Takdir Cinta Alana

Takdir Cinta Alana
kesal


__ADS_3

Mereka kini berada di meja makan dan makan malam bersama.Lisa kini mencuri pandang kearah Edward yang mengacuhkannya hal itu membuatnya sedikit kesal namun Lisa memilih untuk menahannya.Setelah itu dia melanjutkan makannya hingga selesai. Edward melirik arlojinya kini menunjukkan angka 07.30 malam.Setelah itu dia beralih menatap Lisa dengan tatapan tajam sekaligus datar.


"Sebaiknya kamu segeralah pulang karena ini sudah malam, " tegur Edward


"Bisakah kamu mengantarku Ed soalnya tadi aku diantar sama Papiku, " elak Lisa sambil memohon


"Hm, " jawab Edward dengan singkat


Lisa segera berpamitan pada orang tua Edward sementara Edward keluar dari mansion terlebih dahulu disusul Lisa.Mereka pun masuk kedalam Mobil dan Edward langsung melajukannya dengan kencang. didalam mobil Lisa meperhatikan Edward yang tengah fokus menyetir.


"Edward, Kamu masih ingat tidak saat kita masih berpacaran dulu kamu selalu mengajakku ke Mansion keluargamu dan kita bermesraan di ruang tamu, " ungkap Lisa mengingat masa lalunya dengan Edward


Edward hanya diam tidak menanggapi ucapan Lisa barusan dan dia tetap fokus menyetir.Sementara Lisa berdecak kesal karena Edward hanya diam saja sedari tadi. Beberapa menit kemudian merekapun kini sudah sampai di depan Rumah Lisa.


"Edward, Ayo mampir dulu ke rumah bertemu Mami dan Papi," ajak Lisa

__ADS_1


"Ini sudah malam dan cepatlah turun, " balas Edward dengan nada datarnya


Cup Lisa mencium pipi Edward sekilas lalu turun dari mobil Edward.Sementara Edward mengusap pipinya dengan kasar dan kembali melajukan mobilnya dengan kencang meninggalkan rumah Lisa.Lisa pun masuk ke dalam rumahnya meskipun dia kesal tapi setidaknya kini dia mulai dekat lagi dengan Edward dan keluarganya.Sampai di dalam mansion, Lisa bergegas menuju ke kamarnya dengan perasaan senang.


Sementara Edward melajukan mobilnya kembali ke Mansion.sampai disana dia keluar dari mobil dan masuk ke dalam.Edward berjalan melewati ruang tamu lalu langsung menaiki tangga menuju ke Kamarnya dengan perasaan kesalnya.Cklek Edward membuka pintu dan masuk ke dalam kamarnya dan tak lupa menguncinya dari dalam.Diapun langsung melepaskan jam tangan dan merogoh ponselnya lalu menaruhnya diatas nakas.


"Ck Malam yang menyebalkan, " gerutu Edward dengan nada kesalnya


"Tiba tiba aku kangen Alana, " gumam Edward


"Halo Edward ada apa? " tanya Alana dengan suara serak


"Kamu sudah tidur ya Al dan maafkan aku telah mengganggu waktu tidurmu, " ucap Edward


"Huum aku sudah tidur tadi dan kamu menganggu waktu tidurku Edward dan kalau ada yang ingin dibicarakan bisakah kita bicarakan besok saja, " ucap Alana

__ADS_1


"Baiklah Maaf aku menganggumu malam malam dan selamat malam sayang Love you," ujar Edward dengan nada penuh bersalahnya


Tut Edward mengakhiri percakapannya dengan wanita pujaannya tersebut.Diapun menaruh kembali ponselnya diatas nakas. Setelah itu Edward membaringkan tubuhnya diatas ranjang kingsizenya.Edward langsung memejamkan keduan matanya dan tak lama kemudian diapun terlelap.


Sementara Di Mansion keluarga rajendra dan lebih tepatnya didalam kamar Alana.Dia menaruh ponselnya dimeja kemudian dia kembali berbaring dan melanjutkan tidurnya yang terganggu karena Edward yang menghubunginya tengah malam.Namun Alana belum bisa memejamkan matanya kembali hal itu membuatnya sedikit kesal.


"Sepertinya Edward ingin mengatakan sesuatu padaku tapi apa ya apakah hal yang penting, " gumam Alana penasaran sambil menatap langit langit kamarnya


"Hmm sebaiknya tanyakan saja padanya besok lebih baik aku lanjut tidur, " ucap Alana dengan lirih


Alana mengambil guling dan memeluknya setelah itu memejamkan matanya kembali dan tak lama kemudian diapun terlelap kealam mimpi.


TBC


Jangan lupa like vote dan komen ya readerku sayang 😊😊

__ADS_1


__ADS_2