
Btw mau berapa nih ektra partnya haha???
Happy Reading!
Cahaya matahari menyinari bumi dan sinarnya menembus celah gorden kamar pasangan suami istri Jackson dan Aline.
Setelah menyelesaikan olahraga pagi mereka di kamar mandi kini keduanya telah selesai berganti pakaian dan menganti sprei serta selimutnya.
"Papa emangnya enggak berangkat kerja? " tanya Mama Aline sambil tersenyum.
"Enggak Ma pekerjaan kantor sudah aku suruh Roby untuk menghandlenya. " jawab Jackson.
"Yuk ke luar kita lihat Kayla sudah mandi atau belum Pa. " ajak Mama Aline.
Mereka berdua ke luar dari kamar dan menuju ke kamar puteri mereka.Aline tersenyum melihat puterinya yang sudah tampil cantik.
"Ayo sayang kita turun. " ajak Aline pada Kayla.
Kayla tersenyum lebar dan menggandeng tangan mamanya lalu menuruni tangga diikuti Jackson yang mengekor di belakang.
Di Meja makan
"Kayla sayang mau mama buatkan susu untuk kamu? " tawar Mama Aline.
"Mau Mama. " jawabnya penuh semangat.
"Baiklah tunggu sebentar. " Aline langsung pergi ke dapur membuatkan susu untuk puterinya.
Jackson tersenyum simpul melihat sikap Laine yang benar benar berubah dan tak lupa puterinya yang sangat bahagia.
Tak lama kemudian Aline kembali dan memberikan segelas susu pada Kayla. Kayla menerimanya dengan senang hati lalu meneguknya hingga habis.
"Nah sekarang makanlah Sayang, udangnya udah mama pisahin karena kamu alergi
udang. " seru Mama Aline sambil tersenyum.
"Iya Mommy. " jawabnya dengan senyum sumringah sambil melahap makanannya.
Mereka bertiga sarapan bersama dalam suasana bahagia.
Tok tok tok suara bunyi pintu di ketuk
Pelayan segera membukakan pintu setelah itu masuklah seorang wanita paruh baya sambil membawa boneka.
__ADS_1
Mommy Alea berjalan mendekati putera dan menantunya.
"Halo cucu Oma yang cantik selamat pagi. " sapa Mommy Alea pada sang cucu.
"Pagi Oma. " senyum manis Kayla tunjukkan pada neneknya.
"Ini buat kamu sayang. " Mommy Alea langsung memberikan bonekanya dan diterima Kayla dengan senang hati.
Mommy Alea memperhatikan putera dan menantunya yang terlihat mesra membuatnya senang sekaligus lega melihatnya.
"Mommy akan mengajak Kayla ke taman samping mansion. " ucap Mommy Alea.
"Ayo Kayla sama Omma dulu mainnya
di taman. " ajak Mommy Alea.
"Iya Oma. "
Mommy Alea menggandeng tangan Kayla lalu ke luar dari mansion.Jackson menghampiri istrinya yang berada di dapur dan melingkarkan tangannya di pinggang sang istri.Aline sempat terkejut namun langsung menepiskan senyumnya kala tahu siapa yang tengah memeluknya saat ini.
Selesai dengan cuciannya Aline segera membalik tubuhnya lalu menatap suaminya sambil tersenyum.
"Kenapa Papa memandang mama seperti itu hemm. " cecar Aline.
"Tentu saja boleh Pa! Mama hanya ingin puteri kecil kita itu bahagia sekaligus ini sebagai penebusan kesalahan Mama pada Kayla. " sesal Aline.
Jackson tersenyum lega mendengar persetujuan istrinya.Dia dekatkan wajahnya lalu mengecup bibir istrinya sekilas setelah itu melepaskan pelukannya.
"Bagaimana kalau kita ke kamar lagi membuat adik untuk Kayla. Aku ingin melakukannya setiap hari karena baru kemarin kita bercinta setelah berbaikan. " ucap Jackson mengedipkan sebelah matanya.
"Baiklah Papa, Mama setuju asalkan Papa tidak jajan di luar. " ujar Mama Aline.
Jackson langsung membopong tubuh istrinya dan membawanya pergi dari dapur menuju me kamar mereka berdua.
Sementara di kediaman River
Selena menyandarkan kepalanya di bahu sang suami.Xander mendekapnya dari belakang dan sesekali mencium puncak kepala istrinya.
"Mansion kita terasa sepi ya Dad, Willy dan Qiana sepertinya betah bersama Silvia, auntynya. " kekeh Selena sambil tersenyum.
"Biarkan saja dulu mereka di sana sayang dan biar Silvia belajar menjadi seorang ibu mulai dari sekarang. " balas Xander.
Selena menatap suaminya dengan lekat begitu juga dengan Xander.Tak ada yang tahu siapa yang memulai kini kedua bibir mereka bertemu dan saling bertukar saliva.Selena memejamkan kedia matanya dan sedikit membuka bibirnya agar sang suami memiliki celah.
__ADS_1
Xander memagut bibir istrinya semakin dalam dan kini dia merapatkan tubuh mereka.Ciuman merekapun disudahi namun Xander beralih menciumi leher mulus sang istri.Selena meremas rambut Xander dan berusaha menahan desahannya.
Xander menghentikan aksinya tapi tangannya beralih membuka gaun istrinya hingga bagian atas tubuh Selena terpampang.
"Daddy hentikan anak anak kalau pulang bagaimana. " protes Selena.
Xander kembali membenahi pakaian istrinya semula setelah itu memasang wajah cemberutnya.Selena tersenyum geli melihat tingkah suaminya persis seperti anak anak. Diapun langsung duduk di pangkuan sang suami setelah itu membisikkan sesuatu pada Xander.
"Nanti malam setelah anak anak tertidur aku akan melayanimu sayang. " bisik Selena.
Wajah Xander kembali ceria mendengar bisikkan istrinya.Dia ciumi seluruh bagian wajah Selena setelah itu menenggelamkan wajahnya di belahan dada sang istri.Selena membiarkannya dan tetap mengelus kepala suaminya dengan lembut.
"Dasar manja. " cibirnya sambil tersenyum meledek.
Beberapa menit telah berlalu
Xander menjauhkan wajahnya dari dada sang istri setelah itu kembali menatapnya lekat.
"Sayang bagaimana kalau kita menambah satu anak lagi? " tanya Xander meminta pendapat istrinya.
Selena terdiam memikirkan permintaan suaminya barusan namun tak butuh lama diapun akhirnya mengangguk.
"Iya Daddy, Mommy setuju dan mau hamil lagi. "
"Memangnya Daddy sanggup kalau aku hamil dan ngidamnya aneh aneh. "
"Sanggup Mommy apapun Daddy akan berikan untukmu asalkan Mommy senang. " terangnya.
Selena tersenyum manis kearah suaminya sambil mengusap usap rahang Xander.Dia merasa bahagia mendengar penuturan suaminya yang menginginkan dirinya hamil lagi.
Tak lama kemudian Selena mengeluarkan sesuatu dari saku dressnya setelah itu memberikannya pada sang suami.Xander menerimanya dan menatap haru testpack di tangannya yang menunjukkan dua garis.Dia menatap sang istri dengan raut bahagianya.
"Jadi Mommy hamil lagi. " ucap Daddy memastikan.
"Iya Daddy dan usianya mungkin 4 minggu sebaiknya kita periksa ke dokter. " cetus Mommy Selena sambil tersenyum simpul.
Xander langsung mendekap rubuh istrinya dan bertubi tubi dia daratkan kecupan dikening Selena.Keduanya merasakan kebahagiaan yang berlipat lipat dalam keluarga kecil mereka.
"Sebaiknya kita beritahu Willy dan Qiana sayang serta keluarga besar kita. " ucap Xander dengan semangat menggebu.
"Iya Daddy. "
Mereka beranjak dari ruang tamu lalu ke luar. Setelah masuk ke mobil,Xander melajukannya meninggalkan halama mansionnya menuju ke rumah orang tua mereka.
__ADS_1
TBC