Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Ragu


__ADS_3

Setelah selesai memasak, Alana dan Mommy Raisa langsung membawanya ke meja makan.Setelah selesai Alana menghampiri Edward dan Daddy Arka.Mereka semua duduk dimeja makan dan memulai makan malamnya.Edward mencuri pandang kearah kekasihnya yang ada disebelahnya.


"Ada apa Edward sayang? " tanya Alana sambil mengerutkan dahinya


"Enggak papa sayang aku cuma sedang membayangkan ketika kamu nanti resmi menjadi istriku pasti aku sudah mengajakmu bergelud diranjang, " elak Edward sambil tersenyum nakal


"Edward sayang apa perlu mommy cuci otak kamu itu dengan air supaya jernih dan tidak berpikiran kotor lagi, " sahut Mommy dengan nada kesal


Alana dan Daddy langsung tertawa mendengar ucapan dari Mommy Raisa. Sementara Edward mendengus mendengar ucapan mommynya dan memilih melanjutkan makannya.Selesai makan tiba tiba ponsel Alana berbunyi dan dia langsung mengangkatnya.


"Halo siapa ya? " tanya Alana


"Selamat malam Nona Alana, ini aku Lisa dan maafkan aku menganggumu malam malam begini, " jawab Lisa


"Ada apa Nona Lisa menghubungiku malam malam begini? " tanya Alana penasaran


"Aku mengundang kamu untuk datang ke acara pesta ulang tahunku besok Malam apakah bisa?" tanya Lisa


"Besok aku akan datang ke rumahmu dan kirimi aku alamatmu," ucap Alana

__ADS_1


Tut.. Alana menyudahi percakapannya dengan Lisa tanpa menunggu balasannya. Edward langsung menatap kekasihnya tersebut dengan tatapan intimidasi.


"Siapa tadi yang menghubungi kamu sayang?" tanya Edward penasaran


"Mantanmu mengundangku ke pesta ulang tahunnya, " jawab Alana dengan santai


Mommy dan Alana membawa piring kotornya ke dapur.Sementara Daddy dan Edward pindah ke ruang tamu selang beberapa menit kemudian Mommy Raisa dan Alana kembali dan bergabung bersama mereka.


"Apakah Lisa tidak mengundangmu Edward? " tanya Alana


"Enggak aku mengabaikan panggilannya tadi," jawab Edward tersenyum tipis


"Iya Tante, " jawab Alana tersenyum tipis


Kedua orang tua Edward langsung pergi meninggalkan ruang tamu menuju ke kamar mereka.Alana menyandarkan tubuhnya di dada bidang kekasihnya dan Edward memeluknya dari samping.


"Sayang Apakah kamu belum mencintaiku? " tanya Edward


"Aku juga enggak tahu Edward yang kutahu hanya aku merasa nyaman didekat kamu, " jawab Alana dengan jujur

__ADS_1


Edward terdiam sejenak mendengar jawaban dari Alana.Alana menoleh kesamping memperhatikan kekasihnya yang terlihat kecewa.Tangan Alana menyentuh wajah Edward lalu membelainya dan cup Dia mendaratkan ciuman dibibir Edward sekilas.


"Sekarang aku milikmu Edward jadi kurang apalagi hmm? " tanya Alana memastikan


Edward menatap wajah cantik gadisnya yang membuatnya tergila gila padanya.Dia mendekatkan wajahnya lalu menciumnya dan Alana membalasnya.Mereka berdua terbuai dengan ciuman lembut dan sedikit liar kemudian mereka menyudahinya sebelum keduanya kebablasan.


"Aku ingin mendengar ungkapan cinta dari kamu honey, " ujar Edward memandang Alana penuh cinta


"Suatu hari aku mengatakannya sayang tapi tidak sekarang oke sebaiknya kita istirahat, " ajak Alana


Edward mendengus namun dia tetap mengiyakan ucapan kekasihnya.Mereka berdua berdiri dan berjalan meninggalkan ruang tamu kemudian menaiki tangga menuju ke kamar masing masing.Alana masuk ke kamarnya dan langsung duduk di atas ranjang kemudian menaruh ponselnya dinakas.Dia teringat dengan percakapannya bersama prianya tadi.


"Maafkan aku Edward aku belum bisa mengatakannya sekarang karena aku masih memastikan perasaanku padamu, " gumam Alana tersenyum tipis


.


Alana merebahkan tubuhnya diatas ranjang dan dia menoleh lalu mengambil ponselnya lagi.Dia segera mengirimi pesan ke sekertarisnya Kinanti agar menghandle perusahaan besok.Setelah itu Alana menaruhnya kembali ke nakas.Setelah itu dia memejamkan kedua matanya ke alam mimpi.


TBc

__ADS_1


__ADS_2