Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Merajuk


__ADS_3

Di Mansion Keluarga Luther, Alana menyambar tasnya lalu keluar dari kamar.Dia menuruni tangga dan menghampiri orang tua Edward dan Edward diruang tamu.


"Tante, Om aku pamit pulang dulu ya, " ucap Alana dengan wajah paniknya


"Memangnya ada apa sayang? " tanya Tante Raisa


"Begini tante tadi Daddy menghubungiku kalau mommy sedang sakit saat ini, " ujar Alana


"Baiklah sayang kamu pulanglah dulu dan biar Edward yang mengantarkanmu, " sahut Tante Raisa


Alana mengangguk lalu dia dan Edward bergegas pergi meninggalkan ruang tamu lalu keluar dari mansion.Mereka berdua masuk ke mobil dan Edward langsung melajukan mobilnya dengan kencang.Empat puluh lima menit kemudian mereka sampai di depan Mansion Alana.Alana langsung keluar dari mobil disusul Edward dan masuk kedalam Mansion.Alana menghampiri Daddy nya yang kini berada di luar kamar.


"Dad, Bagaimana keadaan mommy sekarang dan Mommy sakit apa Daddy? " tanya Alana dengan raut cemasnya


"Tekanan Darah Mommy naik nak dan beberapa hari ini Mommy mendiamkan adikmu Nayla, " ungkap Daddy


Alana menghela nafas kasar lalu dia masuk ke dalam kamar orang tuanya.Sementara Daddy dan Edward pergi ke ruang tamu.Alana merasakan sesak melihat mommy tercintanya berbaring diatas ranjang dan Alana langsung mendekatinya kemudian duduk disebelah mommy.


Mommy duduk dengan tegak kemudian dia menatap Alana sambil berkaca kaca.Tanpa babibu mommy langsung memeluk tubuh putri sulungnya dan Alana membalasnya. Beberapa menit kemudian mereka langsung melepaskam pelukannya.Alana menatap wajah mommynya dengan tatapan sendu.

__ADS_1


"Mommy, Cepatlah sembuh dan jangan pikirkan hal hal yang membuat mommy stres dan marah, " tegur Alana dengan lembut


"Iya Sayang mommy tidak akan sakit lagi tapi kamu pulang dan tinggal disini lagi nak, " ucap Mommy sambil memohon


Alana menghela nafas mendengar permintaan dari mommynya.Dia sebenarnya juga ingin pulang ke sini lagi dan berkumpul bersama keluarga namun Nayla adiknya tidak menyukai kehadirannya.Setelah itu Dia kembali menatap mommynya sambil tersenyum.


"Baiklah Mommy aku akan tinggal disini lagi karena ini rumah mommy dan Daddy," ucap Alana tersenyum tipis


"Terimakasih nak karena kamu mau menuruti keinginan Mommy, Sayang, " balas Mommy sambil tersenyum


"Iya Mommy dan sebaiknya mommy istirahat dulu oke, " bujuk Alana


Mommy tersenyum lalu mengangguk kemudian kembali berbaring di Ranjang. Sementara Alana segera keluar dari kamar orang tuanya menuju ke ruang tamu.Dia langsung duduk disebelah Edward dan memyandarkan tubuhnya di sofa.


"Adikmu berada dikamarnya karena Daddy yang menyuruhnya untuk merenungkan diri di Kamar, " ungkap Daddy sambil menghela nafas kasar


"Please Dad, jangan salahkan Nayla karena ini juga mungkin kesalahanku yang ikut campur dalam masalahnya," sesal Alana


"Nak, jangan salahkan dirimu tapi salahkan Daddy dan Mommy yang memanjakan adikmu sejak dia masih kecil, " ujar Daddy

__ADS_1


Alana langsung terdiam mendengar ucapan dari Daddynya.Dia semakin merasa bersalah karena Mommy dan Daddy membelanya hingga membuat Nayla merasa terlupakan. Edward terus memperhatikan kekasihnya yang menahan tangis dan dia langsung mengenggam tangsnnya dengan erat.


"Jangan nangis sayang, Alana yang kukenal tidak cengeng namun galak seperti singa betina, " celetuk Edward dengan entengnya


Alana langsung menoleh dan memberi tatapan tajam kearah Edward kemudian dia memukuli dada Edward dengan raut wajah kesalnya.Sementara Edward tertawa melihat reaksi yang ditunjukkan kekasihnya dan dia berhasil membuat Alana tidak jadi bersedih. Daddy yang melihat keduanya yang saling menggoda satu sama lain hanya bisa mengulum senyumnya.


"Kau memang pria menyebalkan dasar pria mesum, " cibir Alana dengan sinisnya


"Wow pria mesum memangnya aku pernah berbuat mesum padamu sayang," goda Edward sambil tersenyum menyeringai kearah Alana


Alana memutar bola matanya malas mendengar ucapan kekasihnya yang tengah menggodanya saat ini.Daddy yang melihat keduanya ikut tertawa kecil melihat perdebatan puteri dan calon menantunya tersebut.Alana beralih menatap kearah Daddynya yang tertawa melihatnya.


"Dad, suruh pulang saja si pria mesum ini Dad, " ucap Alana dengan nada merajuk pada sang Daddy


"Sayang kamu sudah enggak cocok merajuk lagi karena umurmu sudah 24 lebih, " ledek Daddy


Alana langsung cemberut mendengar ldekan Daddynya.Edward tertawa keras melihat tingkah kekasihnya yang merajuk hal itu membuat Alana semakin kesal padanya.


"Awas kau Edward aku akan membalasmu hehe, " batin Alana licik

__ADS_1


tbc


jangan lupa like vote dan komen ya reader sayang


__ADS_2