
"Iyh sayang tadi Mamah lewat jalan lain" jawab Mamah Nuri sambil mengusap kepala kedua putri nya.
"Abah perkenal ini putri pertama saya nama nya Mellani Putri Pra_" ucap Mamah Nuri dan membuat Mell menoleh ke arah nya.
"Maksud saya Mellani putri" jelas Mamah Nuri yang hampir saja kelepasan.
"Dan yang ini putri kedua saya nama nya Yunira putri" ucap Mamah Nuri seraya memegang puncak kepala putri bungsu nya itu.
"Abah..saya titipkan dua putri kesayangan saya di tempat ini di bawah bimbingan dan pengawasan abah, saya berharap abah berkenan untuk mendidik mereka dalam ilmu agama dan mengajarkan mereka ilmu beladiri karna saya ingin mereka menjadi anak - anak yang lebih shalihah dan bisa membuat menjaga diri mereka sendiri" Ucap Mamah Nuri.
"Apalagi mereka ini perempuan, saya tidak mau terjadi sesuatu yang buruk pada kedua putri saya ketika mereka jauh dari orang tua mereka" lanjut nya dengan wajah sendu.
"Baik bu..Insya allah saya akan menjaga amanah dari ibu untuk membimbing dan melatih kedua putri obu ini dengan baik" jawab sang guru yang akrab di panggil abah itu, dan membuat Mamah Nuri tersenyum tenang.
__ADS_1
"Kalau begitu saya permisi dulu abah" ucap Mamah Nuri dan bersalaman dengan abah lalu berbicara dengan kedua putri nya.
"Sayang kalian harus belajar yang rajin yah, nurut kata abah kamu juga harus jaga adik kamu baik - baik" ucap Mamah Nuri pada Mell.
"Iyh Mamah aku pasti akan menjaga adik ku" balas Mell.
Setelah kepergian Mamah Nuri Mell dan Yunira di bawa ke tempat murid - murid yang lain, namun saat sampai mereka merasa sedikit terkejut dengan keadaan sekitar nya.
"Aaaawwww" pekik kedua nya yang saling bertabrakan.
"Awwhh sakit tau kak, kakak kenapa sih berenti mendadak gini" kesal Yunira yang memegangi dahi nya.
"Heh kamu kenapa ga bilang kalo di sini isi nya anak cebong semua" bisik Mell pada Yunira yang ada di belakang nya, dan membuat Yunira mendongakan kepala nya lalu berjalan ke samping sang Kakak.
__ADS_1
"Astaga" ucap Yunira terkejut.
"Eh iya kenapa isi nya anak cebong semua yah kak" lanjut nya yang ternyata di dengar oleh salah satu anak yang sedang duduk tak jauh dari tempat mereka berdiri dan membuat kakak beradik itu mendapat tatapan tajam dari anak yang mendengar percakapan mereka, yaah karena di tempat itu hanya ada anak - anak kecil yang usia nya di bawah 10 tahun.
"Iih kita bukan anak cebong kakak" ucap sang anak yang berwajah sangat manis dan mungkin usia nya yang paling kecil di antara anak - anak yang lain.
"Eeh iya - iya maaf yah dek kakak gak bermaksud buat _" ucapan Yunira terhenti saat anak itu memegang tangan nya.
"Eh" lanjut nya terkejut.
"Udah ga apa - apa kak lupain aja, sini duduk di samping aku" ucap nya membuat Mell dan Yunira tersenyum lalu langsung duduk di samping anak itu.
Mell dan Yunira hanya duduk dan saling bertatapan satu sama lain, Dinni yang tak sengaja melihat itu pun menarik lengan Mell yaaah anak manis itu bernama Dinni.
__ADS_1