Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Menahan Hasrat


__ADS_3

"Kita langsung pulang saja yuk sayang, " ujar Edward setelah keluar dari gereja.


"Iya Sayang terserah kamu, " jawab Alana sambil tersenyum.


Mereka langsung masuk kedalam mobil begitu juga dengan Davin dan juga Nayla. Didalam mobil,kedua tangan Edward dan Alana saling bersautan satu sama lain.


"Honey, Kamu mau honeymoon kemana? " tanya Edward penasaran pendapat istrinya.


"Ehm bagaimana kalau kita ke Maldives sayang, " ucap Alana sambil tersenyum manis


"Baiklah sayang kita akan hoenymoon disana," sahut Edward sambil tersenyum tipis.


Alana menanggapinya dengan senyuman manisnya hal itu tentu saja membuat Edward semakin jatuh cinta pada sang istri.Cup dia mencuri ciuman dibibir istrinya sontak membuat Alana terkejut dengan tindakan tiba tiba suaminya.


"Hubby, " rengek Alana sambil memasang wajah cemberut.


"Habisnya aku tak tahan melihat bibir tipismu yang seksi sayang, " ungkap Edward sambil terkekeh.


Alana mendengus lalu dia memalingkan wajahnya sontak membuat Edward tertawa kecil melihat istrinya ngambek karena ulahnya.Beberapa menit kemudian mereka sampai di halaman Mansion yang dibeli oleh Edward.


"Tuan Muda, Nyonya, kita sudah sampai, " ujar sopir dengan sopan.


Mereka berdua keluar dari mobil setelah itu berjalan memasuki Mansion.Sementara orang tua mereka memilih langsung kembali ke mansion masing masing.Alana berhenti melangkah begitu juga dengan Edward dan dia langsung menoleh kearah suaminya.


"Sayang,Aku mandi dulu ya soalnya sudah gerah ini, " ucap Alana sambil menatap wajah suaminya.

__ADS_1


"Bolehkah aku ikut mandi, " ucap Edward dengan jahil.


"Ck Mesum, " cibir Alana pada Edward, suaminya.


Alana langsung pergi meninggalkan suaminya dan bergegas menaiki tangga menuju ke kamar mereka.Sementara Edward memilih duduk di sofa ruang tamu sambil menunggu istrinya selesai mandi.Satu jam kemudian Edward bangkit dari duduknya dan pergi menuju ke kamar mereka diatas.


Sampai disana dia langsung masuk kedalam kemudian melepaskan toxedonya dan juga kemejanya hingga menampilkan dada bidangnya.Dia menghampiri istrinya yang tengah menyisir rambutnya di depan kaca lalu grep Edward merangkul pinggang istrinya dari belakang.


"Sayang kamu mau menggodaku hemm, " bisik Edward.


"Hubby, Siapa juga yang menggodamu, " protes Alana sambil meletakkan sisirnya diatas meja.


Setelah itu dia membalikkan tubuhnya menghadap kearah suaminya lalu dia mengalungkan tangannya di leher Edward. Sementara Edward menelan air ludahnya melihat penampilan istrinya yang sangat seksi.Cup Alana mencium bibir suaminya sekilas setelah itu dia menatap Edward dengan senyum manisnya.


"Sekarang kamu mandilah sana sayang, " ucap Alana sambil melepaskan tangannya dari leher sang suami.


Beberapa menit kemudian Edward keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit di pinggangnya.Dia segera mengambil celana panjang dalam lemari lalu memakainya. Setelah itu dia langsung memghampiri istrinya yang berada di balkon.


Sampai disana Edward berjalan dengan pelan lalu melingkarkan tangannya di pinggang ramping sang istri.Alana membiarkan suaminya memeluknya dari belakang namun dirinya mengerutkan dahinya merasakan tangan suaminya kini tengah melepaskan tali bathrobe merah mudanya.


"Sayang tanganmu di kondisikan, " protes Alana.


Edward terkekeh lalu dia membalik tubuh istrinya hingga mereka berhadap hadapan. Setelah itu dia melepaskan bathrobe berwarna merah muda yang di pakai istrinya.


__ADS_1


Penampilan Alana membuat Edward berkali kali meneguk ludahnya kasar.Dia langsung melemparkan bathrobenya ke sofa yang ada di balkon.Kemudian Edward membopong tubuh Alana lalu mereka duduk di sofa dengan Alana diatas pangkuannya.


Tangan kirinya berada di pinggang sang istri sementara tangan kanannya kini tengah membelai belahan dada Alana yang tertutup gaun sontak membuat Alana menahan nafas akan sentuhan tangan sang suami dibalik baju tipisnya.Alana kembali menatap wajah suaminya yang kini tengah dipenuhi gairah hal itu tentu saja membuatnya gugup dan mencoba menahan gairah didalam dirinya agar tidak bangkit.


"Sayang hentikan tanganmu, " ucap Alana mencoba menghentikan tangan suaminya yang kini berada di pahanya.


Edward mengabaikan ucapan istrinya tangannya semakin lama semakin menjamah daerah milik Alana tentu saja membuat Alana mendesah tanpa sengaja.Edward yang mendengarnya membuat nafsunya semakin memburu dan dia semakin menginginkan istrinya.


"Hubby hentikan ini masih sore oke, " tegur Alana sambil menahan tangan suaminya.


"Tapi Aku menginginkanmu honey, " ucap Edward dengan nada seraknya.


"Tahan hubby nanti malam saja oke please, " ucap Alana sambil memohon.


Edward menghela nafas kasar lalu mengangguk menyetujui permintaan istrinya. Alana tersenyum lega lalu dia turun dari pangkuan sang suami kemudian dia memakai kembali bathrobe nya.


Alana memperhatikan suaminya dan dia sebenarnya merasa kasihan dengan suaminya yang menginginkan diinya.Dia segera mengenggam tangan Edward lalu mengecupnya sekilas.


"Hubby tahan sebentar ya nanti malam aku akan memberikan hakmu, " ucap Alana dengan lembut.


"Iya Sayang Aku akan menahannya sampai nanti malam, " jawab Edward sambil tersenyum tipis.


Edward menarik pelan tubuh istrinya lalu dia merangkulnya dari samping.Alana langsung menyandarkan kepalanya didada bidang sang suami yang kini tengah bertelanjang dada.


TBC

__ADS_1


Jangan lupa VOTE ya guys....


__ADS_2