The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 50


__ADS_3

Hari ini Mell merasa sangat bosan di sekolah, lalu Dianna datang menemuinya.


"Mbul" panggil Dianna.


"Hmm" gumam nya malas.


"Gue bosen nih, jalan yuk" ajak Dianna.


"Sama Dii gue juga bosen" balas Mell.


"Pulang sekolah jalan yuk, gue denger ada cafe yang baru buka dan tempat nya juga asik lumayan yah buat cuci mata" Dianna.


"Boleh" balas Mell.


Mereka pergi cuma berdua karena teman - teman yang lain sedang punya kesibukan masing - masing, Mell dan Dianna duduk di pojok cafe itu Mell mengedarkan pandangan nya untuk melihat - lihat setelah memesan tadi.


Mata nya menangkap sosok yang sangat ia kenal, Mell mulai menajamkan penglihatan nya dan terbelalak ketika yang dia lihat adalah Reyn lelaki yang ia cintai sedang bersama seorang gadis yang usianya mungkin di bawah nya.


Dianna yang menyadari perubahan raut wajah Mell pun mengikuti arah pandang nya, namun tak terduga Mell malah menggebrak Meja dan membuat Dianna tersentak.


"Kutil badak lo loncat" pekik nya kaget.


"Jadi ini yang kamu lakuin di belakang aku" ucap Mell memandang sendu Reyn, ini sudah kedua kali nya Mell memergoki Reyn bersama gadis lain.


Sebelum nya ia hanya mengetahui lewat bukti chat di ponsel nya, tapi hari ini dia melihat nya langsung.


Mell pergi dari sana tanpa melihat Dianna, tapi Dianna langsung mengejar Mell keluar cafe itu.


"Sorry Mell gue emang sengaja ngajak lo kesini" ucap Dianna sendu, dan Mell mulai menatap nya.

__ADS_1


"Apa maksud lo" tanya Mell.


"Sebenernya gue udah beberapa kali liat dia sama cewe di cafe ini, dan cewe nya selalu beda" jelas Dianna.


Mell sangat terkejut dengan yang Dianna katakan, namun sebelum mengatakan apapun Reyn telah memeluk nya dari belakang.


Mell kaget dan langsung memelintir tangan orang yang memeluk nya itu, membuat sang pemeluk jatuh dan tersungkur dengan tangan yang di kunci.


"Ini aku" ucap nya.


"Reyn" ucap Mell, lalu melepaskan kuncian nya.


"Aku minta maaf sayang kamu salah faham, cewe itu cuma temen aku gak lebih" jelas Reyn.


"Kamu pikir aku bodoh hah?Dianna sering liat kamu jalan sama banyak perempuan dan kamu masih mau ngelak" tangkas Mell.


"Lebih baik lo pergi sekarang dan jangan pernah temuin Mell lagi" ucap Dianna, dan menarik tangan Mell untuk pergi.


"Aku mohon kasih aku kesempatan terakhir, aku mohon aku mencintai kamu bukan cewe lain" lanjut nya semakin sendu bahkan hampir menangis.


Mell luluh dan tanpa sadar melepaskan tangan nya yang tadi di tarik Dianna.


"Gue gak percaya ini lo Mell" ucap Dianna lalu pergi setelah Mell menarik tangan nya dan malah memeluk Reyn.


"Gue berhasil, gue akan terus siksa perasaan lo Mellani Putri Pramudita" batin Reyn menyeringai di balik punggung Mell.


Setelah itu Reyn mengusap wajah Mell yang basah dan baru menyadari kalau Dianna sudah pergi.


"Di mana Dianna" tanya Mell.

__ADS_1


"Mungkin dia gak suka liat kita balikan" ucap Reyn menunduk.


"Nggak gitu sayang, dia mungkin cuma kecewa aja nanti aku yang jelasin ke dia" jelas Mell.


Setelah itu Mell di antar ke rumah Dianna oleh Reyn tapi Reyn langsung pergi setelah nya, Mel menyapa Mamah nya Dianna lalu meminta izin untuk ke kamar nya.


"Dii" panggil Mell.


"Apa" jawab Dianna ketus.


"Gue minta maaf" ucap Mell sendu, dan Dianna pun mulai bicara.


"Gue udah berkali - kali liat cowo brengs*k itu jalan sama cewe Mell, dan gue bukan orang bodoh yang gak bisa bedain mana temen mana adek mana pacar" bentak Dianna.


"Lo tuh terlalu di butakan sama rasa sayang lo tau gak, sampe lo gak bisa bedain mana yang bener dan mana yang salah" lanjut nya dan Mell hanya diam mendengarkan.


"Dii" ucap Mell yang sudah tidak bisa menahan telaga bening itu dan mulai terisak.


"Gue tau, tapi gue bener - bener sayang sama dia"


"Gue gak pernah sedeket ini sama cowo lain, selain yang gue anggep keluarga gue"


"Lo tau itu kan" ucap Mell terus tersenggal karena isakan nya.


"Gue tau Mell gue juga ngerti tapi ingat, mencintai seseorang itu memang bagus dan percaya juga hal yang baik tapi jangan sampai cinta lo itu jadi membutakan mata hati lo Mell sampe lo ga bisa bedain mana yang baik dan mana yang buruk" nasehat Dianna.


"Gue sayang sama lo gue cuma mau yang terbaik buat lo, gue gak mau liat lo sedih apalagi cuma karena cowo brengs*k itu" lanjut nya.


"Thanks you Dii, tapi gue milih buat kasih dia kesempatan lagi" ucap Mell, Dianna terlihat menghirup oksigen beberapa kali tidak percaya dengan sahabat nya yang sudah di butakan oleh cinta nya itu.

__ADS_1


"Ok gue ngalah, terserah lo itu hak lo tapi jangan cari gue kalo ada apa - apa" celetuk Dianna cemberut.


"Gimana gue gak cari lo, lo itu kan sahabat baik gue" ucap Mell dan mereka pun tertawa.


__ADS_2