
Malam yang penuh bintang kini menjadi saksi kebisuan diantara Selena dan Xander yang kini berada di balkon lantai atas.
Keduanya saling duduk berhadapan dan tatapan mereka bertemu dan mengunci satu sama lain.Xander beranjak dari duduknya setelah itu djduk di sebelah Selena kemudian mengeluarkan kotak dan mengambil cincinnya. Selena sempat terkejut dan bertanya tanya apa maksud dari Xander ketika cincin berlian tersemat di jarinya.
"Apa maksudnya ini Xander? " tanya Selena tidak mengerti.
"Menikahlah denganku Selena. " ucap Xander dengan serius.
"Apa apaan ini X kamu jangan bercanda. " bentak Selena dengan nada tinggi.
"Aku tidak bercanda Sel aku serius ingin me jadikanmu sebagai istriku dan kita mulai segalanya dari awal. " jawab Xander.
"Tapi Aku tidak mau menjadikanmu pelarianku X. " tolak Selena.
Xander menggelengkan kepalanya mendengar penuturan Selena.Dia genggam dam kecup kedua tangan Selena lembut kemudian menatapnya lagi.
"Sejak awal aku sudah tertarik sama kamu dan aku yakin kelak kamu akan mencintaiku Sel. " ucap Xander.
"Menikahlah denganku Selena aku janji akan membuatmu bahagia. " Xander mengulang lamarannya kembali.
Selena terdiam mendengar lamaran dari Xander yang tertuju padanya.Diapun membuang nafasnya pelan setelah itu kembali menatap Xander.
"Baiklah X aku mau menikah denganmu dan membuka lembaran baru bersamamu. " jawab Selena.
"Terimakasih Sel kamu menerima lamaran dadakanku ini dan mau menikah denganku. " ungkap Xander sambil tersenyum senang.
"Huum. "
Setelah itu mereka kembali melihat bintang di langit.Beberapa menit kemudian mereka memutuskan masuk ke dalam mansion karena malam semakin larut dan dingin.Xander kini telah menginap di rumah Selena yang telah diberi izin orang tua Selena.
💞💞
Mentari pagi menyapa menerangi setiap sudut ruangan pertanda hari mulai terang. Selena telah rapi dan cantik menuruni tangga menuju ke meja makan.
__ADS_1
"Selamat pagi semuanya. " sapa Selena dengan senyum manisnya.
"Pagi juga sayang ehem cie yang baru dilamar. " goda mommy Velly terhadap puterinya.
"Ish Mom mulai deh dan ngomong ngomong Xander sudah pulang ya? " tanyanya sambil celingak celinguk.
"Iya Kak Selena calon kakak ipar sudah
pulang. " sahut Leon.
Selena manggut manggut dan mereka sarapan bersama.Mommy Velly ikut senang jika puteri sulungnya mendapat kebahagiaan kembali.
Ting tong ting tong
suara bunyi bel pintu diketuk dari luar
Selena dan keluarganya saling melirik satu sama lain kemudian Selena beranjak dari meja makan dan langsung pergi ke depan. Dia meraih gagang pintu kemudian membukanya secara perlahan.
Aline tersenyum sinis kearah mantan kekasih dari suaminya tersebut.Sedangkan Selena hanya menatap wanita di depannya dengan tatapan datarnya.
"Cih kamu datang menganggu waktuku sarapan nenek lampir. " sahut Selena dengan wajah malasnya.
"Aku cuma mau ingatkan kamu jika Jackson adalah suamiku sekarang jadi jangan pernah dekat dekat dengannya apalagi menggoda
Dia. " ancam Aline.
Selena memutar bola matanya jengah dan masuk ke dalam lalu brak menutup pintunya keras mengabaikan Aline yang mengoceh.Aline mendengus keras sekaligus jengkel dengan sikap Selena yang mengabaikannya.
Aline langsung melajukan mobilnya ke luar dari mansion Selena.Sedangkan Selena kini kembali melanjutkan sarapannya bersama dengan orang tua dan adiknya.
Mommy mengernyit heran melihat wajah masam puterinya yang ditekuk membuatnya penasaran.
"Nak tadi siapa yang mengetuk pintu? " tanya Mommy Velly.
"Huft istrinya Om Jackson Mom. " jawabnya dengan malas.
__ADS_1
"Tahu gitu mommy bantu kamu cakarin wajah wanita itu sayang. " gerutu Mommy dengan wajah jengkelnya.
"Mommy. " peringat Daddy menatap tajam sang istri.
Mommy Velly mendengus dan merekapun kembali melanjutkan sarapan hingga beberapa menit kemudian baru selesai.Selena segera membereskan meja makan sedangkan Leon langsung pergi setelah berpamitan pada orang tua mereka.
Setelah selesai mencuci piring, Selena segera menghampiri orang tuanya namun ponselnya bergertar. Dia tekan tombol hijau kemudian langsung mengangkatnya.
"Halo X ada apa? " tanya Selena dengan suara lembutnya.
"Nanti Aku jemput kamu kita temui oramg tua aku. " ujar Xander dengan serius.
"Ya baiklah aku akan bersiap nanti. " Selena menyimpan ponselnya dalam tas setelah sambungan berakhir.
Selena hanya bisa menghembuskan nafas berat meskipun Dia belum memiliki cinta untuk Xander tapi entah kenapa merasa gugup bertemu orang tua Xander nanti.
"Sayang lambat laun cinta akan hadir dengan seiring sejalannya waktu sama halnya mommy dan Daddy dulu. " terang Mommy Velly.
"Iya Mommy. "
Beberapa menit kemudian
Tin tin tin suara bunyi klakson mobil dari luar
"Mom, Dad aku pergi dulu ya Xander menjemputku mengajakku menemui orang tuanya. " ucap Selena.
"Iya Kamu hati hati ya nak. "
"Huum. " Selena pergi meninggalkan ruang tamu dan ke luar dari mansion.
Selena menghampiri Xander yang bersandar di mobilnya.grep Xander langsung memeluk calon istrinya dan sesekali dia cium keningnya dengan lembut.
"Padahal tidak bertemu sebentar tapi aku sudab kangen kamu sayang. " keluh Xander.
Pipi Selena bersemu merah mendengar pernyataan Xander barusan.Xander terkekeh melihatnya lalu melepaskan pelukannya kemudian mereka masuk ke mobil dan Xander melajukannya kencang meninggalkan kediaman Stefanus.
__ADS_1
TBC