Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Jatuh Sakit


__ADS_3

Di dalam mobil Davin kini Nayla memilih menatap pemandangan dari balik kaca. Keheningan melanda keduanya sejak mereka berdebat membahas Alana hingga membuat Nayla marah.


"Kenapa kamu berubah Nayla kamu bukan Nayla yang baik,ramah seperti dulu, " batin Davin


Beberapa menit kemudian mereka sampai di depan Mansion orang tua Nayla.Davin melirik kearah Nayla yang sibuk melepaskan sabuk pengamannya dan hendak turun namun Davin menahannya.


"Nayla maafkan aku yang telah membuatmu marah, " sesal Davin


"Kamu sahabatku Vin tapi kenapa kamu malah membela kak Alana, " ucap Nayla dengan nada tingginya


"Aku enggak bermaksud menbela kakakmu, " elak Davin


Nayla membuka pintu lalu turun kemudian dia menutupnya.Dia berjalan masuk ke dalam Mansion dengan raut wajah emosi.Davin hanya menghela nafas kasar melihat sikap keras kepala Nayla lalu dia kembali melajukan mobilnya keluar mansion.Di dalam Mansion Nayla melangkahkan kakinya menuju ke ruang tamu dan langsung duduk disana.Dia meredakan emosinya yang tersulut karena Davin membela Alana.


Nayla PoV


Huft.. Kenapa Davin yang notabene adalah sahabatku dia juga ikut membela Kak Alana. Kenapa semua orang selalu berpihak kepada Alana daripada aku.Mommy,Daddy,Nathan dan sekarang Davin,semuanya membela dan memuji Alana.Aku merasa sendiri di dunia ini karena semua orang tidak peduli padaku dan mereka hanya peduli dan sayang pada Alana yang sempurna dimata mereka.


"Aku membencimu kak Alana kamu selalu merebut kasih sayang semua orang dari Mommy, Daddy,Nathan dan Davin dariku, " gumam Nayla dengan tatapan bencinya


Mommy dan Daddy menghampirinya lalu duduk di sofa.Mommy hanya diam dan memilih mengambil majalah lalu membacanya mengabaikan kehadiran Nayla. Nayla mengusap wajahnya kasar melihat sikap mommynya yang dingin terhadapnya sejak beberapa hari yang lalu.

__ADS_1


"Mommy, kumohon jangan diamkan aku seperti ini, " bujuk Nayla sambil memelas


Mommy tidak bergeming dan lebih memilih fokus pada majalahnya hal itu membuat Nayla frustrasi.Dia beralih menatap kearah Daddynya sambil memohon.


"Dad, Please bujuk mommy agar mommy mau berbicara denganku," ucap Nayla


"Bukankah ini kesalahanmu karena kamu membuat Mommymu marah dan penyebabnya kamu mengusir kakakmu Alana," ujar Daddy dengan raut wajah datar


"Kenapa kalian selalu mencari Alana sedangkan aku juga puteri kalian, " ucap Nayla dengan emosi


Brak..Dia menaruh majalahnya dengan kasar diatas meja.Hal itu membuat Nayla terkejut melihat tindakan mommy.Mommy menatap tajam kearah puteri keduanya tersebut.


"Jika kamu tidak mau ada Alana disini kenapa tidak kamu saja yang pergi hah.Ini Rumah Mommy dan Daddy jadi jangan seenaknya mengusir Alana karena dia juga puteri kami sama seperti kamu Nayla, " bentak Mommy dengan nada tinggi


"Astaga Mommy bangun Mommy, " ucap Daddy sambil menepuk pelan pipi wanitanya


Nayla terkejut melihat mommynya yang pingsan.Dia hendak membantu Daddy namun Daddy melarangnya.Daddy langsung membopongnya kemudian menaruhnya di dalam kamarnya.Nayla langsung bergegas menghampiri mpmmy di dalam kamar.Daddy meraih ponselnya lalu menghubungi dokter.


"Dokter cepatlah kemari istriku tiba tiba pingsan, " ucap Daddy dengan panik


Nayla yang melihat keadaan mommynya kini tengah berderai air mata.Dia merasa bersalah karena membuat mommynya sedih hingga jatuh sakit seperti ini.Setelah menaruh ponselnya di meja Daddy menghampiri puteri kedua mereka sambil menatapnya tajam.

__ADS_1


"Daddy benar benar kecewa padamu nak dan harus kamu ingat Nayla, Mommy dan Daddy tidak pernah membedakan bedakan antara Alana dan kamu.Kami berdua menyayangi kalian berdua karena kalian puteri mommy dan Daddy, " ucap Daddy sambil meredakan emosinya


"Sebaiknya kamu kembalilah ke kamar dan renungkan kesalahan kamu, " usir Daddy dengan halus


Nayla mengusap air matanya lalu dia mengiyakan perintah Daddynya lalu keluar dari kamar orang tuanya.Tak lama kemudian Dokter datang dan masuk ke kamar.Lalu Dokter segera memeriksa kondisi Mommy. Setelah selesai memeriksanya,Dokter langsung menghampiri Daddy.


"Bagaimana kondisi istri saya Dokter? " tanya Daddy dengan raut cemasnya


"Tekanan Darah Nyonya Keyla tinggi tuan makanya dia pingsan.Lain kali jangan biarkan nyonya marah dan stress hal itu memicu tekanan darahnya naik.Ini tuan resep obatnya yang harus di tebus di apotek, " ujar Dokter panjang lebar sambil menyerahkan resepnya


"Terimakasih Dokter, " ucap Daddy


"Sama sama tuan kalau begitu saya permisi, " pamit Dokter


Daddy tersenyum lalu mengangguk setelah itu Dia berjalan mendekati istrinya dan duduk disebelahnya.Daddy mengenggam Tangan mommy sesekali mengecupnya sekilas.


"Maafkan Daddy yang gagal menjadi kepala keluarga Mom, " sesal Daddy dengan lirih


"Cepatlah sembuh sayang aku tidak tega melihatmu sakit seperti ini dan aku janji akan memghubungi puteri kita Alana agar pulang ke rumah kita, " gumam Daddy


Daddy melepaskan genggam tangannya lalu dia beralih mengecup kening mommy sekilas. Setelah itu Dia keluar dari kamar dan menuruni tangga.Daddy keluar dari mansion dan masuk ke mobil lalu melajukannya dengan kencang.Tak butuh lama Daddy kembali dengan membawa obat di tangannya. Daddy keluar dari mobil dan masuk ke dalam Mansion.Dia melangkahkan kakinya menuju ke kamar.

__ADS_1


TBC


Jangan lupa like, vote dan komen sayang


__ADS_2