The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 150


__ADS_3

Pagi kembali menjelang membawa sinar hangat sang mentari Mellani sudah bangun sejak pagi dia melakukan olahraga dan menari, sebenar nya Mell sangat suka dengan tarian modern terlebih yang sedikit berat atau yang mengharuskan diri nya bergerah lincah kesana kemari.


Ketika Justin bangun dia tidak mendapati Mell di sebelah nya, awal nya dia merasa khawatir namun dia melihat ada satu stel pakaian santai milik nya di sisi ranjang dia merasa tenang karena Mell pasti ada rumah yah mungkin dia ada di dapur atau taman belakang pikirnya.


Justin bergegas masuk ke kamar mandi dan menyegarkan diri nya lalu keluar dengan pakaian yang sudah Mell siapkan, dia berjalan menuruni anak tangga dan melihat Mell tengah menari dengan sangat lincah nya dengan pakaian yang sedikit terbuka sehingga memperlihatkan tubuh nya yang seksi.


Justin tersenyum melihat Mell bahagia dengan tarian nya sampai pada saat mata nya memperhatikan sekeliling nya dia melihat ada beberapa orang yang memperhatikan Mell sejak tadi tanpa berkedip, Justin marah dan kesal dia tidak suka ada yang memandang istrinya seperti itu di tambah dia juga tidak tau siapa mereka itu.


Justin berjalan dan masuk ke ruang olahraga milik Mell, Mell yang melihat nya langsung menghentikan kegiatan menari nya.


Mell melihat ada sorot mata kekesalan dan marah di mata Justin namun dia tidak tau apa alasan nya "Abang kenapa?" tanya Mell yang polos.


Justin mendekat dan langsung memeluk Mell dia tidak ingin kemarahan nya ini sampai menyakiti hati Mell, memeluk nya seperti ini membuat Justin langsung tenang.


Mell membalas pelukan Justin "Abang kenapa?" tanya Mell lagi dengab lembut.


Justin melepas pelukan nya dan mengambil blezer panjang yang seperti tadi Mell pakai.


"Pakai ini Abang gak suka ada yang lihat kamu dengan pakaian kurang bahan seperti ini" ucap Justin saat memakaikan blezer itu pada Mell.


"Kurang bahan?bukan nya Abang suka?" tanya Mell menggoda.

__ADS_1


"Iya tapi gak di sini, Abang gak suka ada orang lain yang_"


"Orang lain?" potong Mell lalu melihat sekeliling nya dan benar bahwa para tamu alias karyawan nya baik laki laki maupun perempuan terus menatap Mell dengan heran.


"Abang gak masalah kalau cuma perempuan perempuan itu yang lihat kamu dance tapi Abang gak suka kalau ada laki laki lain natap kamu kaya tadi" jelas Justin.


"Maaf" lirih Mell menunduk.


"Satu lagi, sayang kamu lupa yah disini kan ada bayi kita kasian dia kalau kamu dance kaya tadi" ucap Justin seraya mengusap lembut perut rata Mell.


"Iya maaf aku lupa, udah lama banget aku gak latihan dance aku_" ucap Mell


"Iya sayang Abang ngerti tapi lain kali hati hati yah Abang gak mau kamu sama anak kita sampe kenapa kenapa" potong Justin lembut.


"Ayo sekarang kita ke kamar dan kamu harus mandi aku gak mau mereka terus terusan natap kamu dengan tatapan kaya gitu lagi" ucap Justin.


"Natap kaya gitu?maksud nya kaya gitu apa?"


"Oh karena aku keringetan gini jadi aneh yah tapi aku kan gak bau aku udah mandi tadi subuh" tambah Mell.


"Justru keringat kamu itu yang bikin tubuh kamu jadi kelihatan tambah seksi di mata mereka tau gak?" ketus Justin.

__ADS_1


Mell terbelalak dengan kata kata Justin barusan tapi dia juga tidak percaya akan hal itu "Masa sih?ah tapi yaudah lah aku kan emang cantik" ucap Mell percaya diri.


Mell akhirnya kembali ke kamar bersama Justin sedangkan para pegawai nya sudah di beri instuksi oleh Siska untuk berkumpul di taman sambil menunggu sarapan siap.


Sekitar pukul setengah delapan sarapan sudah siap dengan berbagai sajian mewah, banyak hidangan yang para maid sajikan untuk menjamu para tamu Queen mereka.


Sebenarnya jarang sekali ada tamu yang berkunjung saji saat sekali nya ada maka mereka akan selalu menjamu dan memanjakan mereka dengan semua fasilitas yang ada di mansion mulai dari taman salon kolam renang tempat spa dan lain sebagai nya terutama makanan dan juga tempat tidur yang mereka tempati.


Semua orang sudah berkumpul di meja makan dan tak lama Mell turun bersama dengan Justin, pria itu tidak mengijinkan Mell melepas genggaman tangan nya dan selalu ingin dekat dengan Mell.


Setelah sampai meja makan semua mata tentu tertuju pada Mell dan Mell hanya membalas mya dengan senyuman lalu Justin menarik sebuah kursi untuk Mell dan meminta nya untuk duduk begitu pun dengan Justin yang duduk berdampingan dengan Mell.


"Silahkan di nikmati, kalau ada yang kurang mohon di maklumi yah" ucap Mell lembut.


Mereka semua mulai mengambil makanan mereka masing masing namun saat Mell hendak mengambilkan makanan untuk Justin dia justru menahan tangan Mell dan mengatakan "Duduk aja sayang, Abang bisa sendiri kok" ucap Justin.


"Tapi kan ini udah jadi kewajiban aku buat layanin suami aku dan aku juga udah biasa lakuin ini" balas Mell .


Justin tersenyum dan mengusap kepala Mell dengan lembut "Iya makasih yah udah jadi istri yang sangat baik buat Abang" ucap Justin.


"Tapi Abang gak mau kamu kecapean jadi mulai sekarang jangan lakuin hal yang buat kamu capek yah sayang" tambah nya.

__ADS_1


"Iyaa" balas Mell tersenyum, interaksi pasutri tersebut terlihat sangat natural dan tidak di buat buat dan hal itu tidak lepas dari pandangan semua orang yang duduk di tempat yang sama dengan mereka.


Ada yang ikut senang ada yang iri ada yang tidak percaya dan ada yang masih tidak mengerti dengan semua ini namun mereka merasa senang karena bisa menikmati fasilitas super mewah selama mereka di sini yang entah sampai kapan.


__ADS_2