
Mobil Edward Yang lain
Cr pinterest
Edward dan Alana kembali ke kediaman keluarga luther.Mereka berdua masih berada didalam mobil dan Edward memperhatikan kekasihnya yang tengah sibuk dengan ponselnya.
"Kamu sedang apa Alana sayang? " tanya Edward
"Aku mengirimi pesan ke Nathan kalau aku enggak bisa datang, " jawab Alana dengan santai
Setelah selesai Alana memasukkan ponselnya ke dalam tas.Lalu mereka keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam Mansion.Mereka berdua bersama sama berjalan menemui ke dua orang tua Edward di ruang tamu.Edward dan Alana langsung duduk di Sofa dengan bersebelahan.
"Kok sudah sampai memangnya enggak jadi ketemuannya nak? " tanya Tante Raisa
"Enggak jadi Tante karena takut ada yang ngambek lagi, " balas Alana sambil menyindir kearah Edward
Edward hanya tersenyum tipis mendengar sindiran dari kekasihnya.Sementara Mommy dan Daddy tertawa kecil mengerti dengan ucapan Alana.Alana melirik jam tangannya menunjukkan angka 05.00 sore.
"Ayo sayang aku antar kamu ke kamarmu sekarang, " ajak Mommy Raisa
"Biar aku saja yang mengantarnya Mommy," tawar Edward
"No Edward sayang, biar Mommy saja," tolak Mommy tersenyum tipis
Mommy dan Alana langsung berdiri dan pergi meninggalkan para prianya.Sementara Edward mendengus melihat tingkah mommy nya yang over hal itu membuat Daddy terkikik geli.
"Sudahlah Son sebaiknya mengalahlah dari mommymu itu, " ujar Daddy
"Liat Daddy, Mommy mulai menguasai kekasihku Alana, " gerutu Edward dengan nada kesalnya.
__ADS_1
Sementara Mommy Raisa dan Alana menaiki tangga kemudian berbelok ke arah kanan dan mereka masuk ke salah satu kamar dipojokan.
"Bagaimana nak kamu suka tidak kamarnya? " tante Raisa
"Aku suka tante sama kamarnya dan terlihat nyaman, " jawab Alana sambil tersenyum
"Jika kamu ingin ganti pakaian dilemari ada banyak kamu tinggal pilih sayang, " ujar Tante Raisa
"Terimakasih tante, " jawab Alana tersenyum tipis
"Ya sudah Tante keluar dulu ya, " pamit Tante Raisa
Alana tersenyum lalu mengangguk kemudian membuka Lemari dan memilih milih pakaian. Setelah mendapatkannya Alana langsung menaruhnya di ranjang dan dia pergi ke kamar mandi.Setengah jam kemudian Alana keluar dari kamar mandi dengan memakai bathrobe lalu segera memakai dressnya yang dia taruh diatas ranjang tersebut.
"Wah ternyata dressnya sangat pas ditubuhku, " ucap Alana sambil tersenyum senang
Setelah itu Alana keluar dari kamar dan menuruni tangga.Dia menuruni tangga menuju ke Ruang Tamu bergabung bersama keluarga Edward.
"Oh ya tante kenapa banyak pakaian wanita di dalam lemari? " tanya Alana
"Semuanya yang menyiapkan Edward nak, " jawab Mommy sambil tersenyum tipis menatap Alana
Alana beroh ria mendengar pengakuan dari mommy Raisa.Dia menyandarkan tubuhnya di sofa dengan nyamannya. Drt..drt ponsel Edward tiba tiba berbunyi dan dia segera menyambarnya.Dia menghela nafas kasar setelah tahu siapa yang menghubunginya.
"Ada apa Lisa? " tanya Edward dengan nada datarnya
"Apakah kamu sedang sibuk Edward aku mengajakmu ke Club malam ini? " tanya Lisa dengan manja
__ADS_1
"Sorry Lisa aku enggak bisa karena aku sibuk malam ini, " tolak Edward secara terang terangan
Tut.. Edward langsung mengakhiri percakapannya terlebih dahulu.Alana yang melihatnya hanya bisa terkekeh melihat raut wajah kekasihnya.
"Cie dihubungi mantan yah, " goda Alana sambil tersenyum mengejek kearah Edward
Edward mendelik mendengar ucapan kekasihnya lalu dia menaruh ponselnya diatas meja.Tanpa aba aba Edward langsung merapatkan tubuhnya ke tubuh Alana lalu menciumi wajah Alana dengan ciuman bertubi tubi hal itu membuat Alana kesal.
"Hentikan Edward, " rengek Alana
Edward berhenti menciumi wajah Alana dan dia terkikik geli melihat raut cemberut dari Alana.Sementara kedua orang tua Edward hanya bisa tersenyum melihat kemesraan keduanya.
"Jangan menggodaku lagi sayang jika tidak aku akan membuatmu mengandung Edward junior, " ucap Edward sambil menyeringai menatap Alana
"Edward jika kamu melakukannya mommy akan menjauhkan Alana darimu detik ini juga," ancam Mommy dengan tegas
Edward langsung berdecih sementara Alana tersenyum penuh kemenangan mendengar ucapan calon mertuanya.Sementara Daddy tertawa terbahak bahak melihat raut wajah puteranya yang tidak berkutik.
"Astaga Mommy kenapa Mommy selalu membela Alana, " protes Edward
"Iyalah kan Alana calon menantu kesayangan Mommy, " jawab Mommy dengan santai
"Tante sebaiknya kita menyiapkan makan malam," ajak Alana
"Ayo sayang tinggalkan para pria kita ini, " jawab Mommy dengan semangat
Mommy dan Alana langsung pergi meninggalkan kedua pria beda usia tersebut. Sementara Esward hanya bisa tersenyum lalu menggelengkan kepalanya namun dia sangat bahagia melihat keakraban keduanya.
tbc
.
__ADS_1
jangan lupa like, vote dan komen