Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Ungkapan Cinta


__ADS_3

Matahari menyinari kamar Alana menembus celah celah gorden.Hal itu membuat Alana terusik lalu membuka matanya perlahan. Diapun terbangun dan duduk dengan tegak sambil sesekali menguap karena masih mengantuk.Alana turun dari ranjang dan berjalan menuju ke kamar mandi.


Beberapa menit kemudian Alana keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimononya dan dia berjalan menuju ke Lemari kemudian mengambil salah satu dress lalu memakainya.


"Oh ya Aku lupa hari ini hari minggu, " gumam Alana sambil menepuk dahinya pelan


Alana keluar dari kamarnya dan menuruni tangga.Dia melangkahkan kakinya menuju ke meja makan.Alana tersenyum melihat kehadiran Edward yang berbincang bersama kedua orang tuanya.


"Mertua dan calon menantu, " pikir Alana


Dia langsung duduk di sebelah Edward dengan senyum mengembang dibibirnya. Kedua orang tua Alana tersenyum tipis melihat puteri sulung mereka terlihat ceria.


"Edward kenapa pagi pagi kamu sudah di sini?" tanya Alana sambil menatap Edward


"Enggak papa aku cuma kangen sama kamu sayang, " ucap Edward sambil tersenyum


Alana tersipu mendengarnya hal itu tentu saja membuat Edward terkekeh.Merekapun sarapan bersama sambil mengobrol mengenai hubungan Alana dan Edward.Tak lama kemudian mereka selesai sarapan, Alana segera mengusap bibirnya dengan tisu.


"Alana sayang, Mommy dan Daddy akan menghampiri adikmu di hotel dan dimana alamatnya? " tanya Daddy


"Hotel xxx no 25 Daddy, " jawab Alana sambil tersenyum tipis


"Baiklah kalau begitu kami berangkat dulu ya sayang," ujar Mommy


"Kalian hati hati ya Mommy, Daddy, " ucap Alana

__ADS_1


Mommy mengangguk lalu mereka berdua pergi meninggalkan meja makan dan keluar dari Mansion.Alana menatap kepergian kedua orang tuanya, Edward yang melihatnya langsung mengenggam tangan wanitanya.


"Kamu jangan khawatir sayang orang tua kamu pasti berhasil membujuk adikmu untuk pulang, " ucap Edward dengan lembut


"Iya kamu benar sayang ya sudah kamu tunggu saja di ruang tamu aku mau mencuci piringnya ke dapur, " ujar Alana


Edward bangkit dari duduknya dan pergi ke ruang tamu.Sementara Alana membereskan meja makan dan membawa piring kotornya ke dapur.Sampai disana dia langsung mencuci piringnya dengan cekatan.Setelah selesai Alana menyusul sang kekasih yang berada di ruang tamu.Dia memperhatikan kekasihnya yang tengah sibuk dengan ponselnya hal itu membuat Alana semakin penasaran.


"Sayang ada kenapa kamu kok terlihat kesal?" tanya Alana


"Lisa dari kemarin mengangguku sayang, " ungkap Edward dengan nada datarnya


Alana langsung duduk di sofa di samping Edward sambil bersidekap dada.Entah kenapa dia merasa cemburu mendengar pernyataan dari kekasihnya.


"Jadi kemarin Edward bersama dengan Lisa," batin Alana dengan kesal.


"Sayang kamu kenapa kok diam saja sedari tadi? " tanya Edward


"Jadi kemarin kamu bersama dengan Lisa? " tanya Alana to thepoin


"Iya Kemarin malam dia datang ke Mansion dan makan malam bersami aku dan orang tuaku, " ungkap Edward dengan malas


Alana semakin kesal mendengar pengakuan dari Edward dan dia semakin cemburu.Dia bangkit dari duduknya hendak pergi namun Edward menahan tangannya.Edward langsung berdiri dan mendekati kekasihnya dan merangkul pinggang ramping sang kekasih.Dia terus memperhatikan wajah kekashnya yang kini tengah kesal padanya.


"Kamu kenapa sayang kok sepertinya kamu terlihat kesal?" tanya Edward

__ADS_1


"Aku enggak suka kalau kamu bersama dengan Lisa apalagi sampai balikan sama gadis itu, " ucap Alana dengan nada kesalnya


"Apakah kamu cemburu padaku dan mulai jatuh cinta padaku honey? " tanya Edward sambil tersenyum


Alana menghela nafas kasar mendengar pertanyaan Edwar.Diapun mengalungkan tangannya ke leher prianya tersebut lalu mendekatkan wajahnya dan cup Alana mencium bibir seksi Edward sekilas lalu melepaskannya.Dia memandang Edward dengan tatapan penuh kelembutan.


"Aku mencintai kamu Edward, " ucap Alana sambil tersenyum manis menatap Edward


Edward tersenyum lebar mendengar ungkapan cinta dari Alana yang selama ini dia tunggu tunggu.Sementara Alana merasa lega karena sudah mengungkapkan perasaannya pada Edward selama ini.Dia kembali menatap wajah tampan pria yang dia cintai tersebut.


"Aku selama ini menutupi perasaanku padamu Edward dengan sikap cuekku apalagi saat mantanmu itu datang.Aku merasa cemburu setiap kali kamu berdekatan dengan Lisa walaupun pertemuan kalian di sengaja ataupun tidak, " ujar Alana panjang lebar


Edward tersenyum mendengar penjelasan kekasihnya dan dia merangkul Alana dengan sangat posesif.Dia terus menerus menatap wajah kekasihnya sambil tersenyum tipis.


"Terimakasih sayang karena kamu membalas cintaku dan sekarang kamu dan aku saling mencintai satu sama lain jadi apapun yang terjadi aku akan selalu melindungi kamu, " ucap Edward dengan tulus


Mata Alana langsung berkaca kaca mendengar ucapannya karena dia sangat terharu atas ucapan dari Edward.Dia tidak menyangka akan dicintai dengan tulus oleh seseorang yang dia cintai.


"Terimakasih karena kamu telah mencintaiku sayang, I Love you," ucap Alana sambil mengelus rahang Edward


"Love you too, " balas Edward sambil tersenyum manis


Mereka saling mendekatkan wajah mereka kemudian bibir keduanya saling menempel. Edward dan Alana saling berciuman dengan lembut dan penuh dengan cinta.Mereka meluapkan perasaan bahagia mereka yang kini tengah keduanya rasakan saat ini. beberapa menit kemudian mereka menyudahi ciuman mereka karena Alana membutuhkan pasokan oksigen.


"Sebaiknya kita kembali duduk lagi sayang, " ajak Edward

__ADS_1


"Huum, " gumam Alana


Mereka kembali duduk disofa dengan posisi Alana menyandarkan tubuhnya di tubuh Edward dan Edward langsung memeluknya dari samping.Keduanya saling bercerita dan saling menggoda satu sama lain hingga sama sama tertawa bersama.


__ADS_2