Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
Cemburu


__ADS_3

Drt.. drt tiba tiba ponsel Alana berbunyi dan dia langsung mengambilnya dari dalam tasnya.Edward yang melihatnya langsung berdecih setelah tahu siapa yang menghubungi kekasihnya.


"Halo Nathan ada apa? " tanya Alana to the poin


"Alana aku ingin bertemu dengan kamu sekarang, " ujar Jonathan


Alana terdiam lalu dia melirik kearah Edward yang menatap tajam kearah dirinya.Hal itu membuat Alana mengerutkan dahinya bingung.


"Jam berapa kita ketemuannya Nathan? " tanya Alana


"Sekarang saja Al aku tunggu di Restauran Dahlia," jawab Nathan


"Baiklah aku akan ke sana bye, " jawab Alana dengan cepat


Tut.. Alana mematikan teleponnya kemudian memasukkan ponselnya ke dalam Tasnya.Dia beralih menatap sang ke kasih yang berwajah masam dan terlihat cemburu.


"Apakah kamu akan tetap menemuinya Al? " tanya Edward dengan nada tak sukanya


"Iya Edward, " jawab Alana dengan singkat


Edward mengeraskan rahangnya mendengar jawaban dari Alana.Dia merasa sangat cemburu karena Alana ingin menemui pria masa lalunya itu.Mommy dan Daddy mengerti melihat puteranya yang kini tengah terbakar api cemburu.


"Dia cuma ingin mengajakku mengobrol Edward, " bujuk Alana dengan lembut

__ADS_1


"Itu hanya alasannya saja Al karena dia ingin mencoba mendekati kamu lagi.Aku tidak suka melihatmu bersama dengannya, " ucap Edward dengan sinisnya


"Apakah kamu cemburu padaku? " tanya Alana dengan tatapan penuh selidik


"Tidak," elak Edward sambil membuang mukanya


Alana menghela nafas kasar kemudian beralih menatap orang tua Edward sambil tersenyum tipis.


"Tante,Om saya permisi dulu ya mau pergi sebentar, " pamit Alana


"Kamu hati hati ya nak, " sapa Mommy Raisa


Alana tersenyum lalu mengangguk kemudian menoleh kearah Edward yang masih bungkam enggan melihat kearahnya.


"Kenapa dia tetap pergi, " gerutu Edward dengan nada kesalnya


"Ck makanya nak jangan kamu besarkan gengsimu itu jika cemburu bilang aja cemburu apa susahnya sih, " Ledek mommy sambil mendengus kesal melihat sikap puteranya itu


Edward langsung pergi menyusul Alana keluar.Kedua orang tuanya hanya menghela nafas lalu menggelengkan kepalanya.


"Edward sangat kekanak kanakan, " cibir Daddy kesal


"Iya apa yang Daddy ucapkan benar padahal umurnya sudah tua masih saja seperti anak anak, " balas Mommy tersenyum tipis

__ADS_1


"Tua tua bisa membuat cucu untuk kita Mommy," ungkap Daddy sambil terkekeh


Mommy Raissa tergelak mendengar ucapan dari suaminya tersebut.Sementara Edward melajukan mobilnya menghampiri kekasihnya yang berdiri di pinggir jalan.Dia keluar dari mobil dan berjalan mendekatinya.


"Maafkan aku sayang aku memang cemburu jika kamu bertemu dengan pria masa lalumu itu, " ungkap Edward


"Tapi Edward bukankah kita cuma kekasih palsu, " ujar Alana.


"Lupakan kesepakatan konyol itu Al karena sekarang aku sudah tertarik denganmu lebih tepatnya terjerat pesonamu, " ungkap Edward sambil menatap Alana dengan intens


"So ayo antarkan aku ke Restauran, Nathan pasti sudah menungguku sekarang, " goda Alana sambil tersenyum kearah Edward


Edward langsung memberi tatapan tajamnya pada Alana.Tanpa aba aba Edward membopongnya lalu memasukannya ke dalam mobil dengan pelan.Setelah itu melajukan mobilnya kembali ke Mansion. Didalam mobil Alana terkekeh melihat raut wajah Edward yang terlihat kesal.


"Kamu hanya milikku honey dan tidak akan kubiarkan pria lain menggodamu.Lain kali jika masa lalumu itu menghubungimu lagi kupastikan dia menjadi santapan buaya milik temanku ," ujar Edward dengan datar


"Ish Edward sayang jangan seperti itu oke aku enggak suka.Iya iya aku hanya milikmu sayang dan tidak ada pria lain yang akan merebutku darimu, " rayu Alana sambil tersenyum manis


Edward tersenyum penuh kemenangan mendengar ucapan kekasihnya.Dia berhasil mengelabuhi wanita pujaannya tersebut.


"Sorry sayang ucapanku tadi hanya bualanku saja dan sekarang kamu hanya milikku, " batin Edward senang


TBC

__ADS_1


__ADS_2