Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Kesedihan Alana


__ADS_3


"Baiklah kamu duduk saja di situ sayang aku akan pilih pilih gaun dulu, " ucap Alana tersenyum tipis


"Oke honey pilihanmu harus membuatku puas, " ujar Edward


Alana tersenyum lalu mengangguk mengiyakan permintaan kekasihnya.Dia segera berjalan ke tempat pakaian wanita dan langsung memilih.



Setelah mendapatkannya Alana segera mencobanya di ruang ganti.Lalu dia berjalan menghampiri Edward kemudian menunjukkannya.


"Bagaimana sayang penampilanku? " tanya Alana


Edward menoleh dan tersenyum puas melihat penampilan kekasihnya yang sangat anggun dan cantik.


"Coba yang lain sayang, " ucap Edward sambil tersenyum


"Oke honey, " jawab Alana singkat


Alana segera pergi dan memilih gaun lagi. Tak lams kemudian dia mengambil salah satu gaun berwarna biru putih lalu membawanya ke ruang ganti.Tiga puluh menit kemudian Alana keluar dan langsung menghampiri kekasihnya tersebut.



Cr pinterest


Alana kembali menunjukkannya pada sang kekasih.Melihat reaksi puas Edward, Alana merasa senang dan dia segera berganti pakaian.Setelah selesai mereka membawa gaun gaunnya ke Kasir.Selesai membayar Alana dan Edward keluar dari Mall dan masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Langsung pulang saja yuk sayang aku capek," ucap Alana


"Iya Sayang aku antar kamu ke mansion keluargamu," jawab Edward tersenyum tipis


Empat lima menit kemudian mereka sampai di depan mansion keluarga rajendra.Edward keluar dari mobil disusul Alana yang membawa beberapa paperbag.Mereka berdua langsung bergegas masuk ke dalam Mansion.Edward merangkul Alana dan berjalan menuju ke ruang tamu.


"Kamu habis darimana sayang? " tanya Mommy sambil memperhatikan puteri sulungnya


"Dari Mall Mommy membeli gaun untuk acara pesta nanti malam, " jawab Alana tersenyum tipis


"Ya sudah aku taruh ini dulu di kamar, " ujar Alana


Alana membawa paperbagnya menjauh dan Dia langsung menaiki tangga menuju ke kamarnya.Beberapa menit kemudian Alana menuruni tangga dan berjalan ke ruang tamu. Sampai disana Alana langsung mendaratkan pantatnya diatas sofa bersebelahan dengan Edward.


"Acara pestanya siapa sayang? " tanya mommy penasaran


"Rekan bisnisku Mommy, " jawab Alana singkat


"Oh Ya Mom, Dimana Nayla sekarang kok enggak keluar kamar? " tanya Alana


Mommy dan Daddy saling melirik satu sama lain setelah itu menatap puteri sulungnya kembali.Mommy menghela nafas kasar setelah itu menatap Alana kembali yang kini tengah menatapnya bingung.


"Nayla pergi ke rumah Nathan, Sayang, " ucap Mommy dengan lembut


Alana terkejut kemudian menahan emosinya mendengar pernyataan orang tuanya. Sementara Edward berusaha menenangkan kekasihnya yang tengah menahan emosi.


"Kenapa Mommy dan Daddy tidak menahan kepergian Nayla, " pekik Alana dengan nada sedikit tinggi

__ADS_1


"Sebelum pergi ke sana Nayla bilang Dia ingin kembali memperjuangkan cintanya meskipun harus selalu terluka, " ucap Mommy dengan hati hati


Alana langsung pergi ke kamarnya mengambil kunci setelah itu dia menuruni tangga.Dia terburu buru keluar dari Mansion dan Edward langsung menyusulnya.Alana melihat adiknya Nayla yang keluar dari Taksi dan berjalan mendekat kearahnya dan Dia langsung menghampirinya.


"Nayla, Kamu darimana saja hah? " tanya Alana dengan emosi


"Aku cuma dari rumah kak Nathan,Kak Al, " jawab Nayla dengan santai


"Kamu masih berusaha mendekati Nathan setelah apa yang dia lakukan padamu, " tebak Alana dengan tatapan menyelidik


"Memangnya kenapa sih kak aku melakukan hal ini siapa tahu dia akan luluh dan berbalik mencintaiku.Aku juga ingin bahagia seperti kamu Kak yang memiliki orang yang kamu cintai," ujar Nayla panjang lebar


"Jika Dia tetap tidak bisa membuka hatimu bagaimana Nay apakah kamu akan menunggunya? " tanya Alana


Nayla langsung terdiam mendengar pertanyaan dari kakaknya.Dia menghela nafas kasar setelah itu menatap kakaknya sambil tersenyum sinis.


"Jika hal itu terjadi aku akan melakukannya Kak dan Kak Alana jangan ikut campur dalam urusanku mulai saat ini.Lebih baik kakak urus saja hidup kakak daripada mengurusi urusan pribadiku, " ucap Nayla dengan sinis


"Sebaiknya kakak pergi saja dari sini karena aku tidak mau tinggal serumah dengan wanita munafik seperti kakak, " ujar Nayla sarkas


Nayla berjalan melewati kakaknya yang diam mematung.Dia melangkahkan kakinya masuk ke dalam mansion.Sementara Alana masih tidak percaya mendengar ucapan pedas dari adiknya Nayla.Edward segera menghampiri Alana dan langsung membawanya ke dalam pelukannya.Tak lama kemudian terdengar tangisan Alana yang membuat edward ikut merasakan sakit mendengarnya.


"Hiks hiks aku bukan wanita seperti itu Edward dan aku hanya ingin yang terbaik untuk Nayla," ucap Alana dengan lirih


"Sst sayang sebaiknya kamu tenang ya ayo masuk ke dalam dulu dan berpamitan pada orang tua kamu.Kamu tinggal di mansionku sementara waktu ya bagaimana? " tawar Edward


Alana mengangguk dengan pasrah dan mereka masuk ke dalam.Mereka berdua berpamitan pada kedua orang tua Alana setelah itu Alana mengambil paperbagnya dan keluar dari mansion.Keduanya masuk ke mobil dan Edward langsung melajukan mobilnya kencang.

__ADS_1


TBc


Jangan lupa like, vote yang banyak dan komentar ya


__ADS_2