kesempatan Al untuk merebut cintamu lagi dan seharusnya akulah pria yang kamu cintai bukan Edward, " decak Nathan
Nathan masuk ke mobilnya lalu melajukannya dengan kencang meninggalkan area kantor Alana.Sementara Alana kini sudah berada di dalam ruangannya.Dia menghela nafas kasar mengingat pertengkarannya dengan adiknya Nayla.
"Nayla, Aku tidak pernah berniat ikut campur dalam masalah pribadimu tapi apa yang aku lakukan agar kamu tak terluka lagi seperti kemarin," gumam Alana
Tok.. tok.. tok Cklek Kinanti membuka pintunya dan masuk ke dalam setelah itu dia menutupnya kembali.Lalu dia berjalan menghampiri Alanaa sambil membawa secangkir kopi.
__ADS_1
"Nona, Ini kopinya silahkan diminum, " ucap Kinanti
"Terimakasih Kin, " jawab Alana sambil tersenyum tipis
Alana mulai menyeruput kopinya pelan setelah itu menaruhnya kembali diatas meja. Lalu dia menyandarkan tubuhnya dikursi sambil melirik kearah Kinanti.
"Jadwalku hari ini apa Kin? " tanya Alana
"Tidak ada Nona paling cuma memeriksa berkas, " balas Kinanti sambil tersenyum tipis
Alana mengangguk angguk lalu dia memikirkan sesuatu setelah itu kembali menatap Kinanti sambil tersenyum tipis.
"Bagaimana kalau Dua jam lagi kita pergi spa dan medipedi, " tawar Alana
"Aku setuju Nona dan lagian sepertinya Nona Alana sedang ada masalah ya? " tebak Kinanti
"Kamu Benar Kin, " jawab Alana sambil menghela nafas kasar
"Baiklah Aku kembali ke ruanganku, " pamit Kinanti
Alana mengangguk mengiyakan ucapan sekertarisnya.Kinanti keluar dari ruangan bossnya menuju ke ruangannya sendiri. Sementara Alana duduk dengan tegak dan memilih memeriksa berkas yang berada di mejanya sekarang meskipun sebnarnya dia malas.
TBc
jangan lupa like vote rate dan komen
__ADS_1