Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Terpesona


__ADS_3

"Humm tapi jika kamu balikan sama mantan kamu bagaimana?" tanya Alana sambil menatap intens Edward.


"Enggak akan sayang hanya kamu yang aku inginkan," elak Edward.


"Baiklah aku pegang janjimu honey," ucap Alana sambil mengedipkan matanya


Alana turun dari pangkuan Edward dan kembali duduk dikursinya.Edward hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kekasihnya itu namun dia sangat menyukai sikap Alana yang ceria ini meskipun menyebalkan.


.


Edward kembali melajukan mobilnya menuju ke kediaman keluarga Rajendra.45 menit kemudian mereka telah sampai didepan Mansion keluarga Rajendra. Mereka berdua keluar dari mobil dan masuk kedalam Mansion.Edward melingkarkan tangabnya dipinggang sang kekasih dan mereka melangkahkan kakinya menuju ke ruang tamu.Keduanya langsung duduk disofa dan orang tua Alana yang melihatnya ikut tersenyum sumringah.


"Sore tante, Om, " sapa Edward sambil tersenyum tipis.


"Sore juga nak Edward, " balas Mommy sambil tersenyum.


"Aku ke kamar dulu ya, " pamit Alana.


Alana kembali berdiri dan pergi meninggalkan ruang tamu.Dia langsung menaiki tangga menuju ke kamarnya.Cklek Alana membuka pintu kamarnya lalu masuk kedalam.Dia langsung meletakkan tasya dimeja Rias setelah itu pergi ke kamar mandi.30 menit kemudian Alana segera mandi lalu mengambil casual dress berwarna merah lalu memakainya.



casual dress Alana.


cr. Pinterest


Setelah itu dia mengambil ponselnya lalu keluar dari kamar dan menuruni tangga.Alana melangkahkan kakinya menuju ke ruang tamu dan sampai disana dia langsung duduk disebelah Edward.Edward tersenyum melihat penampilan kekasihnya yang sederhana namun membuatnya terpikat.


"Kamu sangat cantik Al," puji Edward sambil memandang wajah kekasihnya.

__ADS_1


Alana langsung merona mendengar pujian dari kekasihnya.Dia langsung menyembunyi kan wajahnya kedada bidang Edward.Edward terkekeh melihat tingkah malu malu kekasihnya.Semua orang ikut bahagia melihat kedekatan antara Alana dan Edward terutama Nayla.


"Andaikan aku dan kak Nathan seperti Kak Alana dan Kak Edward pasti aku akan sangat bahagia," batin Nayla.


Nayla tersenyum melihat kakaknya yang tengah bermanja pada Edward.Dia merasa iri sekaligus ingin merasakan rasanya dicintai oleh orang yang dia cintai.Edward melirik arlojinya menunjukkan angka 04.00 sore.


"Oh ya Alana tadi asisten Edward memberikan kunci mobilmu pada mommy ini," ucap Mommy sambil menyerahkan kunci pada puterinya.


Alana langsung menerima kuncinya lalu memasukannya kedalam saku.Drt..drt.. ponsel Edward tiba tiba berbunyi dan dia langsung meraihnya dari dalam sakunya.


"Halo mommy ada apa? " tanya Edward


"Kamu dimana sayang? " tanya Mommy Raissa penasaran.


"Aku saat ini ada diMansion keluarganya Alana,Mommy, " jawab Edward tersenyum tipis.


"Baiklah Mommy aku akan bilang padanya bye Mom," jawab Edward singkat.


Tut..Edward mematikan sambungannya lalu dia memasukan kembali ke dalam saku jasnya.Setelah itu dia kembali menatap semua orang secara bergantian dan dia fokus menatap Alana.


"Sayang mommyku menyuruh kamu untuk menginap dimansion kami malam ini," ucap Edward dengan lembut.


Alana beralih menatap kearah orang tuanya meminta persetujuan mereka.Kedua orang tuanya mengangguk hal itu membuat Alana tersenyum tipis.Dia kembali menatap kekasihnya sambil tersenyum.


"Baiklah aku setuju Edward tapi kamu jangan berbuat macam macam padaku," gertak Alana dengan tatapan tajamnya.


"Oke oke nona galak," balas Edward sambil terkekeh.


"Aku ganti baju dulu ya sayang, " ucap Alana dengan lembut.

__ADS_1


"Jangan lama lama ya," tegur Edward.


Alana mengangguk lalu dia pergi meninggalkan ruang tamu.Dia menaiki tangga menuju ke kamarnya yang ada disebelah kiri.30 menit kemudian Alana menuruni tangga dan menghampiri keluarganya.



Pakaian yang dipakai Alana


Cr pinterest


"Mommy, Daddy kami pergi dulu ya," pamit Alana pada kedua orang tuanya.


"Hati hati sayang," tegur Mommy


"Tentu saja mommy dan Nayla aku pergi dulu ya," pamit Alana pada sang adik


Nayla tersenyum tipis lalu menganggukkan kepalanya.Edward langsung berdiri kemudian dia mengandeng tangan Alana meninggalkan ruang tamu.Mereka berdua keluar dari mansion dan disana Edward masih melirik kearah Alana dengan tatapan penuh dambanya.


"Sayang kamu kenapa kok melamun?" tanya Alana.


"Kamu sangat cantik sayang memakai pakaian apapun," ungkap Edward sambil tersenyum.


"Gombal sayang sebaiknya kita berangkat sekarang, " tegur Alana.


Edward dan Alana masuk kedalam mobil kemudian Edward melajukan mobilnya dengan lecepatan sedang.


TBC


jangan lupa like, vote dan komen ya

__ADS_1


__ADS_2