Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Persiapan honeymoon


__ADS_3

Mereka beranjak keluar dari pemakaman dan masuk ke mobil lalu Davin melajukannya dengan kecepatan sedang.


"Sayang, Kita pindah rumah ya? " tanya Davin tiba tiba.


"Memangnya kamu sudah beli apartemen? " tanya Nayla dengan raut penasaran.


"Sudah sayang tinggal kita tempati saja soalnya apapun keperluan kita di sana sudah ada semua. "


"Kita bicarakan sama orang tua kita kalau perlu ajak Mama Riana tinggal bersama kita Hubby. "


"Oke. " Davin kembali fokus menyetir mobilnya sedangkan Nayla memilih menatap jalanan.


Selang beberapa menit kemudian mereka kini sudah tiba di mansion keluarga Nayla. Keduanya segera keluar dari mansion dan Davin merangkul pinggang istrinya lalu masuk ke dalam bersama sama.


🌷 Di ruang tamu 🌷


Mama Riana tersenyum melihat putera dan menantunya telah kembali pulang.Segera saja Nayla mengenggam tangan ibu mertuanya dengan lembut.


"Ma, Aku dan Davin sepakat ingin tinggal di mansion yang di beli sama Davin dan juga Mama Riana bagaimana Ma? " tanya Nayla sambil tersenyum.


"Iya Sayang Mama mau tinggal bersama kalian berdua. " jawab Mama Riana tersenyum tipis.


Davin segera memeluk wanita paruh baya tersebut begitu juga dengan Nayla setelah itu mereka melepaskan diri.Mommy dan Daddy ikut tersenyum melihat ketiganya.


"Memangnya kalian mau pindah kapan Vin? " tanya Mama Riana pada sang putera


"Besok Mama dan nanti malam menginaplah di sini lagi ya Ma. " pinta Davin.


"Iya Nak. "


Davin merasa lega mendengarnya lalu Nayla bangkit dari duduknya dan pergi ke dapur.


beberapa saat kemudian


Nayla kembali dengan membawa nampan berisi minuman lalu menaruhnya di atas meja setelah itu dia duduk di sebelah suaminya.


Mama Riana segera mencicipi minuman yang dibuatkan oleh menantu tercintanya setelah puas mengembalikkannya diatas meja.

__ADS_1


"Terimakasih sayang atas minumannya. " seru Mama Riana sambil tersenyum memandang Nayla.


"Sama sama Mama. "


Mama Riana melirik arlojinya setelah itu memandang Davin dan Nayla secara bergantian.


"Mama mau pergi ke butik dulu ya sayang. "


"Ya sudah Aku temani saja Riana. " sahut Mommy Keyla.


Mama Riana mengangguk lalu kedua wanita paruh baya tersebut pergi dari ruang tamu dan keluar dari Mansion.


Setelah kepergian kedua mommy mereka, Nayla segera menyandarkan kepalanya di dada bidang Davin.Daddy Arsa yang melihatnya pun langsung tersenyum melihat sikap manja puterinya.


"Daddy kok enggak ikut mommy pergi ke butik Mama Riana? " tanya Nayla.


"Enggak sayang soalnya kedua mommy kamu itu pasti akan lama dan Daddy paling malas kalau menunggu lama. " sahut Daddy.


Nayla tertawa kecil mendengar ucapan Daddynya begitu juga dengan Davin. Sedangkan Daddy memilih membaca surat kabar menghilangkan kebosanannya.


"Tiba tiba Aku kangen sama keponakan cantikku Tiara lagi apa ya dia. " cetus Nayla


Nayla mengangguk lalu kembali bermanja manja dengan sang suami.


Beberapa saat kemudian


Mommy Keyla dan Mama Riana sudah kembali ke mansion dan mereka langsung duduk di sofa karena merasa kelelahan.Nayla tersenyum melihat kedua ibunya sudah kembali pulang.


"Oh ya Ma, kapan kapan bolehkah aku mampir ke butik Mama? " tanya Nayla.


"Boleh dong sayang. " sambut Mama Riana sambil tersenyum hangat.


"Semuanya Aku ke kamar dulu. " Mommy Keyla beranjak dari duduknya dan pergi dari ruang tamu.


"Daddy Ikut Mom. " Daddy langsung menyusul istrinya ke kamar mereka.


Sedangkan Nayla dan Davin langsung tertawa melihat tingkah Daddy Arsa barusan.Mama Riana hanya bisa menggelengkan kepalanya namun tetap tersenyum.

__ADS_1


"Daddy enggak ingat umur apa ya. "


"Nayla sayang jangan begitu nak lagian Daddy kamu pasti sedang menggoda mommy


Keyla. " tandas Mama Riana sambil tersenyum.


"Mama ke kamar dulu ya. "


Davin mengangguk dan dia memperhatikan punggung Mamanya yang menjauh setelah itu kembali menciumi wajah sang istri. Sontak membuat Nayla terkikik geli dengan tingkah laku suaminya.


"Sayang nanti malam Aku minta jatahku ya. " goda Davin sambil tersenyum nakal kearah Nayla.


"Iya Iya Dasar mesum. "


Davin tersenyum menyeringai kearah istrinya hal itu tentu saja membuat Nayla sebal namun ikut tersenyum melihat tingkah sang suami.


"Oke selama kita honeymoon sekaligus liburan di Paris kita harus sering sering bekerja ekstra agar kamu cepat hamil


sayang. " ujar Davin sambil tersenyum menatap wanitanya.


Cup Nayla langsung mencium sekilas bibir suaminya agar berhenti membahas membuat anak karena dia merasa sangat malu.Setelah itu Dia menjauhkan wajahnya dan kini pipinya memerah seperti tomat.Davin yang melihat rona merah di pipi istrinya langsung terkekeh geli.


"Kenapa sayang Kamu malu ya membahas percintaan kita di atas ranjang. " goda Davin dengan jahil.


"Berhentilah menggodaku sayang aku malu. " rutuk Nayla.


Nayla segera menduselkan wajahnya di dada bidang Davin yang terbalut kaos.Davin tersenyum dan dia memeluk istrinya dari samping.


"Love you My Wife. " bisiknya.


"Love you too My Husband. " balas Nayla dalam pelukan sang suami.


Davin PoV


Terimakasih ya Papa karena Papa mengirimkan gadis cantik seperti Nayla dan kini dia telah menjadi istriku yang sangat kucintai dan calon ibu dari anak anakku juga menantu papa.Papa pasti melihat kami dari atas sana dengan raut bahagia.


Doakan ya Pa semoga Davin menjadi pria yang setia pada istrinya sama seperti Papa kepada Mama.Davin juga Mama sangat merindukan kamu Papa.

__ADS_1


TBC


jangan lupa seperti biasa tinggalkan like vote dan komen setelah baca ya


__ADS_2