
"Aku sudah penuhi permintaan terakhir mu sekarang adalah giliran mu untuk menyerahkan nyawa mu padaku atau aku bisa merenggutnya secara paksa" ucap Mell berbisik di sebelah Mr Rocky.
Hal yang tidak terduga kembali terjadi dan membuat semua orang terkejut, Mr Rocky sepertinya pria paru baya itu sudah kehilangan kewarasan nya karena tiba tiba saja dia menghempaskan tangan Mell yang sedang menggenggam pistol yang juga sedang dia pegang.
Dia berhasil melepaskan tangan Mell dari pistol nya namun dia segera mengarahkan ke dada nya sendiri sambil berkata "Setelah ini aku mungkin tidak akan selamat jadi akan lebih baik jika aku mengakhiri hidup ku sendiri dari pada harus kau yang mengambil nya" bentak Mr Rocky setelah mundur beberapa langkah.
Sungguh Mell tidak berniat untuk melenyapkan orang ini karena bagaimana pun dia adalah Ayah dari orang yang sudah dia anggap sebagai Kakak nya sendiri dan juga calon mertua adik tersayang nya.
Namun Dorr
Satu peluru berhasil mengenai dada nya dan membuat dia terhuyung ke belakang namun Mell segera menangkap nya walaupun pada akhirnya mereka jatuh bersama karena Mell yang merasa sedikit lemah juga kehilangan banyak darah.
Mell berusaha menekan luka nya hingga agar tidak terus mengeluarkan darah "Siska panggil tim medis, dia harus tetap hidup untuk menerima hukuman nya" teriak Mell.
Akhirnya Mr Rocky di bawa ke ruang kesehatan agar mendapat petolongan secepat nya.
Mell menatap kepergian Mr Rocky yang di bawa menggunakan bangkar pasien sambil menahan nyeri di bagian dada nya yang juga mengeluarkan banyak darah.
"Siska gue harus secepet nya ngeluarin peluru ini" ucap Mell sambil memegangi dada nya.
"Ya tuhan saya sampai lupa, maafkan saya Nona" ucap nya.
"Saya akan panggil tim medis lain" ucap nya.
"Gak usah, lo bawain peralatan gue aja di tas" ucap Mell.
"Tas nya gue taro di gudang sana" tambah Mell.
__ADS_1
"Tapi Non_"
Belum sempat Siska selesai bicara Mell sudah mengerang kesakitan sambil memegangi dada nya alhasil Siska segera berlari mengambil tas yang minta.
Sekitar dua menit Siska berlari dan akhirnya dia mendapatkan apa yang dia cari dan bergegas memberikan nya pada Mell.
"Ini Nona" ucap nya menyerahkan tas itu.
Mell meminta semua anak buah nya untuk pergi meninggalkan mereka di sana dan setelah itu dia mulai hendak membuka pakaian nya di sudut gudang dan karyawan yang lain menunggu di area depan dan tidak melihat dia mau melakukan apa.
Sampai saat Mell membuka satu kancing nya terdengar suara tembakan yang di arahkan ke atas dan membuat semua orang berteriak.
Semua orang terkejut begitupun dengan Mell bahkan Siska yang sedang membantu Mell sampai sedikit terlonjak.
"Astaga apa lagi sekarang?" pekik Siska yang mulai kesal.
"Lo udah tau penyerangan ini Mell?" tanya Siska sedikit kesal.
Mell mengangkat kedua bahu nya tanda mana aku tau begitulah kira kira "Tapi kalo lo aja bisa gak kasih tau gue soal Yunira kenapa gue gak bisa gak kasih tau lo tentang ini juga" ucap Mell lalu pergi ke depan untuk melihat apa yang terjadi.
Mell terkejut karena ada beberapa orang yang memakai pakaian serba hitam sedang berkeliling seperti sedang mencari sesuatu, dan untung saja Mell sempat meminta Siska untuk memulangkan semua pekerja nya beberapa waktu lalu jadi hanya ada beberapa orang yang berada di gudang saja yang tau apa yang terjadi.
Mell berusaha sekuat tenaga menahan rasa sakit yang mulai dia rasakan pada luka nya "Siska suruh mafioso kita untuk siapkan mobil untuk mereka bawa semua" ucap Mell.
"Baik Nona" jawab nya lalu segera mengetikkan pesan pada ponsel nya.
Mell berjalan mengendap endap agar tidak ketahuan dan segera menarik satu persatu pekerja nya yang sedang bersembunyi "Aakh" teriak nya namun tertahan oleh tangan Mell.
__ADS_1
"Ini aku" ucap Mell sambil berbisik.
"Mell eh Nona" pekik nya yang merasa sedikit risih.
"Denger baik baik sekarang mba pergi ke luar dan naik mobil yang ada bendera hitam di depan plat nya dan ajak juga siapapun temen yang mba temuin" ucap nya.
"Tapi ta_"
"Gak ada tapi tapian mba sekarang keadaan nya bener bener bahaya buat kalian" ucap Mell.
"Ok" ucap nya.
Akhirnya setelah beberapa menit semua orang sudah berhasil di selamatkan dan hanya tinggal Mell juga kedua penjaga gudang yang dulu sempat ingin melecehkan Mell beserta satu orang pekerja laki laki lain nya.
"Kesini" bisik Mell memberi kode pada orang orang itu untuk mendekat dan bergabung dengan nya.
"Kalian baik baik aja?" tanya Mell dan mereka mengangguk walau merasa sangat takut.
"Bagus, sekarang aku minta kalian ikutin langkah aku tapi ingat hati hati jangan sampe nimbulin suara" ucap Mell.
"Siapa sebener nya mereka Mell dan lo juga siapa lo?" tanya salah satu dari mereka.
"Maaf tapi saya gak bisa jelasin sekarang aakkh" Mell kembali mengerang kesakitan dan memegangi dada nya.
"Tapi kalau kalian mau selamat tolong ikuti ucapan saya" tambah Mell.
Salah seorang dari orang orang di luar yang sedang mencari Mell melihat Mell juga ketiga lelaki itu sedang bersembunyi dan langsung berteriak memanggil teman teman nya yang lain.
__ADS_1
"Itu dia orang nya" teriak nya.