Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
New Story Kamulah Takdirku


__ADS_3

Kini Selena dan Jackson pergi ke supermarket membeli susu ibu hamil. Dia memilih rasa cokelat dan Vanilla setelah itu membawanya ke kasir dan membayarnya.


"Ayolah Om kalau jalan jangan lelet kayak keong. " sembur Selena menatap kesal sahabat Daddynya tersebut.


"Memangnya Kamu enggak lihat apa aku bawa dua kantong belanjaanmu bawel. " balas Jackson dengan sengit.


Selena mendengus lalu ke luar dari supermarket kemudian membuka pintu membiarkan Jackson memasukkan belanjaannya.


Setelah itu Jackson langsung melajukan mobilnya meninggalkan tempat tersebut setelah keduanya selesai memasang sabuk pengaman masing masing.


Selama dalam perjalanan, Jackson melirik kearah Selena yang tengah memainkan ponselnya sambil cekikikan sontak membuat Jackson penasaran namun memilih diam.


"Oh Ya Om Jack bagaimana kalau om aku kenalkan sama ibunya temanku yang sudah janda. " tawar Selena beralih menatap Jackson yang sibuk menyetir.


"Tidak. " Jackson kembali menyetir mobilnya mengabaikan dengusan disebelahnya.


~(^з^)-♡


Tak lama kemudian akhirnya mereka sampai di mansion Selena. Keduanya ke luar dari mobil dan Selena membantu membawa belanjaannya. Setelah itu Selena dan Jack masuk ke dalam.


Jack menyerahkan belanjaannya pada Selena dan langsung pergi ke dapur sedangkan Jack kembali duduk di sofa ruang tamu.


"Oh ya Jackson kapan kamu akan menikah soalnya umurmu sudah sangat matang? " tanya Mommy Velly pada sahabat suaminya.


"Aku belum ingin menikah Vel dan lagian tadi puterimu menawariku menikah dengan ibu temannya Selena yang sudah janda. " ungkap Jackson kesal.


Hahahaha


suara tawa Daddy Nathan dan Mommy Velly menggema dalam ruangan mendengar cerita Jackson barusan. Jackson semakin kesal dengan dua sahabatnya tersebut. Tak lama kemudian Selena kembali dengan membawa minuman lalu meletakkannya di atas meja. Dia menyerahkan segelas susu pada sang Mommy.


"Ini Mommy minum dulu susunya. " ucap Selena sambil tersenyum.


"Terimakasih Selena sayang. " sambut Mommy dengan senyum hangatnya menerima segelas susu lalu meneguknya hingga tandas.

__ADS_1


Setelah habis mommy meletakkan gelas kosongnya di atas meja.Sedangkan Selena kembali duduk di sebelah Jackson.


"Oh ya Nathan ternyata tokcer juga juniormu nyatanya Velly kembali hamil diusia saat ini. " sindir Jackson.


Plak Selena menampar paha pria dewasa di sebelahnya dengan keras hingga membuat Jackson mendelik. Sementara Nathan tertawa laknat begitu juga dengan Velly melihat kelakuan puteri mereka yang bar bar.


"Om saring tuh mulut aku masih polos soal ucapan Om. " sembur Selena dengan nada jengkelnya.


"Ck sakit bocah dan apaan polos lagian umurmu sudah 20 tahun. " jawabnya dongkol.


Velly hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat perdebatan Jackson dan Selena. Sementara Nathan tertawa terpingkal pingkal melihat puterinya berdebat bersama sahabat dirinya.


"Kalian lama lama bisa cinta lho kalau debat terus. " ledek Mommy Velly.


"Mom, suruh si Om lajang itu untuk pulang disini bukan tempat penampungan pria dewasa jomblo. " sarkas Selena mengabaikan godaan sang mommy.


Merasa kesal Jackson menarik pinggang Selena merapat kearah tubuhnya. Kemudian cup bibirnya mendarat di bibir mungil Selena yang sedari tadi ngoceh. Nathan dan Velly melotot melihat tindakan sahabat mereka tersebut.


Selena memukul Dada Jackson untuk menghentikannya Namun jackson malah menahan tangannya dan memperdalam ciuman mereka berdua.


"Umh. " racau Selena sambil meremas rambut Jackson.


Tak lama kemudian Jackson menyudahi ciumannya kemudian mengusap bibir Selena yang tertinggal saliva mereka berdua. Selena langsung menghirup oksigen sebanyak banyaknya.


"Ish Om kenapa Om menciumku. " sungut Selena sambil mengerucutkan bibirnya.


"Uhuk uhuk. " dehem Nathan.


Selena menoleh dan tersenyum kikuk melihat orang tuanya tengah memperhatikan dirinya yang habis ciuman dengan Jackson. Sedangkan Jackson tersenyum menyeringai menatap kedua sahabatnya.


"Aku sungguh ketagihan dengan bibir puterimu Nath, Vel. " ujarnya santai.


"Dasar pria cabul. " maki Nathan pada sahabatnya.

__ADS_1


Cup Jackson kembali mencium singkat Selena di hadapan Nathan dan Velly. Nathan merasa geram dan kesal dengan sahabatnya yang memanfaatkan keadaan.


Jackson segera melepaskan rengkuhannya dan mencium kening Selena sekilas setelah itu tersenyum menatap Selena.


"Baiklah Gadis kecilku Aku pulang dulu oke. " pamitnya pada Selena.


"Iya Om Jack. " balasnya sambil tersenyum menutupi rona merah di pipinya.


"Mommy mertua dan Daddy mertua aku pamit dulu. " ledek Jackson sambil tersenyum puas.


Jackson pergi dari ruang tamu dan ke luar Mansion. Sepeninggal Jackson, Nathan mendengus keras melihat tingkah menyebalkan sahabatnya.


"Sudahlah Dad lagian yakinlah Jackson pasti bisa menjaga Selena puteri kita. " terang Mommy Velly.


"Iya Mommy dan kamu enggak boleh stres sayang ingat kamu tengah hamil. " ucapnya posesif.


Tok tok tok Suara pintu di ketuk dari luar


Selena langsung pergi ke depan lalu cklek membuka pintunya. Dia tersenyum lebar melihat kedatangan adiknya beserta kakek dan nenek mereka.


"Ayo masuk ke dalam Nek, Kek. " ajaknya dengan senyum mengembang di bibirnya.


Ketiganya masuk ke dalam dan Selena menutup pintunya kembali.Diapun memeluk adiknya kemudian beralih pada kakek dan neneknya yang masih tampak bugar.


"Kakek sangat merindukanmu cucuku yang cantik. " ucap Kakek Max.


"Kek, Jangan puji kak Selena bisa bisa dia besar kepala. " sahut Leon dengan wajah meledek.


"Adik menyebalkan. " dengusnya berjalan melewati Leon yang menertawakan dirinya.


Mereka semua langsung pergi ke ruang tamu mengobrol bersama dan canda tawa menghiasi pertemuan mereka.


TBC

__ADS_1


__ADS_2