
Jangan lupa like, vote dan komen ya guys
Oh ya Aku up lagi jika LIKE mencapai 70 hehe.
Selamat membaca...💕
Mereka berempat kini sudah sampai di sebuah restauran dan ke empatnya berada di ruangan yang sama namun duduknya bersebelahan.Para gadis memandang takjub keindahan sekelilingnya yang dipenuhi lilin menyala dan juga kelopa bunga yang bertebaran di lantai.Alana beralih menatap sang kekasih sambil tersenyum manis.
"Kapan kamu menyiapkan ini honey? " tanya Alana penasaran.
"Kemarin sayang, " jawab Edward tersenyum tipis.
Mereka makan malam dengan romantis dengan pasangan masing masing.Edward dan Alana saling menyuapi satu sama lain. Sementara Nayla dan Davin saling melirik satu sama lain.
"Nayla, Ayo aku suapi, " tawar Davin tersenyum tipis.
Nayla mengangguk keduanya juga saling menyuapi satu sama lain.Sementara Edward dan Alana selesai makan dan dia langsung menuangkan wine ke gelasnya dan juga kekasihnya setelah itu memberikannya pada Alana.
"Cheers, " ucap Alana sambil meneguk winenya begitu juga Edward.
Alana beralih menatap kearah Davin dan juga Nayla sambil tersenyum penuh arti melihat adiknya tertawa bersama Davin.
"Nay, Kalau kamu enggak suka minum Wine nya lebih baik enggak usah dipaksakan oke, " tegur Alana.
__ADS_1
"Iya Kak Alana, " balas Nayla sambil tersenyum tipis.
Alana meletakkan kembali gelasnya diatas meja setelah itu kembali menatap kekasihnya sambil tersenyum manis.Edward meraih tangan Alana kemudian mengenggamnya lalu mengecupnya sekilas.Edward menatap Alana dengan pandangan penuh cintanya begitu juga dengan Alana.
"Aku mencintaimu sayang, " ucap Edward sambil tersenyum.
"Love you too dan aku tidak akan bosan membalas ucapan cintamu itu honey, " ujar Alana sambil terkekeh.
"Oh ya aku ada sesuatu untukmu berdirilah, " ucap Edward.
Alana mengerutkan dahinya mendengar ucapan sang kekasih namun diapun menurutinya.Sementara Davin dan Nayla berjalan mendekati keduanya.Edward dan Alana berdiri menjauhi meja makan dan Edward segera mengeluarkan kotak cincin kemudian diapun berlutut.Edward segera membuka kotak cincinnya dan sebelah tangannya mengenggam tangan Alana.Alana terkejut dengan tindakan Edward yang tiba tiba.Edward menatap intens kekasihnya dengan senyum terukir di bibirnya.
"Aku tahu aku bukan pria terbaik dari jutaan
"Aku berlutut memintamu menerimaku menjadi pria dalam hidupmu sekaligus Daddy dari anak anak kita kelak.So Alana, Will you marry me? " tanya Edward
Alana terkejut dan dia langsung menutup mulutnya dan tak lama kemudian air matanya menetes mendengar ucapan yang terlontar dari Edward.Dia tidak menyangka kalau Edward melamarnya saat mereka double date dengan Davin dan Nayla.
"Bagaimana sayang jawabanmu apakah ya atau tidak? " tanya Edward dengan tatapan penuh harap
"Yes Edward, Aku menerimamu menjadi calon suami dan calon daddy anak anak kita kelak, " balas Alana sambil tersenyum manis.
Edward tersenyum lebar lalu dia kembali berdiri dan langsung menyematkan cincinnya ke jari manis Alana. Setelah itu dia langsung memeluk tubuh calon istrinya dan Alana membalas pelukan calon suaminya.
__ADS_1
Davin dan Nayla ikut bahagia melihat kebahagian mereka berdua terutama Nayla.Alana langsung melepaskan pelukannya dari tubuh sang kekasih dan senyum merekah terbit di bibirnya lalu Nayla berjalan mendekatinya.
"Kak Alana selamat ya kakak akhirnya di lamar juga sama kak Edward, " ucap Nayla sambil tersenyum tulus.
"Terimakasih ya Nay, " jawab Alana sambil tersenyum lebar.
Sementara Davin berpelukan dengan Edward sekilas lalu mengucapkan selamat padanya. Setelah itu Davin beralih melirik arlojinya menunjukkan angka 10.00 malam.Kemudian dia kembali menatap Edward dan Alana secara bergantian.
"Sebaiknya kita pulang karena hari sudah larut malam, " ucap Davin tersenyum tipis.
"Iya Aku setuju denganmu calon adik ipar, " sahut Edward.
Davin dan Nayla keluar dari restoran terlebih dahulu kemudian mereka masuk ke mobilnya begitu juga dengan Edward dan Alana.Edward melajukan mobilnya dengan kecepatan kencang menuju mansion keluarga Alana. Empat puluh lima menit kemudian mereka sampai di halaman Mansion, Alana segera keluar dari mobil Edward setelah keduanya saling berciuman.
Lalu Edward langsung melajukan mobilnya keluar dari halaman mansion orang tua Alana menuju ke mansionnya.Sementara Alana langsung masuk kedalam Mansion dan tak lupa menutup pintunya.
TBC
yang belum tahu caranya Vote
1.Cari tulisan vote yang ada dibawah nama author lalu klik
__ADS_1
2.Stelah itu muncul kotak kemudian isi di voteku