
Saat ini Mell sudah kembali ke rumah orang tua angkat nya, gadis itu masih berkutat dengan selimut lembut nya.
Tok tok tok
Tapi karena tak ada jawaban jadi masuk sajalah
"Astaga anak gadis ku ini masih bisa tidur di jam 9 pagi" ucap mamah Nuri tak percaya, kemudian ia mendekat dan mengelus lembut puncak kepala anak nya itu sambil sesekali membenahi anak rambut nya dan menciuminya berkali kali.
"Bangun sayang ini sudah siang, ayo bangun" bujuk mamah Nuri, Mell menggeliat dan melihat mamah nya sedang memeluk nya sambil duduk di tepi ranjang.
"Bangun sayang, di luar ada Reyn" ucap mamah Nuri dan Mell langsung terperanjak duduk.
"Ngapain Reyn kesini sepagi ini mah" tanya Mell bingung.
"Lah mamah pikir kamu udah tau" jawab mamah Nuri dan Mell hanya menggeleng.
"Yasudah kamu mandi dulu sana, terus nanti turun" ucap mamah, Mell langsung melangkahkan kaki nya ke kamar mandi setelah 20 menit Mell pun turun dan benar saja Reyn sudah ada di bawah sedang bercanda dengan semua anggota keluarga nya.
Setelah duduk Reyn menjelaskan kedatangan nya datang hari itu adalah untuk meminta restu dari papah nya Mell untuk bisa berhubungan dengan Mell karena yang papah nya tau selama ini mereka hanya berteman.
__ADS_1
Papah nya Mell tidak mengiyakan permintaan Reyn ia hanya diam saja menyimak, dan karena sudah waktu nya makan siang jadi Reyn ikut makan siang bersama lalu setelahnya pamit untuk pulang.
"Sayang, kemari sebentar" ucap papah Mell yang meminta Mell duduk di dekat nya setelah mengantar Reyn pulang sampai ke depan pintu rumah nya.
"Iya pah, kenapa" tanya Mell yang sudah duduk sambil memeluk papah angkat nya itu.
"Kalau boleh jujur sebenar nya papah tidak setuju kamu berhubungan dengan" ucap papah nya to the point.
"Kenapa pah" tanya Mell heran.
"Entah lah, bukan kah Daddy dan Mommy mu juga belum tau" ucap nya.
"Apa kau bahagia bersama nya" tanya papah Mell lagi kemudian Mell mengangguk, Mell tau papah nya belum yakin tapi ia akan selalu berusaha.
Di rumah sakit..
"Bagaimana Justin" tanya Rio setelah Justin memeriksa keadaan Ais.
"Perkembangan nya cukup baik Dad, cuma tinggal nunggu pasien sadar aja" jelas Justin, sebenar nya ia merasa iba pada Daddy dari gadis pujaan nya itu.
__ADS_1
"Syukurlah" ucap Rio sedikit lega, lalu Bima datang dengan beberapa berkas.
"Bagaimana keadaan kantor Bim" tanya Rio pada Bima yang baru datang.
"Ini tuan" Bima memberi beberapa berkas yang sudah Mell tanda tangani dari Han, kemudian Rio memeriksa nya
"Bagus sekali, dia memang putri ku" ucap Rio bangga.
"Lihat lah dia berhasil memenangkan banyak tender besar walaupun belum lama ku perkenalkan sebagai pewaris Pram Group" lanjut nya.
"Tuan benar, saya juga pada awal nya terkejut tapi lama kelamaan saya mulai mengerti kalau garis keturunan memang sangat berpengaruh, dan darah tuan mengalir kental dalam diri nya" puji Bima.
Setelah itu Justin dan Bima pergi untuk makan siang bersama sedangkan Rio masih setia menunggu istri tercinta nya.
Dua pria berbeda usia itu kini telah duduk menikmati makam siang nya sambil sesekali melempar candaan.
πππππππππππππ
Kunjungi Juga Novel Autor Yang Baru Rilis Yaaaaah Judul nya : Penculik Ku Suami Masa Depan Ku.
__ADS_1
Terimakasih semua Autor Sayang Kalianπ