
Setelah sampai di Rumah sakit, Rio meminta Mell untuk segera kembali ke kota S tempat orang tua angkat Mell.
"Mom, aku pamit yah tapi aku janji aku akan lebih sering jengukin Mommy ke sini tapi Mommy juga harus janji kalo Mommy harus cepat sadar dan sehat lagi" ucap Mell lirih, kemudian mencium setiap inci wajah Mommy nya itu lalu membisikkan sesuatu..
"Aku akan dapatkan orang itu Mom, jadi cepatlah sadar" bisik Mell kemudian mengusap air mata nya.
Diluar ruangan semua orang telah menunggu Mell keluar dan akan mengantar nya kembali ke kota S.
"Sayang Daddy antar kamu yah" ucap Rio.
"Gak usah Dad, kan ada kak Han yang bisa anter aku" balas Mell.
"Iya Daddy jangan Khawatir aku akan pastiin Mell baik - baik ajh" ucap Han.
"Ok Daddy titip Mell yah, tolong jaga dia" pinta Rio.
"Ok Dad" balas nya dengan senyuman.
"Kalau Daddy mau aku juga bisa ikut antar Mell sampai rumah nya" usul Justin.
"Boleh juga kalau kamu bisa Justin" Rio.
"Ah Daddy gak usah lagian kasian bang Justin dia pasti capek kalau harus antar aku bolak balik belum lagi dia juga banyak pasien hari ini, jangan abaikan pasien cuma buat aku bang" Mell.
"Kamu kok tau Justin lg banyak pasien" Rio.
"Hmm iya aku nebak ajh" jawab Mell gugup.
"Emm Daddy jadi curiga nih" ucap menelisik.
"Apa sih Dad gak ada apa - apa" ucap Mell malu.
"Ada apa - apa juga gak papa" balas Rio terkekeh.
__ADS_1
Mendengar jawaban Rio, Justin sangat bahagia ia seperti mendapat lampu hijau untuk mendapatkan Mell sedangkan Han malah sebalik nya ia merasa sebuah petir telah menyambar bagian hati nya, sakit tentu saja.
Setelah berpamitan mereka pun pergi, Mell hanya berdua dengan Han karena Siska Mell perintahkan untuk mengurus kantor dulu.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Selama Mell belum di perkenalkan sebagai putri kandung dari Rio Anggara Pramudita sekaligus pewaris sah Pram Group ia memang sudah membantu menjalan kan perusahaan itu dengan banyak tugas, ia tidak mengambil keputusan sendiri semua nya selalu ia diskusi kan dengan Rio Han Siska dan Bima.
Namun setelah hari itu ia menjadi pewaris sah Pram Group perusahaan yang sangat besar di negara itu, bahkan mulai berkembang lebih pesat lagi saat Mell mengambil alih nya tentu nya hal itu membuat keselamatan nya semakin terancam.
Selama ini Rio menyembunyikan Mell dari semua orang termasuk kedua orang tua nya, hanya Rio Bima Han Siska dan Justin saja yang mengetahui keberadaan nya karena Rio tidak ingin ada orang yang mencelakai Putri tunggal nya itu.
Mell hanya datang ke kantor sesekali karena kesibukan nya di lain tempat juga, lagi pula Daddy nya pun sering juga membantu nya.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"Mell" panggil Han ketika mereka sudah sampai di rumah Mell.
"Iya kak" jawab Mell menatap Han.
"Tanya apa kak?ngomong aja gausah ragu gitu lagian kita gak lagi di kantor atau jam kerja" ucap Mell yaah karena memang itu hari minggu.
"Apa kamu ada perasaan sama bang Justin" tanya nya setelah menarik nafas dalam, dan membuat Mell terkekeh.
"Kenapa memang nya" tanya Mell kembali.
"Hmm nggak sih, kakak cuma nanya ajh kayak nya kamu makin deket deh sama bang Justin" tanya Han ragu.
"Aku cuma anggap kalian itu sebagai kakak dan abang aku, aku harap jawaban itu cukup buat kakak puas" ucap Mell hendak turun dari mobil namun berhenti sejenak.
"Tapi aku gak tau gimana nanti nya" lanjut nya kemudian membuka pintu mobil.
"Syukurlah itu artinya aku masih punya kesempatan" ujar nya dalam hati sambil melamun namun kaget karena seseorang mengetuk kaca jendela mobil.
__ADS_1
"Kak ayo masuk dulu ada beberapa hal yang mau aku bicarain ke kakak" ucap Mell membuat Han tersadar dari lamunan nya.
Orang tua angkat Mell tentu saja mengenal Han dengan sangat baik jadi mereka langsung mengizinkan ia untuk masuk bahkan juga ke kamar Mell, tentu saja karena ruang rahasia Mell yang ia gunakan untuk bekerja ada di sisi lain dalam kamar nya.
Ketika sedang bekerja Mell mendapat sebuah pesan.
"Assalamualaikum" ucap orang di sebrang sana.
"Waalikumsalam" jawab Mell.
"Hmm gimana nanti malem latihan nggak" tanya nya.
"Kurang tau, soalnya hari ini aku kurang enak badan" jawab Mell.
"Yaudah istirahat yah jangan lupa makan, minum obat kalo perlu" balas Rey. Yah orang di sebrang sana yang mengirimi Mell pesan dan mampu membuat gadis itu senyum - senyum sendiri adalah Rey.
"Kamu lagi ngapain sih Mell, kenapa senyum - senyum gitu" tanya Han membuat Mell langsung meletakkan ponsel nya.
"Ah nggak kok kak itu temen aku" balas Mell.
"Temen yang mana" tanya Han lagi karena yah Han tau semua teman - teman Mell dan ia tidak pernah melihat Mell seperti itu sebelum nya.
"Itu teman aku di padepokan kak, temen baru aku laki - laki nama nya Reynaldi" balas Mell menjelaskan, karena ia tak pernah menyembunyikan masalah apapun dari Han.
"Jangan terlalu dekat sama dia, kakak gak suka" ucap Han keceplosan.
"Gak suka" tanya Mell heran.
"Aah maksud nya kakak gak suka kalau kamu terlalu dekat sama dia, karena kita belum tau seperti apa dia sebenar nya" balas Han gelagapan.
"Hmm iya kakak" balas Mell tersenyum manis.
"astaga Mell kenapa sih kamu senyum semanis itu depan aku, jantung aku bisa lompat dari tempat nya kalo gini terus. andai kamu tau kalau aku sayang banget sama kamu Mell dan rasa sayang aku itu mungkin lebih dari rasa sayang seorang kakak ke adik nya" batin Han.
__ADS_1
"Eh kak jangan ngelamun gitu dong" ucap Mell menggoyangkan bahu Han.
"Ah iya nggak siapa yang ngelamun, udah ayo lanjutin kerjaan nya tuh tinggal dikit lagi biar cepet selesai biar kamu nya juga cepet istirahat pasti capek kan" ucap Han mengalihkan perhatian.