Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Memaafkan


__ADS_3

Saling memaafkan dan membuang ego kita yakinlah akan membuat hatimu merasa lega karena mampu mengurangi beban di hatimu yang kamu pendam sendiri.


 


~ Author Ayu ~


 


Edward kini tengah menaruh kepalanya diatas pangkuan kekasihnya dan Alana mengelus kepalanya dengan lembut.Edward menatap Alana dengan pandangan penuh cinta begitu juga dengan Alana.Beberapa menit kemudian Alana menghentikan usapannya dan kini tengah memikirkan sesuatu hal itu tentu saja membuat Edward menatapnya bingung.Dia bangun dan duduk dengan tegap kemudian mengenggam tangan kekasihnya sontak hal itu membuat Alana menoleh.


"Kamu sedang memikirkan apa sayang?" tanya Edward penasaran.


"Aku kepikiran dengan Nayla, Edward dan sudah satu bulan dia meninggalkan mansion dan aku tak tahu dia sekarang ada dimana? " tanya Alana dengan lirih.


"Sayang percayalah adikmu pasti baik baik saja sekarang, " bujuk Edward.


Mommy dan Daddy merasa kasihan dengan puteri sulung mereka itu yang mencemaskan keberadaan Nayla namun mereka memilih diam karena keduanya sudah berjanji pada Nayla untuk tidak memberitahukan keberadaannya pada Alana.


"Mommy dan Daddy tinggal dulu kalian bisa berbicara dengan leluasa, " ucap Mommy tersenyum tipis.


Mommy dan Daddy bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan ruang tamu. Sementara Alana menyandarkan tubuhnya dan dia masih kepikiran dengan adiknya Nayla.Edward mengenggam tangan kekasihnya dan mengecupnya sekilas lalu kembali menatap Alana.


"Sayang tenanglah aku yakin adikmu pasti akan segera menghubungi kamu oke, " bujuk Edward dengan lembut.


"Iya kamu memang benar Edward, " balas Alana sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


Edward melepaskan genggamannya dan kini tangannya beralih merangkul tubuh sang kekasih hati dari arah samping.Alana langsung menyandarkan tubuhnya di dada bidang kekasihnya tersebut.Beberapa menit kemudian ponsel Alana yang ada di meja berbunyi dan dia dengan sigap langsung mengangkatnya.


"Halo, " sapa Alana dengan ramah dan sopan


"Hi kak Alana ini aku Nayla bisa kita ketemuan kak di taman sekarang? " tanya Nayla


"Eh iya Nayla aku akan kesana sekarang tunggu kakak ya, " ujar Alana dengan antusias


Tut Alana mengakhiri percakapannya dengan Nayla.Dia beralih menatap kekasihnya dengan senyum manis dibibirnya tentu saja membuat Edward ikut tersenyum juga.


"Edward, Nayla menghubungiku dan mengajakku ketemuan di taman sekarang, " ujar Alana sambil tersenyum lebar.


"Baiklah ayo aku antar kamu kesana sayang, " ucap Edward.


"Nah aku sangat suka kalau kamu tersenyum seperti ini sayang jadi jangan bersedih lagi ya," tegur Edward melirik kekasihnya sekilas.


"Iya Sayang aku janji akan selalu tersenyum dan bahagia meskipun kedepannya kita tidak akan tahu apa yang terjadi, " ungkap Alana dengan senyum dibibirnya.


Sementara Edward kini tengah fokus menyetir mobilnya namun sesekali dia menyahuti ucapan kekasihnya yang ada disebelahnya. Empat puluh lima menit kemudian mereka sampai di parkiran taman dan Edward segera memarkirkan mobilnya.Alana menoleh kearah Edward sambil tersenyum tipis.


"Sayang kamu tunggu aku di mobil saja ya, " ucap Alana


"Oke honey, " jawab Edward


Alana mendekatkan wajahnya dan mengecup sekilas bibir sang kekasih setelah itu keluar dari mobil dan menutup pintunya brak.Dia melangkahkan kakinya menuju ke bangku taman dimana Nayla duduk.Sampai disana Alana langsung duduk disebelah Nayla sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


"Hai Kak Alana bagaimana kabar kamu? " tanya Nayla sambil tersenyum canggung.


"Aku baik baik saja Nayla begitu juga orang tua kita, " jawab Alana


Nayla menghela nafas panjang setelah itu dia kembali menatap sang kakak.Sementara Alana menunggu apa yang ingin diucapkan adiknya.


"Kak maafkan atas sikap egoisku kemarin yang telah memusuhimu untuk kedua kalinya hanya karena laki laki, " ucap Nayla dengan tatapan bersalahnya.


"Kakak sudah memaafkan kamu Nayla dan aku sangat lega melihat kamu baik baik saja sekarang.Oh kamu sekarang tinggal dimana Nayla? " tanya Alana penasaran.


"Aku tinggal di penthouse yang diberikan daddy kak.Mommy dan Daddy sebenarnya tahu namun aku melarang mereka memberitahu keberadaan kakak, " ungkap Nayla.


Alana menghela nafas pelan mendengar penjelasan dari adiknya.Diapun langsung memeluk tubuh Nayla dan Nayla membalas pelukan sang kakak namun tak lama kemudian mereka melepaskan pelukannya.


"Nayla kamu kirim alamat penthousemu ya kakak ingin kesana sekarang bersama Edward, " ucap Alana


"Iya kak nanti aku akan mengirimkannya padamu, " jawab Nayla tersenyum tipis.


"Sebaiknya kita segera kembali ke mobil masing masing kak soalnya Davin pasti sudah lama menungguku, " ujar Nayla


Alana mengangguk menyetujui ucapan adiknya.Keduanya langsung berdiri dan mereka pergi berlawanan arah.Alana masuk ke dalam mobil dan Edward langsung melajukan mobilnya.


TBC


jangan lupa like vote dan komen ya guys biar author semangat...

__ADS_1


__ADS_2