Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Pesta 2


__ADS_3

Sementara di kediaman Keluarga Luther, Kini Alana tengah bersiap siap meskipun dalam keadaan sedih.Dia kini tengah menata rambutnya dan juga make up pada wajahnya. Setelah selesai Alana keluar dari kamar dan menuruni tangga.



cr pinterest


Alana langsung menghampiri kekasihnya dan mereka segera berpamitan pada kedua orang tua Edward.


"Tante, Om kami berangkat dulu ya, " ujar Alana dengan sopan


"Selamat bersenang senang sayang dan lupakan kesedihanmu, " tegur Mommy Raisa sambil tersenyum


"Iya Tante terimakasih, " jawab Alana terseyum tipis


Edward merangkul pinggang Alana dan pergi meninggalkan ruang tamu.Keduanya keluar dari Mansion dan masuk ke dalam mobil lalu Edward melajukan mobilnya keluar dari halaman Mansion.


Edward melirik kearah kekasihnya yang terdiam dan menatap pemandangan dari balik kaca mobil.Dia mengenggam tangan Alana hingga membuatnya menoleh.


"Sayang jangan bersedih nanti kecantikanmu luntur lho, " rayu Edward


Alana tertawa kecil mendengar rayuan dari mulut kekasihnya.Sementara Edward ikut senang melihat kekasihnya kembali tertawa dan dia fokus menyetir.Beberapa menit kemudian mereka kini telah sampai di halaman rumah Lisa.Keduanya keluar dari mobil dan seperti biasa tangan Edward melingkar dipinggang Alana dengan posesif.

__ADS_1


"Edward, lepaskan tanganmu dari pinggangku, " bisik Alana dengan pelan


Edwar mengabaikan bisikan Alana dan mereka langsung masuk ke dalam.Sampai di Dalam sudah banyak tamu undangan yang hadir dan rata rata para pria tampan.


Hal itu membuat Edward semakin posesif pada Kekasihnya.Dari kejauhan lisa yang melihat kehadiran mereka menjadi emosi namun dia menahannya.Lisa langsung segera menghampiri Edward dan Alana.


"Lho Edward kamu datang juga, " ucap Lisa sambil bergelayut manja di lengan Edward


Edward melepaskan rangkulannya pada pinggang kekasihnya setelah itu menepis tangan Lisa dari tanganya.Lisa terkejut melihat tindakan dari Edward dan Alana hanya diam.Sementara Lisa menahan emosinya dan beralih menatap Alana sambil tersenyum manis.


"Maafkan aku Alana karena aku sedari tadi mengabaikanmu.Hal itu karena kehadiran Edward yang membuat perhatianku teralihkan, " sesal Lisa pura pura menyesal


"Aku ingin jujur padamu soal hubunganku dengan Edward, " ucap Lisa


Lisa terkejut mendengar jawaban dari Alana. Alana tersenyum menyeringai menatap Lisa yang masih terkejut.Dia merangkul pinggang Edward lalu mencium bibirnya sekilas di depan Lisa yang melotot.Edward diam diam tersenyum menyeringai melihat tingkah kekasihnya.


"Meskipun kamu mantannya tapi sekarang aku kekasih Edward, Lisa.Dan Aku ucapkan selamat ulang tahun ya, " jawab Alana sambil tersenyum manis


"Baiklah aku pergi dulu, " sahut Lisa sambil menahan emosinya


Lisa pergi meninggalkan mereka berdua dengn perasaan kesalnys sementara Edward dan Alana yang kini tengah tersenyum puas. Alana melepaskan rangkulannya dan kini malah Edward yang merangkulnya dengan posesif.

__ADS_1


"Apakah kamu cemburu hingga kamu berani menciumku di depan tamu yang lain, " bisik Edward sambil menggoda Alana


Alana langsung merona mendengar pertanyaan dari kekasihnya.Edward terkekeh melihat tingkah Alana yang malu.Setelah itu keduanya fokus memperhatikan pestanya yang sudah mulai.Satu jam kemudian para tamu segera menikmati makanan yang tersedia namun tidak bagi Edward dan Alana. Mereka berdua segera berpamitan pada Lisa dan orang tuanya.


"Nona Lisa, Nyonya dan Tuan kami berdua mengucapkan terimakasih atas undangannya dan kalau begitu kami permisi dulu," ujar Alana sambil tersenyum


"Edward, Bisakah kamu disini saja dulu?" tanya Lisa sambil memohon


"Aku tidak bisa Lisa maafkan aku, " balas Edward datar


Edward mengajak Alana pergi meninggalkan pesta setelah itu keluar dari mansion dan masuk ke mobil.Lisa mengepalkan kedua tangannya melihat penolakan dari Edward yang dilakukan secara terang terangan.Dia beralih menatap Papinya dengan raut wajah kesalnya.


"Pokoknya Papi harus bantu aku untuk merebut Edward dari wanita sialan itu apapun caranya, " ujar Lisa


" Iya iya Sayang Papi akan membantumu nak," jawab Papi dengan pasrah


Lisa tersenyum menyeringai mendengar persetujuan dari Papinya.Dia segera kembali ke pestanya diikuti kedua orang tuanya.


Edward dan Alana kini berada dalam perjalanan pulang.Tak butuh waktu lama keduanya sampai di Mansion dan mereka keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam Mansion.


TBC

__ADS_1


jangan lupa like, vote dan komen


__ADS_2