Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
New Season Kamulah takdirku


__ADS_3

Aline hanya bisa bersabar akan sikap dingin Jackson padanya.Namun Dia tetap bahagia karena mendapatkan dukungan dari Mommy Alea dan Vivian keluarga Jackson.


Jackson langsung pergi begitu saja dari ruang tamu tanpa mengatakan apapun pada Aline, Mommy Alea dan Vivian.Vivian berdecak melihat tingkah sang kakak yang tanpa pamitan.


"Maafkan sikap kakakku kak Aline. " sesal Vivian.


"Iya Vian enggak papa kok. " sahut Aline tersenyum santai.


"Sebaiknya kalian istirahat hari sudah malam. " tegur mommy Alea.


Mereka bertiga pergi ke kamar masing masing untuk beristirahat.


Sementara di kamarnya


Jackson memegangi dan menatap kalung yang dilemparkan Selena padanya dengan tatapan sendu.Setelah itu memasukkannya ke dalam laci dan kini dirinya berbaring di atas ranjang kemudian tertidur.


🍁🍁


Pagi harinya Selena serta kakek dan neneknya sudah kembali ke Jakarta begitu juga dengan Xander menggunakan jet pribadi Xander.


Selena memeluk orang tuanya secara bergantian dan melihat perut mommynya yang terlihat menonjol sekarang.Mommy Velly sangat senang puteri sulungnya telah kembali ke Jakarta.


Tap tap tap suara langkah kaki membuat Selena dan orang tuanya menoleh.Selena nampak terkejut namun tetap tersenyum melihat kehadiran Xander yang kini duduk di sebelahnya.


"Selamat pagi Om, Tante saya Xander temannya Selena. " sapa Xander.


"Pagi juga nak Xander. " balas Mommy dengan ramah.


"Selena sayang ajak Xander ke luar dan mengobrol berdua. " ujar Mom.


"Iya Mom ayo X kita ke luar. " ajak Selena pada Xander.


Xander dan Selena pergi dari ruang tamu dan ke luar mansion.Keduanya berjalan memuju ke taman belakang dekat kolam ikan.

__ADS_1



Selena menatapnya dengan raut serius sedangkan Xander dengan senyumannya yang khas membuat para gadis terpesona.


"Oh ya X maukah kamu menemaniku di acara pernikahan Jackson dan Aline. " pinta Selena dengan sedikit ragu.


"Memangnya kamu sudah siap mengucapkan selamat pada mereka sedangkan hatimu masih terkoyak patah hati. " ucap Xander.


Selena terdiam mendengar pernyataan Xander barusan.Sejujurnya Dia masih sakit hati namun kini Dia berusaha merelakan dan melepaskan cinta pertamanya demi wanita lain.Xander berjalan mendekat lalu memegangi bahu Selena dan menatapnya lekat.


"Jika kamu belum siap lebih baik jangan datang ke sana. " tegur Xander.


"Aku siap kok X. " balasnya tersenyum tipis.


"Baiklah kalau begitu aku akan menemanimu ke pestanya. " sambung Xander tersenyum tipis.


"Terimakasih ya Xander. "


Xander meraih tangan Selena kemudian mengenggamnya dan pergi bersama meninggalkan taman.


"Kita mau ke mana sih X kok masuk ke mobil? " tanya Selena bingung ketika mereka masuk ke dalam mobil Xander.


Di halaman depan Xander melajukan mobilnya ke luar dari mansion dan membelah jalanan. Selena semakin dibuat penasaran dengan tujuan mereka saat ini.


"Nanti kamu pasti akan tahu kok. " jawab Xander.


Selena hanya pasrah dan memilih diam hingga beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di sebuah panti asuhan.Keduanya langsung turun dari mobil dan Xander kembali memggandeng tangan Selena.


"Kita temui anak anak mereka pasti akan sangat menyukai kehadiranmu. " ucap Xander.


"Baiklah ayo. " jawab Selena dengan penuh semangat.


Mereka berdua langsung pergi menemui anak anak panti yang kini tengah bermain di halaman.Melihat kedatangan Xander anak anak langsung menghampirinya.

__ADS_1


"Halo om Xander. " sapa anak anak.


"Halo juga kenalkan ini kak Selena teman Om. " ujar Xander.


"Hai kak Selena. "


Selena menanggapinya dengan senyuman manisnya kemudian menghampiri anak anak dan mengusap kepala mereka.Xander tersenyum tipis melihat kedekatan Selena dan anak anak.Selena kembali berdiri dan berdiri di samping Xander.


"Mereka sangat lucu dan pintar ya X. " ujar Selena sambil tersenyum.


"Iya Selena kamu benar. " balas Xander sambil menatap kearah Selena yang tersenyum.


Selena hanya tersenyum kikuk ketika tatapannya dengan Xander bertemu membuatnya sedikit salah tingkah.seorang anak perempuan berlari menghampiri Selena dan Xander.


"Kak Selena kita main yuk kak. " ajak Rumi.


"Eh iya sayang ayo. " jawab Selena mengenggam tangan Rumi dan menjauh dari Xander.


Kepergian Selena tak luput dari pandangan Xander yang menatap Selena penuh arti.Diam diam sudut bibirnya terangkat tanpa ada yang mengetahuinya.


"Dia sudah pantas menjadi seorang ibu dari anakku kelak mungkin. " pikir Xander.


Xander menggelengkan kepalanya menghapus pemikiran konyolnya barusan tentang Selena. Dia mengeluarkan ponselnya kemudian menghubungi asistennya.


"Apa ada masalah dengan perusahaan Sam? " tanya Xander tegas.


"Baik baik saja kok boss aman terkendali. " sahut Samuel.


"Hmm. " Xander memutus sambungannya terlebih dahulu dan menyimpannya kembali dalam saku.


Melirik arlojinya sekilas setelah itu Xander menemani anak anak lain bermain di halaman. Canda dan tawa menghiasi wajah mereka membuat Xander sangat bahagia melihatnya.


TBC

__ADS_1


__ADS_2