Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Pesta


__ADS_3

Malam harinya Dikamar Alana dia sedang bersiap siap.Dia memakai gaun berwarna merah dengan tali spaghetti.Sekarang kini dia tengah merias wajahnya dengan make up yang tak terlalu tebal.Selesai make up dan menata rambutnya, Alana meraih tas kecil lalu ke luar dari kamar begitu juga dengan Nayla yang keluar dari kamarnya.Mereka berdua menuruni tangga menghampiri ke dua orang tua mereka.


"Mommy, Daddy ayo kita berangkat sekarang," ucap Alana sambil tersenyum


"Iya nak tapi biar Daddy yang menyetir oke kamu dan Nayla dibelakang," ujar Daddy


Alana tersenyum lalu mengangguk.Mereka semua berjalan keluar dari mansion dan Nayla menutup pintunya.Setelah itu langsung masuk kedalam mobil dan Daddy langsung melajukannya kencang.45 menit kemudian mereka sampai disebuah rumah mewah. Mereka berempat segera keluar dari mobil dan berjalan memasuki rumah tersebut.


"Dad,Aku dan Nayla tunggu disini saja ya," ucap Alana.


"Baiklah Daddy dan mommy pergi menemui teman kolega dulu ya nak," ujar Daddy


Alana tersenyum lalu mengangguk mengiyakan ucapan Daddynya.Daddy dan Mommy pergi menghampiri temannya Henry yang sedang berbincang dengan sahabatnya. Sementara Alana dan Nayla menatap jengah pestanya yang menurut mereka membosankan.


"Kak bosan banget dengan pestanya karena kalau bukan teman kolega Daddy lebih baik aku dimansion saja sambil nonton drakor," bisik Nayla


"Sabar ya Nay," balas Alana tersenyum tipis


Sementara mommy dan Daddy mengajak koleganya Henry menemui ke dua puteri mereka Alana dan Nayla.


"Henry mereka berdua adalah puteriku," ucap Daddy sambil tersenyum


"Puteri puterimu sangat cantik ya dan sepertinya puteraku cocok dengan salah satu diantara kedua puterimu Arsa," ujar Henry


Seorang pria tampan dan dewasa berjalan menghampiri mereka.Henry tersenyum melihat kedatangan putera tunggalnya tersebut.Alana menatap pria tersebut dengan tatapan datarnya begitu juga dengan Nayla.


"Ada apa Papa? " tanya pria tersebut

__ADS_1


"Ini namanya Om Arsa dan sebelahnya istri Om Arsa bernama Keyla juga kedua puteri mereka," ujar papa Henry


"Malam Om Arsa, malam tante Keyla nama aku Evan," sapa Evan tersenyum tipis


"Selamat malam nak Evan," balas Daddy sambil tersenyum


Evan beralih menatap Alana dan Nayla secara bergantian.Dia menatap keduanya sambil tersenyum terutama terhadap Alana.


"Hai namaku Evan," sapa Evan sambil mengulurkan tangannya ke arah Alana


"Aku Alana dan ini adikku Nayla," jawab Alana tersenyum tipis sambil menjabat tangan Evan


Alana melepaskan jabatan tangannya dengan Evan.Lalu mereka berbincang bersama sesekali Evan melirik kearah Alana.Nayla yang mengetahuinya pun langsung berdehem dengan keras.


"Ehem," gumam Nayla


Evan hanya beroh ria mendengar pengakuan Nayla mengenai Alana.Alana terkekeh melihat tingkah adiknya yang menjahili Evan.Evan langsung meninggalkan keduanya menuju ke arah orang tuanya.


"Termakasih atas kehadirannya para tamu undangan yang terhormat.Saya mengadakan pesta ini untuk menyambut kepulangan putera tunggak saya ini," ujar Papa Henry sambil merangkul Evan


"Selamat malam semuanya nama saya Evan Ardiansyah, putera tunggal dari Henry Ardiansyah," sapa Evan tersenyum tipis


Dari kejauhan Alana memperhatikannya sesekali Nayla melirik kearah sang kakak.Dia menyenggol Alana hingga membuatnya menoleh.


"Ingat ya kak Alana kakak sudah memiliki kak Edward," bisik Nayla dengan pelan


"Ck iya iya kakak tahu dasar bawel," ledek Alana

__ADS_1


Dua jam kemudian pesta pun sudah selesai Mommy dan Daddy menghampiri kedua puterinya tersebut diikuti Henry dan puteranya Evan.Daddy Arsa memeluk sekilas Henry temannya lalu melepaskannya.


"Baiklah kami pamit pulang dulu ya Henry," ucap Daddy Arsa


"Iya Arsa kalian hati hati ya," tegur Henry


"Papa aku akan mengantar Alana dan Nayla pulang," ucap Evan


Papa Henry mengangguk menyetujui permintaan puteranya.Mereka semua berjalan keluar dari rumah Evan.Evan menghampiri Alana dan juga Nayla.


"Biarkan aku mengantarkan kalian Nayla, Alana," tawar Evan


"Kamu antar Nayla saja ya Van oke," ucap Alana sambil melirik adiknya tengah melotot


Alana masuk ke mobil Daddynya dan Daddy langsung melajukan mobilnya meninggalkan Nayla dan Evan berdua.Nayla berdecak sebal dengan kelakuan kakaknya yang menjahilinya.


"Ayo masuk gadis galak," ujar Evan


Nayla mendengus lalu dia masuk ke mobil diikuti Evan.Evan langsung melajukannya dengan kecepatan sedang.Didalam mobil Evan melirik Nayla yang kini tengah memainkan ponselnya.


"Kak Alana awas kau," ancam Nayla kesal


"Selamat berduaan dengan pria tampan adikku sayang," jawab Alana


Nayla memilih tidak membalas pesan kakaknya.Setelah itu dia langsung memasukkan ponselnya kedalam tasnya. didalam mobil baik Evan atau Nayla hanya larut dalam pikiran masing masing


tbc

__ADS_1


__ADS_2