
Pagi ini Justin bagun lebih dulu dengan posisi seperti semalam dia tidur "Astaga Mell kamu pasti gak nyaman tidur kaya gini dari semalem" batin Justin yang langsung mengubah posisi nya menjadi dia yang memeluk Mell.
Mell hanya menggeliat kecik saat Justin mengubah posisi nya lalu kembali tidur, hal itu terlihat sangat lucu di mata Justin.
Selama pernikahan nya dengan Mell dia tidak pernah bosan memandang wajah Mell yang terlihat polos dan sangat manis ketika tidur, sungguh memandang nya seperti ini seolah menjadi keberuntungan bagi nya.
Justin sangat bahagia karena istri nya Mellani selalu menjadi orang pertama yang dia lihat ketika bangun dari tidur dan juga selalu menjadi orang terakhir yang dia pandang ketika ingin memejamkan mata nya.
Justin membelai lembut rambut Mell sambil sesekali menusuk nusuk pipi nya yang sekarang terlihat lebih cubby, Mell menggeliat dan mengerjapkan mata nya beberapa kali untuk menyesuaikan sinar matahari yang mengganggu nya.
Mell membuka mata nya dan melihat wajah Justin yang sedang tersenyum memandang nya "Selamat pagi cantik" ucap Justin.
Mell tersadar kemudian langsung menenggelamkan wajah nya pada dada bidang Justin, dia merasa sangat malu ketika Justin melihat nya saat baru bangun tidur seperti ini.
"Abang jangan liatin aku kaya gitu" ucap Mell sedikit berteriak.
Justin terkekeh sambil memeluk Mell "Kenapa?Abang kan cuma liatin wajah cantik istri Abang ini" ucap Justin seraya mengelus rambut Mell.
"Aku malu" gumam Mell.
"Sejak kapan kamu jadi pemalu yah?" tanya Justin menggoda Mell namun malah di tanggapi serius oleh nya.
"Hmm mungkin sejak aku jatuh cinta sama Abang" jawab nya polos.
"Apa?!" tanya Justin kaget dan langsung melepas pelukan nya.
"Apa?" ulang Mell polos.
"Kam kamu bilang apa tadi?" tanya Justin lagi.
"Bilang apa?" tanya balik Mell.
"Jawaban kamu pas Abang tanya sejak kapan kamu jadi pemalu?" tanya Justin sambil menatap mata Mell.
"Aku bilang mungkin sejak aku jatuh cinta sama Abang" ucap Mell.
"Kamu jatuh cinta sama Abang?" tanya Justin masih tidak percaya.
"Emang selama ini Abang pikir aku gak cinta sama Abang?" tanya Mell.
"Hmm" jawab nya seraya menghela nafas.
"Aku cinta sama Abang" ucap Mell lalu
Cup
__ADS_1
Mengecup sekilas bibir Justin dan membuat nya terbelalak "Kamu serius sayang?" tanya Justin memastikan, jujur selama ini dia tidak pernah mengira Mell akan mengungkapkan perasaan nya seperti ini karena bisa selalu bersama nya saja sudah menjadi kebahagiaan yang sangat luar biasa bagi Justin.
"Hmm aku cinta sama Abang" jawab Mell mantap.
"Makasih sayang" ucap Justin memeluk Mell sangat erat.
"Selama ini Abang pikir kamu ngejalanin kewajiban kamu sebagai seorang istri cuma karena permintaan orang tua kita dan jujur kalau pun memang itu alasan nya Abang akan tetap bahagia, Abang gak pernah minta kamu buat bales cinta Abang buat bales perasaan Abang karena dengan adanya kamu di sisi Abang aja udah bikin Abang ngerasa jadi laki laki paling beruntung di muka bumi ini" ucap Justin.
"Tapi hari ini adalah hari paling bahagia dan bersejarah dalam hidup Abang karena Abang tau kalau wanita yang Abang cintai selama hidup abang dan selalu Abang jaga sejak kecil yang sekarang menjadi istri sah Abang juga punya perasaan yang sama seperti Abang" tambah nya sedikit haru.
"Maaf karena aku gak pernah ungkapin, aku pikir Abang bisa tau tanpa aku bicara" balas Mell.
"Yah Abang emang sempet mikir kalau kamu juga punya perasaan yang sama kaya Abang, tapi Abang menepis semua pikiran itu karena gak mau kamu terbebani" ucap Justin.
"Emang Abang pikir aku mau menyerahkan kehormatan aku ke laki laki yang gak aku cintai?" ucap Mell mendongak menatap wajah Justin dengan sedikit kesal.
Justin sedikit terkekeh "Enggak gitu sayang" balas Justin lalu kembali memeluk Mell.
Menghela nafas lega "Abang kan udah bilang kalau tadi nya Abang pikir kamu ngelakuin itu semua cuma karena nurutin permintaan orang tua kita" ucap Justin.
"Tapi sekarang Abang tau semua nya, makasih karena kamu bersedia mencintai laki laki yang punya sejuta kekurangan ini sayang, Abang beruntung karena di cintai wanita seistimewa kamu" tambah nya.
"Aku juga bukan wanita yang sempurna, tapi di cintai sama laki laki hebat yang mau melengkapi kekurangan aku menjadikan aku wanita yang istimewa, terimakasih" balas Mell.
"Ya tuhan aku gak tau kalau selama ini suami ku sangat tertekan karena mengira aku gak mencintai dia" batin Mell.
"Sayang" panggil Justin.
"Hmm" sahut Mell yang masih sibuk menulis sesuatu pada dada bidang Justin menggunakan jari nya.
Justin berdehem sebentar "Kalau kamu gini terus Abang gak akan tahan" ucap nya.
Mell mengerenyitkan dari nya dan mendongaj menatap Justin "Maksud nya?" tanya Mell bingung.
"Yang di bawah udah minta keluar sayang" jawab Justin.
"Yang di bawah?mak_" belum juga sempat Mell menyelesaikan kata kata nya dia sudah merasakan sesuatu yang menegang dan mengganjal bagian bawah nya.
Mell berdehem "Abang" ucap Mell.
"Ayok sayang" ajak Justin.
"Ayok kemana?" tanya Mell.
"Kita bikin baby" jawab Justin yang langsung menindih tubuh Mell.
__ADS_1
Mell terkejut namun tak dapat menolak keinginan suami nya itu "Abang kita baru bangun loh, aku mau mandi" ucap Mell.
"Mandi nya nanti aja sayang, sekarang kita usaha dulu yah" ucap Justin yang sudah tidak ingin mendengar penolakan dan langsung menyerang Mell dengan lembut, yah Justin memang selalu memperlakukan Mell dengan sangat lembut semua itu Justin lakukan agar dia juga ingat bahwa Mell bukanlah alat pemuas nafsu nya saja melainkan pendamping nya seumur hidup, yang harus dia jaga dia cintai dan dia rawat dengan sangat baik.
Seperti biasa pasangan yang akhir akhir ini jarang sekali bertemu itu baru keluar saat jam makan siang, mereka bahkan melewatkan sarapan nya.
"Sayang" panggil Justin.
"Hmm" jawab Mell yang masih merasa lelah setelah melayani suami nya itu.
"Besok lusa Abang harus pergi" ucap Justin, Mell yang tengah memejamkan mata nya langsung membuka dengan seringai yang menyertai nya.
"Kemana?" tanya Mell pura pura tidak tau.
Justin menghela nafas pelan "Ke kota X" jawab nya.
"Bukan nya kota lagi kena bencana alam yah?Abang mau ngapain kesana?" tanya Mell.
"Abang dapet surat permohonan dari beberapa rumah sakit untuk memimpin para relawan medis yang akan di tugaskan di sana" jawab Justin.
"Tapi kenapa harus Abang?Abang kan pemilik JMA rumah sakit terbesar di negara ini yang sedang sangat berkembang" ucap Mell.
"Awal nya Abang juga nolak tapi setelah Abang pikir pikir itu bukan ide yang buruk, di sana Abang bisa bantu banyak orang sayang" balas Justin.
"Tapi aku khawatir, gimana kalau ada bencana susulan?aku gak mau jadi janda muda yang kaya raya" ucap Mell sambil mengerucutkan bibir nya.
"Iyasih, eh kamu bilang apa tadi?" tanya Justin yang baru sadar dengan kalimat yang Mell ucapkan.
"Eh enggak hahaha" Mell tertawa melihat ekspresi suami nya itu.
"Oh mulai mikir ke situ yah kamu dasar istri nakal" ucap Justin yang kembali menyerang Mell hingga membuat nya sangat kewalahan.
"Abang aku mau mandi duluan yah" ucap Mell.
"Nanti dulu" cegah Justin yang malah menarik Mell untuk tidur lagi.
Mell meronta "Abang ini udah siang, aku juga laper" keluh Mell.
"Yaudah tapi bareng yah" ucap Justin.
"Kalau aku ijinin yang ada bukan nya mandi Abang malah ngerjain aku lagi, tapi kalau aku larang Abang juga pasti gak akan lepasin aku dari sini, aku harus gimana?" batin Mell gundah.
"Sayang kok ngelamun sih" tanya Justin lalu mencubit pipi Mell.
"Aawwhh, sakit Abang" pekik Mell.
__ADS_1
"Lagian kamu Abang lagi ngomong malah di cuekin, eh sayang pipi kamu kok makin chubby aja sih?berat badan kamu naik yah?" tanya Justin iseng.
Mell menatap mata Justin dengan sedikit kesal "Kenapa emang nya kalau berat badan aku naik?Abang gak suka?mau protes?atau mau ninggalin aku? hiss" ucap Mell sangat kesal lalu mengambil mantel yang ada di samping nya kemudian pergi ke kamar mandi dengan segera tanpa menghiraukan suara Justin yang memanggil nya.