The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 120


__ADS_3

Justin menjalani hari pertama nya sebagai CEO muda dengan cukup baik di JMA Hospital, Justin memang sudah memiliki aura dan jiwa kepemimpinan sejak kecil pada diri nya jadi tidak sulit bagi nya untuk memimpin rumah sakit itu, semua staf nya sangat menghormati Justin bahkan sangat kagum karena di usia semuda ini dia sudah bisa memiliki sebuah rumah sakit yang sangat besar bahkan hampir menyaingi milik keluarga Pramudita yang tak lain adalah keluarga istrinya sendiri.


Semua staf rumah sakit yang bekerja kebanyakan berasal dari luar kota, tidak ada syarat khusus untuk bekerja di sini hanya saja semua staf di wajibkan untuk selalu siap melayani pasien kapanpun dan di manapun dan bersikap ramah pada semua pasien dan keluarga pasien.


Berbeda dengan sang suami kini Mell baru sampai di markas Black Rose dan langsung menuju ruang medis, disana Mell melihat cukup banyak anggota mafioso nya yang terluka bahkan mati "Bagaimana dok?" tanya Mell datar.


"Saya sudah berhasil mengeluarkan peluru itu dari tubuh tuan Kim Queen, dan untuk sekarang keadaan nya masih harus di pantau" jelas dokter yang menangani.


"Bagaimana dengan yang lain?" tanya Mell lagi.


"Sekitar lima puluh orang tewas di tempat lima belas orang mengalami luka yang cukup berat dan sisa nya hanya luka ringan, untuk yang mengalami luka berat jika itu di alami oleh orang biasa mungkin akan sangat berbahaya namun mereka adalah orang orang yang sangat terlatih jadi saya yakin mereka akan pulih kembali dalam seminggu" jelas dokter.


Mell hanya diam dengan ekspresi datar menanggapi ucapan sang dokter "Tolong rawat mereka dengan baik" ucap Mell lalu pergi dan diikuti oleh beberapa mafioso nya.


"Berikan semua data anggota yang tewas" ucap Mell ketika dia sudah duduk di kursi kebesaran nya.


"Ini Queen" ucap nya, rupanya mereka sudah tau bahwa Queen mereka akan meminta hal itu jadi mereka sudah menyiapkan nya lebih dulu.

__ADS_1


Mell menghela nafas seperti frustasi ketika melihat deretan nama para anggota mafioso nya baik yang tewas, terluka berat maupun yang terluka ringan.


"Urus semua keperluan untuk pemakaman dan penghormatan terakhir anggota kita yang gugur dan berikan fasilitas untuk mereka yang masih punya keluarga atau tanggungan, pastikan semua kebutuhan keluarga mereka tercukupi dan bagi yang memiliki anak pastikan mereka masuk ke sekolah dan universitas milik kita"


"Gue mau mereka semua gak kekurangan apapun, dan untuk yang menderita luka baik berat maupun ringan rawat mereka dengan baik kalau perlu kalian bisa panggil bantuan medis dari rumah sakit" tambah Mell panjang lebar.


"Baik Queen, kami akan mengurus semua nya sesuai perintah untuk pemakaman nya akan di lakukan siang nanti" ucap mafioso itu.


"Mereka di makamkan di tempat kita bukan?" tanya Mell datar.


"Tentu Queen" jawab nya (Jadi Black Rose itu punya tempat pemakaman khusus untuk anggotanya yang meninggal guys, jangan tanya kenapa?ya jelas itu perintah pimpinam mereka)


"Masuk" ucap Mell.


"Queen" panggil nya.


"Kalian pergi lah" ucap Mell pada para mafioso nya yang tadi melapor.

__ADS_1


"Kalau ada anggota keluarga yang tanya bilang aja Han gue tugasin ke luar kota" ucap Mell pada Siska yah yang tadi masuk adalah Siska.


"Baik Queen" jawab nya.


"Lo udah cari tau siapa dalang penyerangan ini?" tanya Mell datar.


"Tentu Queen, tapi saya rasa kasus ini cukup rumit" jawab Siska.


Mell mendongak dan menatap tajam pada Siska untuk mendapat penjelasan dari kata kata nya barusan.


"Seperti nya selain menyerang markas mereka juga mengincar Pram Group karena menurut mata mata kita ada yang tidak beres dengan cabang perusahaan yang ada di luar kota, kuat dugaan mereka tau kalau putri keluarga Pramudita adalah Queen" tambah Siska menjelaskan.


"Dugaan?gue gak butuh dugaan gue mau fakta dan bukti Lien" bentak Mell dengan nada dingin nya.


"Saya akan cari tau Queen" ucap Siska sedikit bergetar walaupun mereka dekat tapi Siska selalu merasa takut jika suda mendengar nada bicara Mell yang seperti ini.


"Gue mau info akurat setelah pemakaman, lo bisa minta bantuan haker haker profesional kita" ucap Mell.

__ADS_1


"Baik Queen" jawab Siska.


__ADS_2