
Malam harinya kini Alana yang menyiapkan makan malam.Mereka berempat sudah berada di meja makan namun Nayla masih belum keluar dari kamarnya.
"Mommy, Daddy sebaiknya aku liat Nayla di kamarnya ya, " ucap Alana
"Iya Sayang coba kamu liat dulu, " ujar Mommy
Alana mengangguk lalu dia bergegas menuju ke kamar adiknya.Dia langsung menaiki tangga dan berjalan ke kamar Nayla.Sampai disana Alana langsung mengetuk pintunya tok.. tok.. tok
"Nayla, Ini aku Alana ayo kita makan malam bersama, " panggil Alana
Cklek Alana membuka pintu kamar Nayla dan dia langsung masuk ke dalam.Dia langsung mengerutkan dahinya melihat kamar Nayla kosong dan dia pergi ke kamar mandi namun nihil Nayla tidak ketemu.Alana memicingkan matanya melihat selembar kertas diatas meja lalu dia segera membukanya kemudian membacanya.
Dear Mommy dan Daddy
Maafkan aku ya Mom, Dad, Aku sering membuat kalian marah dan kecewa.
Aku akui aku sudah egois karena telah berani mengusir kak Alana dari Mansion namun hal itu aku lakukan karena aku merasa iri dengannya.
Dia memiliki segalanya dari perhatian mommy dan Daddy, Edward dan juga Nathan sampai sampai sahabatku Davin ikut membelanya.
Aku memiliki keluarga tapi terlihat tidak memiliki karena aku merasa sendirian di dunia ini.
__ADS_1
Hahaha.. hidupku memang miris dan aku hanya merasa menjadi bayang bayang kak Alana yang sempurna.Aku mencintai kak Nathan namun Kak Nathan masih mencintai Kak Alana dan tak berhenti menyerah.Hal itu membuatku terluka dan sakit hati berulang kali namun aku kekeh mempertahankannya.
Aku memang bodohkan Mom, Dad??
Sekali lagi maafkan aku Mommy, Daddy dan aku memutuskan pergi dari Mansion karena aku ingin menenangkan diriku.Please berikan aku waktu untuk sendiri dan ku mohon jangan mencariku.
***Dari Puteri kedua kalian
Nayla***
"Nayla, Kenapa kamu harus pergi Nay hiks hiks, " gumam Alana dengan lirih
"Mommy, Daddy, " ucap Alana sambil menangis sesegukan
"Kamu kenapa sayang kok menangis dan dimana adikmu Nayla? " tanya Mommy dengan panik
Alana memberikan suratnya pada mommy dan Mommy menerimanya.Dia segera membaca surat dari Nayla namun kemudian mommy ikut menangis setelah membacanya.
"Nayla pergi dari Mansion, Daddy, " ucap Alana
Daddy dan Edward terbelalak sekaligus terkejut mendengar ucapan dari Alana.Alana dan Mommy sedari tadi menangis hal itu membuat kedua pria mereka langsung berhambur memeluknya masing masing.
__ADS_1
"Ed, sebaiknya kita cari Nayla sekarang, " ucap Alana sambil menangis
"Iya Sayang kamu tenang dulu oke, " bujuk Edward
Edward beralih menatap kearah kedua orang tua Alana dan meminta izin pada mereka. Setelah itu mereka berdua keluar dari Mansion dan Edward melajukan mobilnya kencang.Sedangkan Mommy dan Daddy kini duduk diruang tamu dengan mommy berada dipelukan Daddy sambil menyebut nama Nayla.
"Kenapa Nayla Pergi Dad apakah dia tidak sayang sama kita berdua, " ucap Mommy dengan lirih
"Sst tenanglah Mommy jangan berbicara seperti itu oke.Doakan semoga Alana dan Edward bisa membawanya pulang, " ucap Daddy dengan tenang meskipun dia juga khawatir dengan keberadaan Nayla saat ini
Sementara di jalanan Nayla menyeret kopernya sambil berjalan kaki.Dia merasa kedinginan karena angin malam yang sedikit kencang menyapu kulitnya meskipun dia berpakaian tidak terlalu tipis.
"Apakah Mereka merasa kehilangan dan berusaha mencariku, " batin Nayla
"Sekarang aku harus pergi ke mana, " gumam Nayla dengan raut bingungnya
Nayla menghela nafas kasar lalu melanjutkan jalannya meskipun dia sudah kelelahan dan kakinya merasakan pegal.Dia melirik jam tangannya menunjukkan angka 07.30 malam. Dia meraih ponselnya dan menghubungi taksi dan beberapa menit kemudian taksi datang lalu Nayla masuk ke dalam taksi.Taksi langsung melaju dengan kencang dan selama didalam taksi Dia kembali mematikan ponselnya agar tidak ada yang bisa menghubungi dirinya.
TBC
jangan lupa vote like dan komen ya readerku sayang 😍😍😘😘
__ADS_1