
Mereka terkejut karena bahagia akan hal itu, beberapa dari mereka masih ada yang bingung sehingga terdengar sedikit bisik bisik disana.
"Yah sekarang Mell sedang hamil" jelas Justin dengan sejuta senyuman yang menghiasi wajah tampan nya.
Terdengar sedikit riuk piuk dari beberapa orang di hadapan mereka, ada yang senang ada juga yang hanya bersikap biasa namun bukan berarti tidak senang.
"Tolong doakan semoga kehamilan istri saya berjalan dengan lancar sampai nanti waktu nya persalinan" lanjut Mell.
"Selamat atas kehamilan kamu Mell eh Non_
"Gak ppa ini kan di luar jam kerja lagian kita juga kan lagi liburan jadi santai aja" potong Mell dengan tersenyum tulus.
"Ayo mulai bakar bakaran nya gue udah laper banget nih" ucap Dianna.
"Iya ayok" balas Justin sambil terus menggandeng satu tangan Mell dan tangan satu nya merangkul bahu Mell sedikit posesif.
Entahlah sejak mengetauhi kehamilan Mell, Justin jadi semakin tidak ingin jauh dari Mell bahkan dia sama sekali tidak mengijinkan Mell melakukan kegiatan yang menurut nya tidak penting.
"Abang lepas dulu aku mau ambil daging nya" ucap Mell.
"Biar Abang yang ambilin yah sayang" balas Justin.
"Aku bisa sendiri" protes Mell.
__ADS_1
"Abang gak mau kamu kecapekan" ucap Justin.
"Aku cuma mau ambil daging bukan lari maraton di kecamatan Abang" rengek Mell.
"Iya tap_" Belum sempat Justin bicara Mell sudah lebih dulu berdiri dan mendekati Dianna dan wanita wanita lain nya yang sedang sibuk membuat saos untuk bahan olesan.
"Dii" panggil Mell, Dianna menoleh.
"Mell, lu ngapain di sini?mending lu duduk di sana temenin suami lu" ucap Dianna.
"Gue mau di sini" balas Mell langsung duduk dan mengambil saos yang ada di botol.
"Itu mau ngapain?" tanya Dianna lagi.
Dianna menggeleng "Aduh Mell mending lu istirahat aja deh takut nanti malah kecapekan" ucap Dianna.
"Lu ketularan Bang Justin deh kayak nya Dii, tadi juga dia bilang begitu" ucap Mell sedikit kesal.
"Karna kita sama sama peduli dan sayang sama lu" ucap Dianna.
"Ya tapi gue gak balakan kecapekan cuma gar_"
"Biarin aja sayang, Mell gak ada kecapekan cuma gara - gara bantuin kalian bikin bumbu" potong Han yang tiba - tiba datang menghampiri mereka bersama Justin.
__ADS_1
Mell tersenyum karena ada yang membela nya kali ini setidak nya dia tidak akan mati kutu karena terus berdiam diri dan hanya menonton yang lain sedang memasak.
"Haaah yaudahlah tapi lu duduk aja di situ" pasrah Dianna.
"Sayang bangun sebentar" ucap Justin yang menghampiri mereka.
"Abaaaang" rengek Mell namun tetap menurut.
"Udah, ayok duduk lagi" ucap Justin setelah menaruh bantal yang super empuk di tempat Mell duduk.
Mell tersenyum "Makasih" ucap nya.
"Makasih nya nanti malem aja" bisik Justin namun terdengar oleh mereka semua sehingga membuat mereka sedikit histeris melihat keuwuan pasutri muda tersebut.
Sedangkan Mell dengan wajah bersemu merah hanya bisa memukul pelan dada Justin.
"Aduuh panas banget nih"
"Gerah gerah bossss"
"Haiiih padahal angin nya tadi adem kenapa sekarang jadi agak panas yah"
"Udah udah ih kalian godain aku mulu sih" ucap Mell dengan malu dan mereka semua tertawa melihat ekspresi Mell.
__ADS_1
Haaaaiiii ada yang kangen gak nih sama Autor maaf yah jarang UP karena sekarang Autor lagi sibuk banget di real life, doakan Autor tetap sehat biar bisa terus UP yah..Autor sayang kalian, jangan lupa tinggalin jejak yah..love you all