The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 81


__ADS_3

Dorr Dorr Dorr


"Masuk ke dalam mobil" ucap Han, semua nya panik namun Mell tetap diam sampai seseorang menarik nya masuk ke dalam mobil.


"Kenapa lo malah bawa gue" bentak Mell saat sadar dia berada di dalam mobil bersama lawan nya tadi.


"Yang ada gue yang tanya kenapa tadi lo peluk peluk gue" ucap nya genit, seperti nya usia mereka tidak jauh berbeda jadi lelaki itu sangat santai mengadapi Mell, Mell hanya diam tidak menanggapi.


"Ooooh atau lo emang modus yah biar gue peluk lo gitu" tambah nya


"Bodoh! lo pikir kalo tadi gue gak narik tangan lo, lo masih bisa ngomong kaya gini" sentak Mell membuat lawan bicara nya diam.


"Eh iya deh sorry gue kan cuma becanda" ucap nha terkekeh.


"Hmm tapi thanks lo udah nyelametin nyawa gue tadi, sebagai ganti nya lo bisa minta satu hal sama gue" ucap lelaki itu.


"Oh iya nama gue Elang, orang orang terdekat gue biasa nya panggil gue El nama lo siapa?" tanya nya kemudian mengulurkan tangan nya.


Mell menoleh "Mell" ucap nya tanpa menjabat tangan Lelaki bernama Elang itu.


"Buka topeng lo!" ucap Mell membuat Elang terkejut dan menepikan mobil nya mendadak.


"Kenapa gue harus buka topeng gue?tar lo kesemsem lagi liat gue" ucap nya membuat Mell memalingkan wajah nya kesal.


"Lo kan tadi bilang kalo gue bisa minta satu hal dari lo, lo lupa?" tanya Mell dingin


"Ok tapi siap siap sama jantung lo yah" jawab nya dengan seringai menggkda namun Mell malah mendengus.


Dia membuka topeng nya kemudian Mell menoleh "Ooh" ucap nya datar.


"Apa! oh?" keget Elang melihat reaksi gadis di depan nya ini.

__ADS_1


"Cuma oh doang?" tambah nya masih tak percaya, biasa nya semua gadis yang melihat wajah nya akan berteriak histeris dan memuji muji nya tapi lihat gadis di depan nya ini bahkan tidak merubah ekspresi nya sama sekali sebelum atau sesudah melihat wajah Elang.


Mell menoleh dan melihat kembali ke arah Elang membuat nya tersenyum karena mengira Mell akan memuji ketampanan nya "Pake lagi topeng lo, mata gue sakit liat nya" ucap Mell membuat Elang menganga tak percaya.


"Sakit banget hati gue" ucap nya dengan sendu di buat buat.


"Jalan!" ucap nya datar setengah memerintah namun Elang tetap menuruti nya.


"Rumah lo di mana?biar gue anterin sekalian" ucap nya.


"Gak perlu, berhenti di depan sana" tunjuk Mell pada sebuah tempat.


Elang menurut dan berhenti tepat di tempat yang Mell tunjuk, menunggu beberapa menit kemudian datang lah sebuah mobil sport berwarna hitam dan menghampiri kemudian mengetuk kaca mobil mereka.


"Permisi Nona" ucap seseorang berbadan tinggi tegap dengan pakaian serba hitam.


Mell langsung keluar dari mobil tanpa memperdulikan wajah terkejut Elang saat melihat lelaki itu, namun saat di luar dia melihat ke arah Elang sebentar dan berkata "Mobil ini sekarang jadi milik gue, lo bisa bawa orang gue buat anterin lo pulang dan satu lagi Lo lupa dulu juga gue pernah kalahin lo" ucap Mell kemudian langsung pergi.


Elang berusaha mengingat kembali kapan ada seseorang yang pernah mengalahkan dia sebelum Mell, setelah ingat Mell malah sudah pergi dari sana.


Flashback on


Jadi waktu itu Elang pernah bertanding dengan seseorang dan taruhan nya adalah seorang gadis cantik yang menjadi primadona di kampus nya, saat balapan sudah di mulai Mell menyalip du motor yang sedang bertarung sengit dan sampai di garis finish lebih dulu.


"Sial siapa orang itu" kesal Elang yang juga baru sampai di garis finish di susul lawan nya yang juga tak kalah kesal nya.


Kemudian pengemudi motor itu pergi dan Elang berusaha mengejar nya namun sayang dia kehilangan jejak.


Flashback off


"Tuan sesuai perintah Nona saya akan mengantar anda silahkan pindah ke kursi sebelah" ucap lelaki berbadan besar itu.

__ADS_1


"Sialan lo" dengus Elang namun tetap pindah juga, di sepanjang perjalanan Elang terus menggali informasi tentang Mell dari orang suruhan Mell itu namun sayang jawaban tetap sama "Maaf tuan saya tidak bisa menjawab pertanyaan apapun perihal Nona muda kami" jawab nya telak.


***


Mell tidak pulang ke rumah sudah cukup malam bahkan orang tua nya pun pasti sudah tidur begitu pikir nya.


Cetek (suara semua lampu menyala)


Mell tengah mengendap endap masuk ke kamar nya kaget dan menghentikan langkah kaki nya.


"Jam berapa sekarang Mell" tanya Rio datar.


Mell berbalik melihat ke arah Rio yang sedang menatap nya kesal.


"Aku aku cuma abis keluar sebentar kok Dad" jawab Mell cengengesan.


"Kamu tau kan kalau Daddy paling gak suka kamu pulang larut malam kaya gini" ucap Rio dingin, hah astaga ruangan ini kenapa jadi sangat dingin mendengar Rio marah seperti ini.


"Maaf Dad aku cuma mau ngilangin stress aja kan di kantor lagi banyak kerjaan" elak Mell memberi alasan sekena nya tanpa pikir panjang.


"Seperti nya kamu belum benar benar siap yah menggantikan Daddy" ucap Rio sedikit sendu membuat Mell yang tadi nya menunduk langsung mendongak.


"Ah nggak Dad buka gitu maksud aku, aku cuma_"


"Cuma apa?udah lah kalau kamu emang gak mau jadi penerus Pram Group Dadyy gak masalah kok biar nanti Daddy cari pengganti mu" potong Rio membuat Mell kelabakan dan langsung memeluk Rio sangat erat dan merengek meminta maaf.


"Aaah Daddy maafin aku, aku janji akan lakuin apa aja tapi tolong maafin aku" rengek Mell tanpa henti.


Rio melepaskan pelukan nya membuat Mell terkejut karena tak biasa nya Rio menolak pelukan dari putri nya.


"Kamu pikir Pram Group cuma buat main main" ucap Rio sedikit meninggikan suara nya.

__ADS_1


"Daddy maafin aku, aku janji akan lakuin semua yang Daddy mau please Dad please" pinta Mell lagi sambil memeluk kembali Daddy nya.


"Janji kamu akan lakuin apapun yang Daddy minta?" tanya Rio kembali dan Mell mengangguk yakin tanpa di lihat oleh Mell ternyata Rio menyeringai di balik punggung Mell.


__ADS_2