The Queen Of Mafia Love Stories

The Queen Of Mafia Love Stories
EPISODE 84


__ADS_3

Beberapa jam berlalu kini Justin baru saja keluar ruang operasi dan menemui keluarga pasien.


"Bagaimana keadaan ayah saya Dok?" tanya seorang gadis yang merupakan keluarga pasien.


"Alhamdulillah operasi nya berhasil pasien juga sudah melewati masa kritis nya kita hanya perlu menunggu sampai pasien sadar" jelas Justin.


"Terimakasih banyak Dokter terimakasih" balas nya menangis haru.


"Ini sudah menjadi kewajiban saya Nona tidak perlu sungkan, tolong jaga saja ayah Nona ketika sudah sadar nanti, kalau begitu saya permisi yah" ucap Justin, dia berjalan meninggalkan ruang operasi dan hendak kembali ke ruangan nya.


"Dokter Justin"


Menoleh "Ada apa Dokter Tata" tanya Justin, ternyata dokter cantik tadi yang memanggil nya.


"Sebentar lagi kan jam makan siang, ayo kita makan bareng" ajak nya.


"Maaf dok tapi saya ada urusan" tolak Justin.


"Ah apa dokter mau makan dengan assisten baru itu?" tanya Tata tidak suka.


"Saya permisi yah" balas Justin malas menanggapi.


Justin masuk ke dalam ruangan nya mencari keberadaan Mell dan melihat ke arah kamar nya ternyata Mell sedang tertidur sangat pulas.


"Ah pulas banget dia tidur" guman Justin ikut berbaring menghadap Mell sambil menyingkirkan anak rambut Mell yang menutupi wajah cantik nya.


Mell menggeliat mengerjapkan mata nya dan terkejut karena Justin ada di sebelah nya.


"Aaaakkkhh" teriak nya.

__ADS_1


"Hei hei ini Abang, tenang lah" ucap Justin menenangkan Mell.


"Abang ngapain tidur di sebelah aku?" tanya Mell kesal langsung duduk dan Justin ikut duduk di sebelah nya


"Abang capek baru aja selesai operasi tadi, jadi tiduran sebentar deh" udah Justin lemas sambil menepuk nepuk bahu nya yang terasa sangat pegal.


"Maaf yah" ucap Justin.


"Jangan gitu lagi!" tegas Mell meninggalkan Justin ke kamar mandi.


lima menis kemudian Mell keluar dengan wajah yang lebih segar dan melihat Justin yang masih menepuk bahunya yang pegal.


"Kasian juga pasti Abang capek banget secara dia operasi dari pagi sampe siang begini mana tadi sarapan cuma dikit doang lagi" batin Mell.


"Sini aku pijitin" ucap Mell datar dan berdiri di belakang Justin.


"Aaaahh enak banget pijitan kamu sayang" puji Justin namun Mell hanya diam.


Cukup lama Mell memijat Justin bahkan tanpa sadar Justin sesekali menganggukkan kepala nya mengantuk.


"Kalo mau tidur ya tidur aja" ucap Mell, Justin berbalik menghadap Mell yang sedang berdiri di belakang nya.


Memeluk Mell, Justin menyandarkan kepala nya tepat di dada Mell membuat gadis itu terkejut dan mundur namun Justin memeluk nya cukup kuat dan Mell tidak bisa bergerak.


"Abang apa apaan sih lepasin aku" kesal Mell dengan suara meninggi namun Justin tidak menggubris dia malah memejam kan mata nya.


"Sebentar aja Mell abang mohon" pinta Justin, Mell membiarkan nya cukup lama berada di posisi itu Justin mulai melerai pelukan nya Mell heran kenapa pelukan nya tidak sekuat tadi dan saat melihat wajah Justin ternyata dia malah tidur sangat pulas.


Mell menidurkan Justin di tempat tidur melepaskan sepatu nya dan menyelimuti nya juga.

__ADS_1


Cukup lama Justin tidur sampai akhirnya dia bangun dan melihat Mell yang tengah duduk di sofa dan sibuk dengan ponsel nya.


"Abang ketiduran yah?" ucap nya lalu duduk di pinggiran kasur.


Mell menoleh sekilas lalu kembali fokus pada ponsel nya untuk memeriksa beberapa email yang Siska kirimkan.


Berjalan ke sofa menghampiri Mell "Kalo kamu sibuk kenapa kesini?" tanya Justin.


"Kan aku udah bilang Daddy yang suruh, kalo bukan karena terpaksa aku juga ogah kesini" ketus Mell masih dengan ponselnya.


Justin tersenyum "Ini udah jam makan siang, makan yuk" ajak Justin.


"Atau mau Abang pesenin online aja?" tambah nya.


"Aku mau ke caffetaria di rumah sakit" jawab Mell.


"Iya makanan di sana enak, tapi pasti rame kamu yakin ga papa" ucap Justin namun Mell tidak menghiraukan dan malah pergi lebih dulu.


Mell berjalan tapi masih sibuk dengan ponselnya sedangkan Justin berada di samping nya.


"Awas" ucap Justin menarik lengan Mell hingga membuat mereka berpelukan, di depan Mell tadi ada bangkar pasien yang di dorong oleh seseorang yang juga sedang bermain ponsel.


"Ah maaf Nona maaf dokter saya kurang hati hati" ucap suster itu.


"Iya lain kali tolong lebih fokus sus" tegur Justin lalu pergi bersama Mell.


"Kamu juga kalo jalan itu fokus jangan sambil main ponsel bahaya tau, kalo kamu lagi di jalan terus ada kendaraan yang lewat gimana?" cerocos Justin.


"Iya" kerus Mell lalu pergi.

__ADS_1


__ADS_2