Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Sikap Alana berubah


__ADS_3

Alana menaruh ponselnya kembali diatas meja.Sementara Nayla menuruni tangga dan menghampiri kakaknya yang ada diruang tamu.Diapun langsung duduk disebelah Alana dan memperhatikannya dengan intens.


"Ada apa Nayla kenapa kamu menatapku seperti itu?" tanya Alana


"Apakah kakak sudah memiliki kekasih?" tanya Nayla dengan hati hati


"Bukan urusanmu jadi jangan tanya lagi masalah pribadiku lebih baik urus saja masalahmu sendiri," ujar Alana sinis


Deg..Nayla terkejut mendengar nada bicara kakaknya yang terdengar sinis.Mommy datang menghampiri mereka sambil membawa minuman lalu meletakkannya diatas meja dan disusul Daddy.Setelah itu Alana kembali membaca majalahnya dang mengabaikan keberadaan adiknya.


"Lana, ayo diminum dulu tehnya sayang," ucap Mommy dengan lembut


"Iya mommy," jawab Alana singkat


Alana langsung menyeruput tehnya dengan pelan pelan setelah itu dia menaruhnya kembali diatas meja.Daddy menatap puteri sulungnya sambil menghela nafas lalu kembali tersenyum hal itu membuat Alana bingung.


"Alana besok kamu akan Daddy angkat menjadi ceo diperusahaan kamu setujukan nak?" tanya Daddy


"Iya Daddy aku setuju," ujar Alana sambil tersenyum

__ADS_1


Daddy tersenyum sumringah mendengar persetujuan dari puteri sulungnya.Alana melirik jam tangannya menunjukkan angka 04.00 sore.Dia melirik kearah adiknya yang sedari tadi hanya diam lalu dia kembali menatap orang tuanya.Mommy dan Daddy meperhatikan kedua puteri mereka yang saling diam dan tidak terlihat akrab


"Alana apakah kamu dan adikmu Nayla ada masalah sepertinya kalian hanya diam dan tidak saling menyapa?" tanya Mommy dengan lembut


"Aku hanya memperingati Nayla agar jangan ikut campur dengan urusan pribadiku Mommy karena aku tidak suka," ujar Alana datar


"Apalagi disangkut pautkan dengan Jonathan dan jika dia masih membahasnya lagi aku akan pindah dari Mansion ini," ujar Alana serius.


Semua orang terkejut mendengar ucapan Alana yang terdengar sangat serius itu. Sementara Alana kembali menyeruput tehnya hingga habis.


"Daddy sebaiknya kita membahas perusahaan dan ayo bicarakan diruang kerja Daddy," ujar Alana mengalihkan pembicaraan


"Iya Nak ayo," balas Daddy tersenyum tipis


"Mommy, kenapa kak Alana berubah Mom?" tanya Nayla sambil berkaca kaca


"Kenapa sayang apakah kamu merindukan kakakmu yang memanjakanmu seperti dulu.Apalagi sampai dia mengorbankan perasaannya demi kebahagiaan kamu sayang lalu kamu masing kurang apalagi?" tanya Mommy sambil menatap tajam puteri keduanya


Nayla langsung terdiam mendengar ucapan dari sang mommy.Sementara mommy menghela nafas kasar melihat sikap diamnya puteri keduanya tersebut.

__ADS_1


"Jadi jangan tanyakan hal hal yang membuat kakakmu marah dan dia juga pasti sudah menemukan kebahagiaannya sendiri sayang," tegur Mommy


"Minum dulu minuman kamu sayang," ujar Mommy


Nayla mengangguk lalu diapun langsung meyeruput minumannya hingga habis.Satu jam kemudian Alana dan Daddy keluar dari ruang kerja sang Daddy.Mereka kembali duduk diruang tamu dan Alana memeriksa ponselnya namun tidak ada pesan masuk.


Sementara di Mansion Keluarga Stefanus mereka kini tengah menonton tv bersama diruang tamu.


Mommy Maureen memperhatikan putera sulungnya yang terlihat murung hal itu membuatnya menghela nafas kasar.


"Nathan, mommy mohon bukalah hatimu untuk Nayla nak," bujuk Mommy Maureen


"Aku belum bisa membuka hatiku untuk Nayla mommy," ujar Jonathan


"Tapi sayang kamu harus moveon nak dan apakah kamu tidak kasihan melihat Nayla yang selalu menangis ketika kamu menolaknya," ujar Mommy


Jonathan langsung terdiam mendengar penjelasan dari sang mommy.Sementara Daddy dan Kiara terus memperhatikan Nathan yang terdiam.


tbc

__ADS_1


ps. Jangan lupa like, vote , rate dan komen


jangan lupa favoritkan ya


__ADS_2