
Alana kini sudah sampai di Mansion dan diapun keluar dari mobil kemudian masuk ke dalam.Dia berjalan dengan gontai menghampiri orang tuanya yang ada di ruang tamu.
"Mom, Dad maaf ya aku gagal membawa Nayla pulang ke Mansion karena dia masih ingin tinggal di Hotel, " ujar Alana dengan lirih
Mommy dan Daddy saling melirik satu sama lain setelah itu mereka kembali menatap puteri sulungnya Alana.
"Nayla tinggal di Hotel nak? " tanya Mommy memastikannya
"Iya Mommy, " jawab Alana sendu
"Kamu istirahatlah sayang pasti kamu capek biar kami berdua yang akan menemui adikmu besok, " ucap Mommy
Alana mengangguk lalu dia langsung pergi meninggalkan ruang tamu dan menaiki tangga menuju ke kamarnya.Alana membuka pintu dan masuk ke dalam kamarnya lalu menutupnya dari dalam. Dia menaruh tasnya di meja rias setelah itu pergi ke kamar mandi. Beberapa menit kemudian Alana selesai mandi dan dia pun mengambil dress santainya lalu memakainyam.Setelah selesai dia memilih duduk di balkon menenangkan pikirannya yang sedang kacau memikirkan Nayla adiknya.Alana kembali memijit pelipisnya yang terasa pusing.
"Apakah memang aku wanita egois, " batin Alana
"Seharusnya dua tahun yang lalu aku tidak memutuskan kembali ke sini supaya kejadian ini tidak terjadi dimana Nayla membenciku dan kabur dari rumah," gumam Alana dengan lirih
Drt drt ponselnya berbunyi, Alana bangkit dari duduknya dan mengambil ponselnya.Setelah itu Dia kembali duduk di sofa yang ada di balkon.Alana menghela nafas kasar melihat nama Edward yang kini tengah menghubungi dirinya.
__ADS_1
"Halo Edward ada apa? " tanya Alana
"Apakah kamu marah soal tadi di Restauran? " tanya Edward
"Enggak marah tapi aku memutuskan pulang karena kepalaku pusing Ed, " keluh Alana
"Apa kamu sakit sayang tunggu aku akan ke mansion keluargamu sekarang, " ucap Edward dengan paniknya
Tut Edward mengakhiri percakapan mereka terlebih dahulu.Sementara Alana kembali memijit kepalanya yang semakin terasa pusing.Dia bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ke ranjang dan duduk di sana.Alana meletakkan ponselnya di atas nakas setelah itu dia memegangi kepalanya yang terasa pusing.Beberapa menit kemudian cklek Edward membuka pintu kamar Alana dan masuk ke dalam.Dia berjalan mendekati ranjang tempat sang kekasih berbaring dan dia duduk disebelahnya.
"Sayang, Ayo bangun dulu aku sudah beliin obat sakit kepala, " ucap Edward dengan lembut
Alana membuka matanya lalu bangun dan duduk dengan tegak.Dia segera mengambil obatnya lalu memasukkannya kedalam mulutnya setelah itu Edward memberinya segelas air.Alana pun meneguk airnya hingga sisa setengah dan Edward menaruh gelasnya di meja.Alana menyandarkan tubuhnya di dada bidang Edward dan Edward langsung memeluknya dari samping.
"Sebaiknya kamu tidur lagi saja sayang, " ucap Edward lagi
"Kamu peluk aku ya," ucap Alana dengan lirih
Edward tersenyum lalu dia menggendong Alana dan merebahkannya di ranjang dan Edward pun ikut berbaring di sebelahnya. Alana menyembunyikan wajahnya di dada Edward dan Edward pun memeluknya.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian terdengar dengkuran halus tanda Alana sudah tidur dalam pelukan Edward.Edward mencium kening Alana sekilas setelah itu dia ikut memejamkan matanya sambil memeluk Alana.
Sementara orang tua Alana menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar puteri sulungnya. Mereka berdua tersenyum melihat Alana dan Edward tertidur sambil berpelukan.
"Puteri kita sepertinya manja banget sama Edward ya Dad, " ucap Mommy sambil tersenyum
"Iya Mommy benar dan sebaiknya kita keluar saja biarkan mereka tidur terutama Alana yang kata Edward sedang pusing kepalanya, " sahut Daddy
"Baiklah ayo kita pergi sekarang, " ajak Mommy dengan pelan
Daddy mengangguk lalu mereka keluar dari kamar Alana dan menuruni tangga menuju ke ruang tamu.Sampai di ruang tamu Mommy dan Daddy langsung duduk di sofa bersebelahan.
"Apa sebaiknya kita temui Nayla saja Dad? " tanya Mommy
"Sebaiknya besok saja Mom karena Alana masih tidur sekarang dan untuk saat ini biarkan Nayla berada di hotel dulu, " ujar Daddy
"Mommy setuju dengan Daddy, " jawab Mommy dengan pasrah
TBc
__ADS_1
yang jomblo pelukan sama guling ckckck haha
jangan lupa vote nya ya hehe