Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Mine


__ADS_3

Sementara dikantornya Alana kini tengah selesai meeting dengan dewan direksi.Dia kembali keruangannya dan langsung duduk disofa.Alana meraih ponselnya dan terkejut melihat 10 panggilan tak terjawab dari Edward.


"Edward pasti sangat kesal sekarang," batin Alana


Alana melirik jam tangannya menunjukkan angka 11.00 siang.Setelah itu dia menekan nomor Edward dan menghubunginya.


"Halo Alana kemana saja kamu tidak menjawab teleponku? " tanya Edward dengan nada kesalnya.


"Maafkan aku Edward aku baru selesai meeeting tadi dan aku juga tidak memegang ponsel tadi," sesal Alana.


"Huft sudahlah aku memaafkanmu kali ini," ujar Edward sambil menghela nafas kasar.


"Bagaimana kalau kita makan siang bareng bersama kedua asisten kita sekarang di Restauran Dahlia," bujuk Alana.


"Oke aku setuju," jawab Edward


Tut.. Edward mematikan teleponnya terlebih dahulu.Alana menghela nafas kasar lalu menaruh ponselnya disebelahnya.Dia langsung bangkit dari duduknya dan membawa ponselnya lalu dimasukan kedalam tas.Alana berjalan keluar dari ruangannya dan langsung menghampiri Kinanti.


"Kinan, ayo kita makan siang bareng," ajak Alana yang melihat Kinanti keluar dari ruangannya.


"Baik nona," jawab Kinanti sambil tersenyum tipis


Mereka berjalan bersama keluar dari kantor. Setelah itu keduanya masuk ke mobil masing masing dan melajukannya menuju ke Restauran Dahlia.45 menit kemudian mereka kini sampai didepan Restauran.Alana dan Kinanti leluar dari mobil dan melangkahkan kakinya memasuki Restauran.Alana berjalan menghampiri kekasihnya yang sudah datang bersama Rudi.Kinanti berdecak sebal melihat keberadaan Rudi disampingnya.


"Nona Alana aku kira kita cuma makan siang berdua tapi ternyata," protes Kinanti sambil melirik sinis kearah Rudi.

__ADS_1


"Sudahlah Kinanti jangan protes," tegur Alana.


"Pelayan," panggil Alana


Pelayan langsung datang menghampiri mereka.Dia langsung memberikan buku menunya pada Alana dan juga Kinanti.Setelah menyebutkan pesanan mereka pelayan segera mecatatnya setelah itu pergi meninggalkan mereka.Alana melirik kearah Edward yang masih berwajah masam.


"Edward apakah kamu sedang datang bulan," celetuk Alana dengan asal.


Edward langsung melotot dan memberi tatapan tajamnya pada sang kekasih.Alana langsung terkekeh melihat reaksi yang ditunjukkan oleh Edward.Sementara Kinanti dan Rudi menahan ketawanya mendengar ucapan dari Alana.Pelayan kembali dan langsung menaruh pesanan mereka dimeja setelah itu dia segra pergi menjauh.


"Ayo Edward sayang kamu makan dulu dan simpan emosi kamu yang lagi datang bulan itu, "goda Alana.


Edward mendengus lalu dia menikmati makanannya begitu juga dengan Alana dan lainnya.Beberapa menit kemudian Mereka telah selesai makan.


"Nona Alana, Tuan Edward saya pamit pulang dulu," ujar Kinanti.


Kinanti mengangguk lalu dia berjalan keluar dari Restauran.Edward beralih menatap kearah Rudi dan dia merebut kunci mobil kekasihnya lalu memberikannya pada Rudi.


"Rudi kamu bawa mobil Alana kerumahnya oke," titah Edward


"Baik tuan, " jawab Rudi.


Edward menaruh uangnya dimeja lalu mereka bertiga pergi meninggalkan Restauran.Rudi melajukan mobil milik Alana terlebih dahulu. Sementara Edward dan Alana masuk ke dalam mobil dan Edward melajukannya dengan kenc


__ADS_1


Gambar Mobil Audi milik Edward


cr Pinterest


"Kita mau kemana honey? " tanya Alana bingung.


"Aku akan menghukummu," ujar Edward dengan datar.


"Menghukumku diatas ranjang ya," goda Alana sambil tersenyum manis.


Ckiit.. Edward mendadak memberhentikan mobilnya ditepi Jalan setelah mendengar ucapan kekasihnya.Dia langsung menoleh kearah Alana dengan tatapan tajamnya.


"Jangan menggodaku sayang jika tidak aku akan memberimu kenikmatan diranjang," bisik Edward dengan nada seraknya.


"Aku mau diberi kenikmatan sayang tapi saat kita sudah resmi menjadi pasangan dan ingat kita adalah kekasih palsu," tegur Alana.


Edward berdecih mendengarnya lalu dia melepaskan sabuk pengamannya.Setelah itu dia melepaskan sabuk pengaman kekasihnya dan mengangkat tubuh Alana lalu menaruhnya diatas pangkuannya.Alana langsung mengalungkan kedua tangannya dileher Edward.


"Lain kali hubungi aku oke karena aku mencemaskanmu sayang," ucap Edward


"Iya maafkan aku honey lain kali aku tidak akan mengulangnya lagi," balas Alana tersenyum tipis.


Edward mendekatkan wajahnya lalu cup.. dia mencium bibir kekasihnya tersebut dan dibalas oleh Alana.Semakin lama ciuman itu semakin panas hingga beberapa menit kemudian mereka langsung menyudahinya.


"Alana, you are mine dan aku tidak akan mmbiarkan pria lain menyentuhmu," ungkap Edward.

__ADS_1


"Yes i'm yours Edward sayang," balas Alana tersenyum manis


TBC


__ADS_2