Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Pingsan


__ADS_3

Selamat Membaca.. 💕


Alana mencoba melepaskan ikatan tali pada tangan dan kakinya namun berakhir sia sia. Dia teringat suaminya Edward dan berharap Edward segera datang menolongnya.


tap.. tap.. tap..


Alana menoleh dan dia mengerutkan dahinya melihat seorang pria datang menghampirinya sambil tersenyum.


"Ayo minum dulu sayang kamu pasti haus, " ucap Herone sambil tersenyum.


"Aku tidak mau aku ingin pulang lepaskan aku, " teriak Alana.


Herone mengabaikan teriakan Alana lalu dia meraih dagu Alana lalu meminumkan paksa minuman itu ke mulut Alana.Melihat Alana merapatkan bibirnya, membuat Herone menjadi marah dan kesal.


"Minum dan telan, " bentak Herone sambil mencengkeram dagu Alana.


Alana meringis kesakitan lalu meminum dan menghabiskan minuman yang diberikan Herone padanya.Setelah minuman habis, Herone tersenyum puas dan dia melepaskan cengkeramannya pada dagu Alana.


"Aku harap efeknya akan segera bekerja, " ujar Herone sambil tersenyum miring menatap Alana.


Herone mencium kepala Alana sekilas setelah itu diapun pergi dari sana.Setelah kepergian Herone, Alana mencerna perkataan Herone barusan.


"Apa maksudnya perkataan dari pria itu? " tanya Alana dengan raut bingungnya.


Alana menggelengkan kepalanya lalu berusaha melepaskan tali yang mengikat tangan dan kakinya namun kembali sia sia karena ikatan pada tangannya begitu kuat hal itu membuat Alana menyerah.


"Edward ku mohon selamatkan aku sekarang juga, " batin Alana resah.


💔...💔

__ADS_1


Sementara itu Edward dibantu Jonathan berusaha melacak keberadaan Alana.Nathan sudah menyuruh orang untuk mencari Alana dimanapun berada.


Kini keduanya Edward menepikan mobilnya di tepi jalan dan bug.. dia memukul stir mobil karena gagal menemukan istrinya.Jonathan yang melihatnya langsung menepuk pundak Edward dengan pelan.


"Tenanglah kita pasti akan menemukan istrimu Alana, " ujar Jonathan dengan tenang.


"Edward, Aku yakin Lisa lah yang menculik Alana karena dia dendam dengan istrimu, " tebak Jonathan.


Edward mengeraskan rahangnya mendengar ucapan Jonathan setelah itu dia kembali melajukan mobilnya dengan cepat.


Di gudang, Alana mulai merasakan sakit pada bagian perutnya.Dia menjerit meminta tolong pada siapapun disana.


"Ah sakit.. tolong tolong.. hiks, " teriak Alana sambil menitikkan air matanya.


Herone dan Lisa menghampirinya dan mereka berdua tertawa puas melihat Alana kesakitan.Lisa mendekati Alana dan melepaskan ikatan tangan dan kaki Alana.Dia kembali menjambak rambut Alana dengan keras.


"Apa kamu tahu kenapa perutmu kesakitan? " tanya Lisa sambil tersenyum miring.


"Di minuman yang kamu minum tadi sudah aku campur dengan obat penggugur kandungan dan efek sampingnya mungkin rahimmu akan rusak, " ujar Lisa sambil tersenyum lebar.


Alana melotot dan terkejut mendengar penjelasan Lisa dan dia kembali menangis kencang sambil memegangi perutnya.Dia langsung menunduk ke bawah melihat darah berada di bawah kakinya.Alana melotot dan dia menangis dengan keras karena janin yang dia kandung keguguran.Dia beralih menatap Lisa dengan tatapan tajamnya.


"Dasar wanita ****** lepaskan aku akh, " ringis Alana memaki Lisa sambil meringis merasakan sakit pada perutnya yang semakin menjadi.


Sedangkan Lisa tertawa jahat melihat rencananya berhasil menggugurkan janin dalam kandungan Alana.Sedangkan Herone hanya diam memperhatikan calon wanitanya meringis kesakitan.


Lisa berbalik dan berjalan menghampiri Herone.Dia menatap tajam kearah Herone yang hendak menolong Alana.


"Jangan sekali kali kamu menolongnya sialan atau kupastikan nyawamu yang melayang, " ancam Lisa dengan nada sinisnya.

__ADS_1


"Tapi Lisa kalau Alana mati, Polisi akan mengejar kita berdua bodoh, " tegur Herone pada sepupunya.


Lisa mengangkat bahunya acuh lalu dia menyeret Herone keluar dari gudang tersebut.


Sementara Alana tergeletak di atas lantai sambil memegangi perutnya.


"Perutku sakit hiks hiks Edward maafkan aku hiks, " racau Alana yang terus menitikkan sir matanya.


Tak kuasa menahan rasa sakit pada perutnya. Akhirnya Alana jatuh tak sadarkan diri di gudang tersebut.


Orang suruhan Jonathan kini memarkirkan motornya di depan gudang.Setelah itu langsung masuk ke dalam dan terkejut melihat Alana yang pingsan di lantai.


Pria tersebut langsung segera menghubungi Jonathan, bossnya.


"Tuan datanglah ke Gudang tua yang letakknya di pinggir kota saya sudah menemukan Nyonya Alana, " ujar Pria tersebut.


Tut pria tersebut menyudahi percakapannya dan menyimpan ponselnya dalam saku.Pris tersebut langsung menghampiri Alana yang tak sadarkan diri.


Empat puluh lima menit kemudian setelah keluar dari mobil, Edward berlari masuk ke dalam gudang di susul Jonathan.


Edward berlari menghampiri istrinya dan langsung memeluknya dengan erat.Dia menepuk pelan pipi Alana namun Alana tidak bergerak hal itu membuatnya panik.


"Tuan lihat di bawah kaki Nyonya, " ujar orang suruhan Jonathan.


Edward melihat ke bawah dan dia terkejut dan melotot kemudian dia membopongnya keluar dsri gudang dan masuk ke mobil.Nathan melajukan mobilnya kencang menuju ke rumah sakit.


Edward menitikkan air matanya melihat bekas tamparan pada pipi Alana dan berkali kali dia mencoba membangunkan istrinya namun tetap tidak bergeming hal itu membuatnya semakin cemas dan takut.


"Nathan cepatlah aku tidak ingin istriku kenapa kenapa, " bentak Edward.

__ADS_1


"Iya Iya Ini juga cepat Ed, " balas Nathan dengan raut wajah paniknya.


TBc


__ADS_2