Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Menenangkan diri


__ADS_3

Jangan lupa beri like, vote dan komentar ya agar Author semangat dalam nulisnya.


Selamat Membaca... 💕


Alana meletakkan ponselnya ke atas meja setelah itu dia kembali duduk di balkon.Dia melirik jam tangannya menunjukkan angka 04.00 sore.Dia bangkit dari duduknya dan kembali kedalam dan memutuskan membersihkan tubuhnya di kamar mandi. Beberapa menit Kemudian, Alana keluar dan segera mengambil pakaian di dalam lemari yang sudah disiapkan untuknya sewaktu waktu tinggal di Villa.Setelah selesai menyisir rambutnya, Alana kini duduk diatas ranjang.


Drt.. drt drt ponselnya berbunyi dan Alana segera menyambarnya.Diapun menghela nafas pelan membaca pesan dari Edward yang menanyakan keberadaannya.


"Sayang kamu dimana sekarang? " tanya Edward


Alana tak berniat membalasnya dan kini dia menaruhnya kembali ke atas nakas.Dia bangkit dari duduknya dan keluar dari kamar kemudian menuruni tangga.Dari arah dapur seorang pelayan bergegas menghampiri Alana.


"Lho Nona Alana kok tiba tiba datang kesini yang lain mana Nona? " tanya Pelayan


"Aku kesini sendiri, " jawab Alana dengan singkat


Alana langsung duduk di sofa ruang tamu sementara pelayan telah kembali ke dapur. Tak lama kemudian pelayan kembali dengan membawa secangkir teh lalu menaruhnya diatas meja.


"Silahkan diminum Nona , " ujar Pelayan


"Iya, " jawab Alana singkat


Pelayan pergi ke dapur meninggalkan Alana sendiri.Sedangkan Alana menyeruput tehnya dengan pelan dan hati hati setelah itu mengembalikannya diatas meja.

__ADS_1


"Aku mulai Bosan, " keluh Alana.


Alana bangkit dari duduknya dan kembali ke kamar mengambil ponselnya.Setelah itu diapun memutuskan keluar dari Villa.Dia melangkahkan kakinya melewati jalan yang disisi kanan dan kirinya dipenuhi berbagai macam bunga.



Senyum terbit dibibir Alana melihat bunga bunga yang segar dan nampak cantik di depannya. Diapun terus melangkahkan lakinya hingga sampai di taman dekat Villa. Dan dia menghela nafas kasar melihat dua ayunan yang tergantung di pohon yang ada didepannya membuat Alana mengingatkan masa kecilnya dengan Nayla.Saat itu keduanya masih akur, polos, saling menjaga dan juga saling menyayangi satu sama lain.


"Maafkan kakak ya Nay karena aku belum bisa mrnjadi kakak yang baik untukmu, " gumam Alana lirih



cr pinterest


Alana berbalik dan membatalkan niatkan pergi ke taman dan diapun memilih kembali ke Villa.Beberapa menit kemudian dia sudah berada di Villa dan langsung memutuskan duduk di Sofa ruang tamu.Diapun langsung mengeluarkan ponselnya dari dalam saku.


"Hallo Daddy, " ucap Alana


"Nak kamu kemana saja kok belum pulang ini sudah mau larut malam sayang? " tanya Daddy Arsa


"Maaf ya Daddy untuk malam ini aku tidak pulang dulu tapi aku janji besok akan pulang kok, " ucap Alana.


"Oh ya nak Edward sudah mengatakan semua pada Mommy dan Daddy mengenai masalah kalian berdua sayang, " ungkap Daddy Arsa

__ADS_1


Alana langsung bungkam mendengar pernyataan Daddynya mengenai masalahnya dengan Edward.


"Ya sudah kamu baik baik disana ya Alana, " tegur Daddy


"Iya Daddy, " jawab Alana singkat.


Tut Alana menyudahi percakapannya dengan sang Daddy lalu menaruh ponselnya dimeja. Setelah itu Alana menyandarkan tubuhnya di sofa.


Sementara di Mansion keluarga Rajendra, Edward mengusap wajahnya kasar.Mommy Keyla dan Daddy Arsa hanya diam memperhatikan calon menantu mereka tersebut.


"Nak Edward jangan cemas Alana pasti baik baik saja disana dan besok dia akan pulang, " ujar Daddy Arsa.


"Iya Om dan aku harap besok, Alana sudah bisa memaafkanku, " ucap Edward dengan pasrah


"Jika puteri Om masih marah padamu berarti kamu harus berusaha merayunya agar dia memaafkanmu, " balas Daddy Arsa.


Edward mengangguk pasrah mengiyakan ucapan calon mertuanya.Sementara Mommy Keyla merasa kasihan dengan calon menantunya namun dia tidak bisa berbuat apa apa.


"Baiklah Tante, Om aku pamit pulang dulu, " ucap Edward


"Kamu hati hati ya nak, " tegur Mommy Keyla


"Iya Tante, " balas Edward tersenyum tipis

__ADS_1


Edward bangkit dari duduknya lalu pergi meninggalkan ruang tamu setelah itu dia keluar dari mansion dan masuk ke mobilnya. Edward melajukan mobilnya kencang meninggalkan mansion keluarga rajendra.


TBC


__ADS_2