
Lanjut yoookk🌿
Di rumah sakit
Mell masuk keruangan yang sudah seperti rumah bagi kedua orang tua nya, bagaimana tidak bukan kah hampir setiap hari mereka di sana bahkan ada lemari pakaian dan keperluan lainnya juga hahaha.
"Hai Dad hai Mom" sapa Mell.
Menoleh "Hai sayang, kamu disini" ucap Rio.
Tersenyum tulus "Iya Dad, emang gak boleh" cebik Mell.
"Halo Dianna" sapa Rio yang baru menyadari keberadaan Dianna.
"Hai Dad" jawab Dianna, sejak pertemuan mereka Rio memang meminta Dianna memanggil nya seperti Mell.
"Hai Mom..gimana keadaan Mommy, Mommy gak kangen yah sama aku sampe gak mau bangun pas aku bangun" ucap Mell sendu menatap wanita yang telah melahirkan nya itu masih saja terbaring.
"Bangun dong Mom, aku kan mau kenalin Mommy sama sahabat aku" lanjut nya sambil menunduk.
Cetak "Aaww" pekik Mell dan mendongak.
"Abang" ucap Mell cemberut.
"Mommy akan sedih kalau liat muka jelek kamu itu" canda Justin, yah lelaki itu adalah Justin.
"Hiss ngeselin banget" cebik Mell, lalu menoleh ke arah Mommy nya karena kaget saat ada pergerakan.
"Bang" ucap Mell "Ta tangan Mommy bergerak" lanjut nya mulai berlinang.
"Biar abang periksa" ucap Justin "Mommy pasti mendengar suara kamu" lanjut nya dan Mell pun senang sekali.
"Aku yakin sebentar lagi Mommy akan sadar" gumam Mell sedikit menunduk namun masih bisa di dengar oleh Justin.
"Iya Mommy pasti bangun sebentar lagi, sabar yah" ucap Justin sedikit berjongkok untuk melihat wajah Mell yang menunduk.
__ADS_1
"Ehemm" dehem Rio.
"Eh maaf Dad" ucap Justin.
"Mell gak mau kenalin Dianna ke Justin" ucap Rio, karena kemarin saat mereka ke rumah sakit Justin sedang ada operasi jadi tidak bisa bertemu.
"Ah iya aku sering lupa, Dianna kenalin ini bang Justin" ucap Mell.
"Abang kenalin juga ini Dianna sahabat baik aku di kota S" lanjut nya, kemudian mereka bersalaman
"Kamu udah makan belum" tanya Justin sambil mengusap kepala Mell lembut.
"Udah kok tadi sama Dianna" jawab Mell.
"Gue bisa liat kalo bang Justin ini suka sama Mell" batin Dianna terkekeh.
"Good girl" ucap Justin mengacak rambut Mell dan Mell mulai merengek kesal, Mell hanya bersikap seperti itu di depan Daddy Papah dan Justin saja (yang laki - laki).
"Iya - iya maaf yah" ucap Justin sambil merapikan rambut Mell kembali, lalu Mell pamit untuk pulang karena sudah merasa cukup lelah.
**
Semua adik - adik Mell juga sudah mengetahui yang sebenar nya, awal nya mereka tidak percaya namun perlahan mulai mengerti dan menerima fakta nya.
Sekarang Mell sedang berada di kantor, duduk di kursi kebesaran nya sambil memijat sedikit pelipis nya, setelah rapat.
"Nona mau makan siang di kantor atau mau saya pesankan restoran" tanya Siska.
"Di kantor" jawab Mell datar.
Drrrrtt drrtttt
"Katakan" ucap Mell datar.
"Queen, tahanan itu terus berteriak memanggil nam_" tutt terpotong karena langsung di matikan.
__ADS_1
Siska yang belum keluar mendengar Mell menghembus nafas kasar dan ingin bertanya.
"Apa ada masalah Nona" tanya Siska.
"Kita ke markas sekarang" ucap Mell dan Siska mengangguk.
Di markas
"Ada apa Reyn kenapa lo teriak - teriak kaya gitu" tanya Mell lalu tersenyum devil.
"Lepasin gue sial*an" teriak Reyn.
"Gue akan langsung kirim lo ke mami papi lo Reyn, jangan khawatir" jawab Mell lalu tertawa dan mengambil cambuk.
"Aaaaakkhh aakh ampun lepasin gue Mell gue mohon" pinta Reyn sambil terus berteriak karena Mell terus mencambuki nya.
"Gue gak akan biarin ko hidup tenang Reyn, walaupun gue sangat mencintai lo tapi gue juga benci banget sama lo" teriak Mell.
"Mell aku mohon lepasin aku maafin aku, kita bisa mulai semua nya dari awal sayang tolong kasih aku kesempatan" ucap nya lirih memohon.
Menghela nafas lelah "Kesempatan?hah berapa banyak kesempatan yang harus gue masih buat lo Reyn berapa banyak lagi, gue selalu maafin semua kesalahan lo gue bahkan selalu ngalah kalau kita berantem, gue gak pernah minta lebih dari lo, gue gak pernah minta apapun dari lo selain waktu buat kita bareng - bareng tapi apa yang gue dapet hah?" ucap Mell yang menumpahkan isi hati nya.
"Gue tulus sama lo tapi apa yang udah lo lakuin hah?lo malah khianati gue, lo hancurin semua harapan dan kepercayaan gue buat lo, dasar brengs*k" lanjut Mell berteriak dan mencambuki Reyn kembali.
Drtttt drrrttt
"Halo" ucap Mell datar tanpa melihat siapa yang menelfon nya.
"Hai sayang kamu kenapa?' tanya Rio yang heran mendengar nada bicara putri nya, Mell menyadari dan langsung keluar dari penjara bawah tanah untuk meredakan emosi nya.
"Ah maaf Dad aku cuma lagi kesel aja tadi" elak Mell.
"Hmm ada apa Daddy telfon aku, Daddy udah makan belum" tanya Mell mengalihkan pembicaraan.
"Oh iya Daddy hampir lupa, sayang Daddy punya kabar baik sayang" ucap Rio yang sangat senang.
__ADS_1
"Kabar baik apa Dad" tanya Mell penasaran, pasal nya ia tak pernah mendengar Daddy nya sesenang itu.
"Kamu ke rumah sakit sekarang yah" pinta Rio dan Mell langsung pergi.