The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 121


__ADS_3

Setelah selesai dengan pemakaman Mell kembali ke ruang kerja pribadi nya lalu di susul oleh Siska.


"Katakan" ucap Mell datar.


"Dugaan tadi sudah di pastikan benar Queen mungkin sekarang Tuan Rio baru mengetauhi nya" jelas Siska.


"Lo yakin?" tanya Mell dingin.


"Saya yakin Queen" jawab Siska.


Dddrrrtttttt (ponsel Mell berdering)


"Halo Dad" sapa Mell pada sang penelfon yang tak lain adalah Daddy nya.


"Sayang kamu di mana?bisa ke kantor sekarang?ada yang mau Daddy bicarain" ucap Rio terdengar sedikit khawatir.


"Ok Dad aku kesana sekarang" jawab Mell lalu mematikan sambungan nya.


"Cari tau lebih banyak tentang ini Lien" ucap Mell sebelum pergi.


***


Di kantor Mell langsung memasuki ruangan milik Daddy nya sedangkan ruangan milik nya sudah di pindahkan ke lantai lain, ruangan nya akan di design sendiri oleh Siska selaku sekretaris nya.


"Masuk" ucap Rio ketika mendengar suara ketukan pintu.


"Dad" panggil Mell.


"Sini sayang" ucap Rio lalu duduk di sofa.


"Kenapa Dad?" tanya Mell pura pura tidak tau.


"Begini sayang Daddy rasa ada yang tidak beres dengan cabang perusahaan kita yang ada di luar kota, jadi Daddy putuskan untuk pergi sendiri kesana dan Daddy harap kamu bisa mengurus di sini" ucap Rio.


Mell diam sejenak mengingat kata kata Siska tadi sebelum dia pergi "Queen ada kemungkinan mereka bukan orang orang biasa melainkan juga bagian dari dunia bawah, karena mereka bisa tau tentang markas kita" ucap Siska.


"Sayang sayang kenapa diam?" tanya Rio yang berusaha menyadarkan Mell dari lamunan nya.

__ADS_1


"Ah iya Dad, hmm gimana kalau aku aja yang ke sana kan Daddy baru aja mulai kerja lagi di sini" ucap Mell.


"Tapi sayang seperti nya mereka itu termasuk orang orang baru dan Daddy rasa mereka belum tau kalau kamu itu putri keluarga Pramudita Daddy takut terjadi sesuatu sama kamu nanti nya" ucap Rio.


"Justru itu bagus Dad, karena aku akan masuk sebagai pegawai biasa disana dengan begitu aku bisa tau masalah yang sebenar nya seperti apa" balas Mell.


"Tapi Daddy tetap khawatir sayang, lagipula Justin juga pasti tidak akan mengijinkan kamu pergi kesana sendiri" ucap Rio.


"Soal itu Daddy gak perlu khawatir aku akan urus semua nya" ucap Mell.


"Aku butuh identitas baru di sana" gumam Mell dengan seringai nya.


"Kamu bilang apa sayang?" tanya Rio yang merasa mendengar Mell mengatakan sesuatu.


Mell tersenyum dan menggeleng "Nggak Dad" ucap nya.


"Dad aku pulang dulu yah udah sore aku mau masak buat bang Justin" ucap Mell.


Mendengar ucapan Mell membuat Rio sedikit tertawa "Daddy seneng kamu mulai perhatian sama suami kamu" ucap Rio.


"Emang sebelum nya enggak yah?" tanya Mell cengengesan seraya menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


"Aku bahagia sama bang Justin Dad, makasih karena Daddy udah kasih aku suami seperti bang Justin" ucap Mell.


"Dari dia aku belajar tentang sebuah ketulusan dan kesabaran dalam penantian, aku belajar tentang mengikhlaskan dan dia sangat mencintai aku Dad" tambah nya.


"Gimana sama kamu?apa kamu gak cinta sama suami kamu?" tanya Rio.


"Apa hal itu perlu di tanya lagi Dad?" tanya Mell kembali.


Rio tersenyum "Daddy harap kamu bisa mencintai suami kamu sebesar dia mencintai mu" ucap Rio dan Mell hanya tersenyum manis.


"Oh iya kaya nya aku pergi ke kantor cabang besok aja yah Dad" ucap Mell.


"Kenapa buru buru banget sayang, kamu bisa pergi lusa" balas Rio.


"Aku gak suka menunda pekerjaan ku Dad, kalau bisa sekarang kenapa harus nanti lagipula bukan kah lebih cepat akan lebih baik" ucap Mell.

__ADS_1


"Sayang sebenar nya Daddy masih ragu untuk mengirim kamu kesana, di sana itu cabang industri dan kamu kalau kamu kesana sebagai orang biasa kamu mungkin akan di tempatkan di bagian produksi nya Daddy gak mau kamu sampai kelahan" ucap Rio.


"Aku bisa Dad, Daddy gak percaya sama aku?" tanya Mell sedikit kecewa.


"Bukan Daddy gak percaya sayang Daddy cuma khawatir sama kamu" jawab Rio.


"Aku janji akan baik baik aja Dad" ucap Mell meyakinkan sang Daddy lalu memeluk nya.


Setelah Rio yakin barulah Mell pamit untuk pulang mengingat waktu yang sebentar lagi akan malam.


Mell pulang lalu mandi dan bersiap kemudian turun ke dapur untuk memasak makan malam sampai sebuah tangan melingkar apik di pinggang nya seraya memeluk nya dari belakang.


Ah ini adalah hal yang sangat Mell sukai dari Justin, datang tiba tiba lalu memeluk nya erat dari belakang seperti ini rasanya sangat nyaman.


"Assalamualaikum istri Abang yang cantik" ucap Justin tepat setelah mendaratkan dagu nya di bahu Mell.


"Waalaikumsalam" jawab Mell.


"Masak apa sih?kok bau nya harum banget" ucap Justin sambil menciumi bahu Mell hingga sang pemilik merasa kegelian.


"Hei hei yang harum masakan nya kan?terus kenapa aku yang di ciumin?" tanya Mell heran.


"Oh iya" jawab Justin tertawa kecil.


"Tapi biarin deh sekalian mau modus" tambah nya.


"Udah ah awas dulu, nanti masak nya gak selesai selesai ini" ucap Mell yang berusaha membuat Justin menghentikan hal konyol nya itu.


"Gak mau, pokok nya aku mau peluk kamu terus" ucap Justin.


"Ya terus kalau masakan aku gosong gimana?" ketus Mell.


"Pak Muuuuuunn" teriak Justin dan yang di panggil langsung datang.


"Iya Tuan" jawan nya.


"Lanjutkan masakan istri saya" perintah Justin.

__ADS_1


"Baik Tuan" jawab nya.


"Tapi..aaahh" belum sempat berucap Justin sudah lebih dulu membopong Mell ala bridal style dan membawa nya ke kamar.


__ADS_2