Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Rencana Double Date


__ADS_3

Salah satu ketakutan terbesarku adalah kehilangan sosokmu dalam hidupku Honey.


 


~*Alana Natania Rosella* ~


 


Alana langsung duduk di sofa dengan raut cemburunya dan disusul Edward duduk disebelahnya.Dia hendak memeluk Alana namun Alana menghindar sontak membuat Edward frustrasi.Sementara si pembuat onar Davin dan Nayla memilih pergi ke gazebo.


"Tantangan tadi silahkan kamu lakukan sana sekalian reunian dengan mantan, " ujar Alana dengan nada sinisnya.


"Ayolah sayang jangan marah aku tidak akan pernah melakukan tantangan yang diberikan adikmu padaku, " bujuk Edward.


Alana hanya diam dan dia masih terbakar api cemburu mengingat tantangan yang diberikan oleh Nayla pada Edward.Sementara Edward kini merasa bingung karena kekasihnya tengah cemburu.


.


Dalam hatinya dia merutuki dan menyumpahi Davin dan Nayla karena membuat Alana ngambek padanya.Edward menghela nafas pelan lalu dia mendekap Alana dari samping dan dia memyandarkan kepalanya di pundak sang kekasih.


"Honey jangan cemburu oke aku juga tidak akan pernah melakukan tantangan itu jadi jangan ngambek lagi, " bisik Edward.


Alana menoleh dan menatap tajam kearah sang kekasih hal itu tentu saja membuat Edward mengerutkan dahinya bingung.


"Jadi jangan biarkan Lisa menyentuhmu sayang karena kamu hanya milikku, " ucap Alana dengan nada posesif


"Pasti sayang, " balas Edward sambil terkekeh.

__ADS_1


Alana menengggelamkan kepalanya dalam dada sang kekasih dan Edward mengeratkan pelukannya.Dari kejauhan Davin dan Nayla berjalan menghampiri mereka lalu kembali duduk disofa.Edward menoleh dan langsung menatap tajam kearah Davin dan Nayla yang kini tengah tersenyum kikuk melihat tatapan Edward yang tertuju pada mereka.


"Maaf calon kakak ipar, " ucap Nayla sambil nyengir.


"Oh ya besok malam kalian datang ya ke mansion keluarga Edward, " ucap Alana sambil tersenyum.


"Memangnya ada apa kak? " tanya Nayla penasaran.


"Edward dan kedua orang tuanya mengadakan pesta barbeque, Nayla, " jawab Alana sambil tersenyum.


Nayla beroh ria mendengar penjelasan dari kakaknya.Alana melirik jam tangannya menunjukkan angka 04. 00 sore setelah itu dia kembali menatap adiknya dan Davin secara bergantian.


"Oh ya bagaimana kalau nanti malam double date? " tawar Alana.


"Tapi kak aku dan Davin hanya teman, " protes Nayla.


"Kamu sama Davin saja Nayla daripada kamu jadi nyamuk diantara aku dan Edward, " ledek Alana sambil terkekeh.


"Huft baiklah aku setuju kak dengan idemu, " balas Nayla dengan raut wajah kesalnya.


"Nah gitu dong supaya status jomblomu tidak terlalu mengenaskan Nayla dan btw kami pulang dulu ya Vin, Nay, " pamit Alana sambil terkikik geli melihat wajah masam adiknya.


"Ya kalian hati hati, " sahut Davin.


Edward dan Alana pergi meninggalkan ruang tamu lalu keluar dari penthouse.Mereka langsung masuk kedalam dan Edward melajukan mobilnya mengantarkan sang kekasih pulang kerumahnya.Beberapa menit kemudian mereka sampai di depan halaman Mansion keluarga Rajendra.


"Sayang aku langsung pulang ya, " ucap Edward.

__ADS_1


"Ya sudah kamu hati hati ya honey, " balas Alana sambil tersenyum tipis.


Edward mendekatkan wajahnya dan cup dia mencium sekilas bibir mungil kekasihnya. Setelah itu Alana keluar dari mobil dan Edward melajukan mobilnya kembali dengan kecepatan sedang menjauhi Mansion Alana. Alana berbalik dan berjalan menuju ke Mansion lalu dia membuka pintu kemudian masuk kedalam dan tak lupa menutup kembali pintunya.


Alana berjalan melewati ruang tamu dan bergegas menuju ke kamarnya.Setengah jam kemudian Alana menuruni tangga dan menghampiri kedua orang tuanya.Mommy dan Daddy mengerutkan dahinya melihat raut wajah putrinya yang terlihat bahagia.


"Sayang kamu bahagia sekali apakah Edward sudah melamar kamu? " tanya Mommy


"Bukan itu yang membuatku happy Mommy tapi aku dan Nayla sudah berbaikan dan nanti malam kami akan double date, " ungkap Alana dengan senyum manisnya.


Mommy dan Daddy terkejut mendengarnya namun keduanya bahagia mendengar penjelasan puterinya.mereka berdua sangat lega jika kedua puteri mereka telah berbaikan.


"Mommy dan Daddy sangat senang nak jika kamu dan Nayla sudah kembali berbaikan. Mommy harap kalian akan selalu rukun sampai kapanpun, " ujar Mommy sambil tersenyum.


"Iya Mommy pasti kami akan selalu rukun dan juga kompak, " balas Alana tersenyum tipis.


"Lalu bagaimana kabar adik kamu sayang? " tanya Daddy membuka suaranya karena sedari tadi diam.


"Nayla baik baik saja Daddy, " balas Alana tersenyum tipis menatap sang Daddy.


Daddy dan Mommy mengangguk sekaligus lega mendengar ucapan puteri sulungnya mengenai puteri kedua mereka.Sementara Alana mengeluarkan ponselnya dari dalam saku dan segera membalas pesan sang kekasih setelah itu mengirimi pesan pada adiknya Nayla.


"Nayla, Mommy dan Daddy merindukanmu Nay datanglah kemari, " ucap Alana.


"Iya kakakku yang bawel ini dalam perjalanan aku diantar oleh Davin, " balas Nayla.


Alana memasukkan kembali ponselnya kedalam saku setelah itu dia kembali memasang orang tuanya secara bergantian dengan senyum mengembang dibibirnya.Hal itu tentu saja membuat Mommy dan Daddy juga ikut tersenyum namun keduanya tidak bertanya apapun.

__ADS_1


TBC


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN YA READERS.


__ADS_2