The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 145


__ADS_3

Mr Rocky terlihat sudah pasrah jika harus kehilangan semua yang dia miliki asalkan tidak dengan kekayaan nya.


"Aku rasa Ayah sudah tidak membutuhkan aku lagi jadi mulai detik ini aku bukanlah putra mu Mr Rocky" ucap Andre.


Walau sudah mempersiapkan semua nya tapi hati Ayah mana yang sanggup mendengar perkataan itu dari anak nya sendiri.


Mr Rocky terlihat sangat syok namun segera dia tutupi "Baik, terserah pada mu asal bukan harta yang meninggalkanku aku tidak keberatan" ucal nya.


Andre terlihat sangat kecewa dengan jawaban sang Ayah yang sangat dia sayangi namun dia juga tidak ingin membela pihak yang salah.


"Mell aku minta maaf sekarang aku serahkan pria ini kepada mu, aku terima apapun hukuman yang akan kamu berikan pada nya" ucap Andre pasrah.


Mell hanya diam dan menunduk "Ya dan kalian punya banyak hutang penjelasan padaku terutama kamu Yunira" ucap Mell dengan ketus.


Yunira sedikit terkekeh melihat raut kebingungan karena hubungan nya dengan Andre tapi dia juga yakin bahwa kakak angkat nya itu akan mendukung semua keputusan nya selama itu memang baik.


"Pergilah, sekarang giliran aku yang bicara" tambah Mell dengan wajah datar nya.


Mell berjalan mendekati Mr Rocky yang masih memegang pistol di tangan nya "Jangan mendekat atau akan ku bunuh kau" ancam nya namun Mell tetap melangkah tanpa menghiraukan ucapan pria itu.


Jarak mereka masih cukup jauh namun Mr Rocky sudah ketakutan hanya dengan melihat tatapan Mell, dengan segenap keberanian nya yang masih tersisa dia berusaha untuk tetap mengangkat senjata nya ke dada Mell.


"Berhenti di sana atau aku seret kau keluar dari perusahaan ku" ancam nya.

__ADS_1


Mell tertawa mendengar ancaman Mr Rocky "Apa kau yakin ini perusahaan mu?" tanya Mell yang tersenyum devil.


Mr Rocky gelagapan dia semakin takut kalau gadis di hadapan nya ini akan kembali mengelabuhi diri nya, ternyata wajah secantik ini sangat berbahaya yah mungkin begitulah pikir mereka yang ada di sana.


"Apa maksud_?" tanya nya berteriak.


"Jangan berteriak di hadapan ku" bentak Mell lebih keras dan membuat semua orang kaget.


"Lihat lah berkas sampah mu itu" ucap Mell.


Mr Rocky membuka map tempat nya menyimpan berkas pengalihan kepemilikan perusahaan yang tadi Mell tanda tangani dan betapa terkejut nya dia saat tidak melihat tanda tangan yang tadi Mell bubuhkan.


Lalu dia melirik pada wanita yang tadi dia suruh ambilkan pulpen "Berani nya kau" ucap nya hendak melempar berkas yang dia pegang ke wajah wanita itu.


"Kau sangat bodoh jika berfikir bisa menipuku" ucap Mell lalu mendekat ke arah Mr Rocky.


Walau dengan tangan yang bergatar namun dia masih berusaha untuk mengangkat senjata nya "Satu lagi yang ingin tanyakan apa kau yang melakukan penyerangan itu?" tanya Mell.


"Jika iya kenapa?" tanya nya menantang.


Dia mendengus "Ternyata kau memang benar benar bahwa pemimpin mereka adalah diri mu, gadis lemah" tambah nya mengejek.


Dor

__ADS_1


Satu tembakan berhasil mengenai dada Mell dan membuat nya terhuyung sedikit ke belakang namun Mell masih bisa menahan nya "Apa hanya itu peluru yang kau miliki?" tanya Mell dingin dengan mata yang sudah sangat merah menahan amarah.


Semua orang sangat terkejut dan panik saat mendengar suara tembakan yang keluar dari pistol itu lagi begitupun dengan Mr Rocky dia sangat terkejut karena Mell tidak tumbang sedikit pun seperti perkiraan nya.


"Nona" pekik Siska hendak menyentuh Mell namun Mell hentikan dengan mengangkat sebelah tangan nya.


Mell mendekat ke arah Mr Rocky dan menggenggam postol yang masih pria itu pegang, tangan Mell yang sudah berlumuran darah menyentuh pistol itu dengan sangat kuat "Jika kau masih punya peluru cepat keluarkan dan selamatkan diri mu dari ku" ucap Mell.


Mell memejamkan mata nya agak lama kemudian membuka nya lagi "Karena aku tidak akan mati hanya karena peluru murahan seperti ini" tambah Mell dengan mengeratkan gigi nya menahan amarah yang jauh lebih besar dari rasa sakit yang dia terima.


"Ma maaf kan aku" ucap nya dengan suara yang bergetar hebat.


Mell tertawa mendengar ucapan Mr Rocky "Apa?kau bilang apa?maaf?" ucap Mell seperti sedang mengejek.


"Apa kata maaf mu itu bisa mengembalikan semua kerugian yang sudah kau lakukan?apa kata maaf mu bisa membuat tangis adikku mereda?apa kata maaf mu itu bisa menutup lubang bekas peluru murahan mu di tubuhku ini?" Ucap Mell dengan geram seraya melirik luka tembakan Mr Rocky yang sudah mengeluarkan banyak darah.


"Dan apa kata maaf mu bisa membangkitkan lagi orang orang ku yang sudah mati?" tambah nya membentak Mr Rocky.


Pria itu semakin ketakutan dia sangat takut sehingga membuat wajah nya sangat pucat seolah tak ada darah yang mengaliri nya.


Namun hal itu justru membuat Mell sangat senang.


"Aku sudah penuhi permintaan terakhir mu sekarang adalah giliran mu untuk menyerahkan nyawa mu padaku atau aku bisa merenggutnya secara paksa" ucap Mell berbisik di sebelah Mr Rocky.

__ADS_1


__ADS_2