Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Kenyataan


__ADS_3

Sementara itu Nathan kini tengah sibuk berenang di kolam renang.Adiknya Kiara datang menghampirinya sambil membawakannya minuman dingin lalu menaruhnya di Meja.Dia memperhatikan sang kakak yang berenang kesana kesini.


"Kak Nathan ayo minum dulu, " ajak Kiara


Nathan berenang ke tepi lalu naik keatas dan kemudian dia meraih bathrobenya dan langsung memakainya kemudian berjalan menghampiri sang adik dan duduk disebelahnya.Kiarapun menyerahkan minumannya pada sang kakak dan Nathan menerimanya setelah itu meneguknya langsung.


"Oh ya Kak, Sekarang kak Alana sibuk apa ya kok jarang sekali datang ke mansion kita?" tanya Kiara pada kakaknya


Nathan terdiam sejenak mendengar pertanyaan dari adiknya tersebut.Sementara Kiara memperhatikan raut wajah sang kakak yang terlihat sendu dan kecewa.Hal itu tentu saja membuat Kiara bertanya tanya dalam hatinya.


"Aish jika aku tahu pertanyaanku membuat kakak sedih lebih baik enggak usah bertanya dasar bodoh," makinya dalam hati pada diri sendiri


Nathan menghela nafas kasar lalu tersenyum sambil mengacak acak rambut adiknya.Hal itu tentu saja membuat Kiara berdecak kesal dengan ulah sang kakak.


"Stop jangan mengacak rambutku kak Nathan," rengek Kiara


"Soal Alana dia sibuk dengan urusannya di kantor selain itu dia sudah menemukan pria lain di hatinya, " jawab Nathan dengan lirih


Kiara terkejut mendengar pengakuan dari kakaknya.Dia tidak bisa berbuat sesuatu demi kakaknya karena ini menyangkut perasaan dan Kiara hanya bisa mensupport Nathan.


"Lebih baik kakak Move on saja daripada sakit hati terus menerus dan lebih baik buka hati kakak untuk gadis lain, " ucap Kiara memberi saran kakaknya


"Move on tidak semudah itu Kiara karena hatiku sudah ada nama Alana didalamnya. Selain itu aku sudah mencintai Alana sejak kami masih anak anak," ujar Nathan sambil tersenyum tipis menatap adiknya

__ADS_1


Nathan bangkit dari duduknya dan masuk ke dalam mansion meninggalkan Kiara. Sementara Kiara hanya bisa menghela nafas kasar melihat sikap kakaknya yang keras kepala dan pantang menyerah.Diapun meneguk jus orange nya sambil menghirup udara pada sore hari di teras samping.


"Ribet banget sih urusan cinta," gumam Kiara dengan nada kesalnya


Kiara melirik jam tangannya menunjukkan angka 02.00 siang.Dia bangkit dari duduknya lalu pergi dari teras sambil membawa gelas masuk ke dalam mansion.Kiara langsung melangkahkan kakinya menuju ke dapur. Sampai disana Dia mencuci gelasnya setelah itu memutuskan bergabung bersama orang tuanya di ruang tamu.Kiara langsung duduk di sofa dan memperhatikan orang tuanya secara bergantian.


"Mom, Dad kak Nathan itu apa enggak capek mengejar cintanya kak Alana terus, " celetuk Kiara


Mommy menoleh menatap puteri bungsunya sambil tersenyum tipis.Diapun langsung menaruh majalahnya diatas meja.Setelah itu Mommy kembali menatap Kiara dengan tatapan lembutnya.


"Biarkan saja sayang kakakmu berjuang demi cintanya lagian dia sudah dewasa bukan, " ucap Mommy sambil tersenyum


"Tapi Mommy, Kiara takut kakak akan patah hati untuk yang kesekian kali, " ujar Kiara


"Daddy setuju dengan ucapan Mommymu sayang," sahut Daddy sambil tersenyum tipis menatap puterinya


Kiara hanya tersenyum lalu mengangguk kecil mendengar persetujuan dari Daddynya.Dia menyambar ponselnya di meja setelah itu menyandarkan tubuhnya di Sofa lalu memainkan ponselnya.


Sementara Nathan keluar dari kamarnya setelah selesai berganti pakaian.Dia langsung menuruni tangga dan berjalan menuju ke ruang tamu menemui keluarganya.Sampai disana Nathan langsung duduk di sebelah adiknya Kiara.Daddy Max memperhatikan putranya yang terlihat murung namun dia mengerti dengan keadaan puteranya saat ini.


"Nak Bagaimana dengan keadaan perusahaan saat ini? " tanya Daddy


"Baik baik saja Daddy dan besok ada meeting dengan direktur perusahaan ALJ group, " jawab Nathan

__ADS_1


"ALJ group bukankah perusahaan terbesar nomor satu di Jakarta nak? " tanya Daddy Max


"Iya Benar Daddy, " jawab Nathan singkat


Daddy terkejut mendengar ucapan puteranya namun setelahnya dia kembali menatap sang putera sulungnya.Sementara Mommy dan Kiara hanya diam dan memilih menjadi pendengar karena mereka tidak berurusan dengan perusahaan.


"Apakah Daddy tahu siapa direkturnya ALJ group? " tanya Nathan


"Bukankah sekarang pemimpinnya adalah putera tunggal tuan Arka," ucap Daddy


"Iya Namanya Edward Alejandro Luther dan dia adalah kekasih dari Alana, " ungkap Nathan dengan lirih


Semua orang terkejut mendengar penjelasan dari Nathan.Kiara menatap iba sang kakak yang terlihat terkejut sekaligus kecewa karena rivalnya dalam cinta akan menjadi rekan bisnisnya.Daddy menghela nafas kasar lalu melirik kembali puteranya yang terlihat frustrasi saat ini.


"Lalu apa yang akan kamu lakukan nak? " tanya pria paruh baya tersebut


"Entahlah Daddy, " jawab Nathan dengan raut bimbangnya dan ragu


.


TBc


jangan lupa like vote dan komen ya boss

__ADS_1


jangan cuma lanjut doank tanpa memberi vote 🙂🙂😈😈😈


__ADS_2